10 Cara Efektif Berdamai dengan Diri Sendiri

10 Cara Efektif Berdamai dengan Diri Sendiri 1

Salah satu problematika yang dihadapi oleh banyak kaum muda atau urban adalah stres. Bahkan beberapa penelitian mengindikasi bahwa wanita urban lebih rentan terhadap stres. Banyak faktor yang dapat menambah tingkat stres seseorang. Diantaranya tuntutan pekerjaan, pekerjaan rumah tangga, atau bahkan kecenderungan untuk selalu berpikir negatif.

Salah satu cara untuk mengurangi stres yang melanda adalah dengan berdamai atau memiliki hubungan yang baik dengan diri sendiri. Berdamai dengan diri kita sendiri memang lebih sulit dibandingkan berdamai dengan orang lain.

Hal ini dikarenakan proses tersebut membutuhkan waktu yang relatif lebih panjang. Bisa berbulan-bulan, bertahun-tahun bahkan bisa seumur hidup.

Dan Berikut, Adalah Beberapa cara berdamai dengan diri sendiri agar dapat mengurangi beban pikiran dan mental anda.

Berpikir Positif untuk Diri Sendiri

Langkah ini yang banyak disarankan oleh para ahli maupun orang yang sudah memiliki pengalaman adalah berpikir positif. Terdengar mudah tapi praktiknya relatif sulit terlebih jika anda memiliki trauma di masa lalu. Janganlah membuang-buang waktu dan energi untuk memikirkan hal negatif.

Entah itu pengalaman buruk di masa lalu ataupun komentar orang lain yang tidak membangun. Selain itu pikiran negatif juga dapat terjadi karena tertular lingkungan, aura negatif lingkungan dapat membuat anda ikut terbawa dalam pikiran negatif.

Bersahabat Baik dengan Diri Sendiri

Sahabat adalah tempat kita untuk menikmati kegembiraan bersama, tempat curhat, ngobrol dengan jujur dan banyak hal lainnya. Terlihat mengasyikan bukan?. Itulah mengapa salah satu cara yang efektif untuk berdamai dengan diri sendiri adalah dengan berteman baik dengan diri anda.

Jangan terlalu sering menekan diri sendiri untuk menjadi sempurna. Anda tidak pernah kan menekan sahabat anda untuk tampil dengan baik di setiap saat. Anda selalu mencoba menyenangkan mereka ketika ada masalah menjadi tempat bersandar ketika mereka susah. Praktekan hubungan baik itu pada diri anda sendiri agar hati menjadi lebih damai dan tenang.

Tidak Melakukan Kritik Berlebihan terhadap Diri Sendiri

Hindari untuk mengkritik diri atau menyalahkan diri sendiri secara berlebihan. Apakah anda pernah dikritik seseorang hingga bertubi-tubi? Bagaimana rasanya? Menyakitkan hati bukan?

Seperti itulah mental yang akan anda dapat jika anda terlalu sering menyalahkan diri sendiri. Bukannya bangkit, putus ada dan keraguan terhadap kemampuan diri yang akan didapat.

Memaafkan terhadap Diri Sendiri

Ada kalanya kita mudah memaafkan kesalahan orang lain. Tapi mengapa menjadi sulit ketika memaafkan terhadap diri sendiri?

Apapun yang terjadi di masa lalu, baik kesalahan, kegagalan, maupun ketidaksempurnaan biarkanlah berlalu. Memaafkan terhadap diri sendiri dapat meringankan beban hati dan pikiran. Melepaskan beban dapat membuat anda menjadi lebih damai dan tenang.

Tidak perlu lagi mengungkit hal-hal yang dapat membuat stress pikiran. Menyalahkan terhadap diri sendiri tidak akan pernah ada ujungnya malah yang ada akan membuat anda sulit melangkah untuk mencoba hal baru. Memaafkan diri sendiri dapat dimulai dengan menjadikan segala hal yang telah terjadi sebagai pembelajaran. Ubah mindset anda dengan melihat peristiwa dari berbagai sisi ambil hikmah positif dari setiap kegagalan tersebut.

Bersikap Objektif

Perlu memiliki kesadaran akan batas kemampuan yang anda miliki. Jika anda tidak bersikap berlebihan dan berpikiran objektif, maka cara pandang akan menjadi lebih jernih dengan begitu tidak akan ada kesempatan bagi ha negatif masuk dalam pikiran anda.

Bersikap objektif juga membuat anda tidak memanjakan diri sendiri, tidak meminta belas kasihan dari orang lain atau bahkan tidak menjadi ratu drama dalam kondisi yang sulit. Bergantung pada orang lain dapat membuat proses berdamai dengan diri sendiri menjadi sulit hal ini dikarenakan membuat anda menjadi tidak mandiri dan selalu menyalahkan diri sendiri.

Mengambil Jeda

Terlalu banyak waktu memikirkan pekerjaan kantor, permasalahan rumah, interaksi hubungan sosial maupun hubungan dengan pasangan dapat menyita perhatian anda. Hal ini dapat membuat anda tidak memiliki waktu untuk memikirkan diri sendiri.

Akibatnya? anda menjadi lebih stres, uring-uringan tidak jelas dan kurang perhatian pada diri anda sendiri. Untuk itu ambilah jeda sejenak dengan beristirahat. Jangan memaksa fisik dan pikiran anda untuk bekerja secara terus-menerus.

Anda dan juga tubuh memiliki hak untuk beristirahat dari segala aktivitas. Dengan beristirahat anda dapat memiliki waktu untuk berbincang dengan diri sendiri dan mereview apa yang sudah terjadi. Istirahat dapat dilakukan sesuai dengan hal yang anda suka, misalnya melakukan hobi. Berjalan-jalan ke tempat wisata atau tempat yang tidak pernah dikunjungi juga baik untuk mengganti suasana.

Tenangkan Hati

Ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk menenangkan hati. Beribadah adalah salah satunya, luangkan waktu untuk berbicara dengan sang pecipta menghamba untuk mendapatkan cara efektif perihal berdamai dengan diri sendiri dengan baik. Selain beribadah anda juga dapat menenangkan diri dengan melakukan meditasi.

Anda dapat melatih diri untuk fokus terhadap pikiran menjadi tenang dimana saja dan kapan saja. Pejamkan mata dan rasakan apa yang ada di sekitar anda. Lakukan latihan ini dengan diiringi latihan pernafasan selama 15 hingga 20 menit. Cara lain adalah dengan melakukan monolog.

Cara ini dapat dilakukan sebelum anda tidur di malam hari. Ingat hal apa saja yang sudah dilakukan, didapatkan hingga yang perlu diperbaiki. Akan lebih baik jika anda juga memiliki jurnal sehari-hari. Meskipun terlihat sepele, namun hal ini dapat merubah pikiran dan perasaan agar lebih positif.

Beribadah, meditasi dan melakukan monolog dengan diri sendiri adalah cara ampuh untuk mendapatkan pikiran jernih. Selain itu ritual ini juga dapat menjadi momen untuk anda melakukan refleksi diri, berkaca dan menarik pelajaran.

Ikhlas

Seperti halnya memiliki pikiran positif, ikhlas adalah salah satu perbuatan yang mudah diucapkan tapi sulit dilakukan. Ikhlas menjadi langka terakhir sebagai tingkatan paling tinggi yang anda perlukan agar dapat berdamai dengan diri anda sendiri.

Senjata terakhir ini dapat menjadikan hidup anda lebih damai, tenang, dan bahagia. Ikhlas akan menjadi lebih sulit terlebih ketika anda menghadapi kegagalan yang kemudian diikuti dengan penyesalan mendalam. Langkah awal untuk mulai belajar ikhlas adalah dengan menerima kekurangan diri sendiri.

Bersyukur

Tanpa adanya rasa syukur anda akan menjadi pribadi yang selalu merasa paling buruk dan terpuruk. Sadari bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing serta memiliki ujian yang juga berbeda-beda.

Tapi sayangnya yang paling sering menyita pikiran adalah ujian dan kekurangan diri sendiri. Jangan pernah membandingkan diri dengan orang lain dengan terlalu berlebihan.

Karna setiap orang menghadapi pertarungannya sendiri-sendiri setiap orang berjuang. Berduka boleh tapi selalu selipkan rasa bersyukur terhadap hal yang dipunyai dan pada perjalanan yang sudah ditempuh hingga sejauh ini.

Mengeluarkan Sisi Kreatif yang Ada Pada Diri Anda

Seni adalah bagian dari kehidupan. Melakukan seni sebagai healing bisa anda lakukan untuk membuat lebih merasa lepas. Anda bisa menulis, menggambar, atau melakukan sesuatu yang produktif.

Ketika anda mengeluarkan sisi kreatif anda, anda akan lebih bisa fokus dengan diri anda sendiri. Anda bisa lebih berkosentrasi dengan apa yang ada dari dalam diri anda, saat itulah anda juga mulai bisa mengenal potensi apa yang anda miliki.

Demikian, 10 cara efektif berdamai dengan diri sendiri agar lebih bahagia. Semakin cepat anda berlatih akan semakin baik pula hasil yang didapatkan. Semoga Bermanfaat.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

rohman

   

penulis yang masih dibantu dengan keyboard