10 Cara Menulis Artikel Di Internet


10 Cara Menulis Artikel Di Internet 1

Menulis artikel di internet berbeda dengan menulis di kolom surat kabar. Apa saja cara menulis artikel di internet yang baik? Simak terus artikel ini!

Menulis bisa dilakukan oleh semua orang. Namun jika kamu ingin menulis di internet, ada trik tertentu yang perlu kamu terapkan. 

Sebab media internet seperti website atau blog memiliki audiens yang berbeda dari pembaca majalah atau koran. 

Tentu kamu ingin agar tulisan kamu banyak dibaca bukan? 

Lalu apa saja cara menulis artikel di internet yang baik? Ini dia!

1. Tentukan Keyword

Keyword atau kata kunci adalah kunci menulis artikel di internet. 

Keyword adalah tema apa yang ingin kamu bahas. Pastikan kamu memilih kata kunci yang jelas. 

Contoh kata kunci pendek: “Menanam apel.” 

Contoh kata kunci panjang: “Menanam apel di halaman rumah sendiri.” 

Pastikan seluruh isi artikel kamu membahas seputar kata kunci yang sudah kamu pilih. 

2. Letakkan Keyword di Sepanjang Artikel

Setelah memilih keyword maka selanjutnya kamu sebarkan keyword di sepanjang artikel. 

Terutama pada bagian judul dan sub-judul. Namun ada yang perlu kamu perhatikan. 

Hindari keyword terlalu sedikit ataupun terlalu banyak. 

Jika terlalu sedikit pembaca dapat bingung mengenai tema apa yang ingin kamu utarakan. 

Namun jika terlalu banyak artikel kamu akan terkesan “hard selling”. Jika begini pembaca akan menghindari artikel kamu atau menjadi jenuh dengan isinya. 

3. Posisikan Diri Kamu Sebagai Pembaca

Cara terbaik menulis artikel adalah posisikan diri kamu menjadi pembaca. 

Sehingga kamu menjadi objektif dalam menilai tulisanmu sendiri. Caranya bagaimana? 

Kamu baca ulang tulisan kamu dari awal sampai akhir setelah selesai menulis. Apakah ada kesalahan ejaan, apakah topiknya jelas, apakah ada kalimat yang tidak nyambung, dan pertanyaan terpenting adalah:

Apakah enak dibaca? 

4. Hindari Paragraf yang Terlalu Panjang

Agar pembaca nyaman, maka hindari paragraf panjang. 

Jika kamu menulis di internet pastikan kamu posisikan diri sebagai pengguna gadget.

Karena pengakses internet saat ini kebanyakan menggunakan smartphone. 

Kamu cukup menulis satu atau dua baris per paragrafnya. Usahakan tidak lebih dari tiga baris per paragrafnya ya! 

Hal ini semata-mata agar mendukung kenyamanan pembaca artikel kamu. Baris paragraf yang terlalu panjang akan membuat mata pembaca lelah. 

Bahkan bagi orang yang jarang membaca, melihat paragraf panjang langsung menghilangkan minat mereka. 

Karena itu untuk meningkatkan minat baca, kamu harus membuat artikel dengan ringkas dan nyaman dilihat. 

5. Perhatikan Typo

Artikel yang baik adalah yang tidak memiliki typo. Typo atau salah ketik dapat dimaklumi jika kamu menulis chat. 

Namun jika kamu menulis artikel yang akan dipublikasikan secara luas, maka kamu harus hindari typo. 

Jika kamu banyak typo, kamu menjadi terlihat tidak profesional. Pembaca dapat meragukan kredibilitas kamu sebagai penulis. 

Karena kerapian tulisan bagaikan kelancaran kamu berbicara. 

Bayangkan kamu sedang presentasi, namun kamu banyak melakukan kesalahan bicara. Pendengar dan hadirin kamu tentu akan menjadi ragu terhadap reputasi kamu. 

Sama halnya dengan menulis. Karena kamu “bicara” melalui tulisan, pastikan tulisan kamu tidak ada kesalahannya. 

6. Gunakan Kata Ganti Orang Kedua yang Sesuai

Pembaca internet sangat luas. Agar kamu mendapatkan pembaca yang tepat maka pastikan menggunakan kata ganti orang kedua yang sesuai. 

Karena target pembaca dewasa tentu berbeda dengan target pembaca untuk usia milenial atau generasi z dan di bawahnya. 

Jika kamu ingin menyasar pembaca yang lebih dewasa, kamu bisa menggunakan kata ganti “Anda.” 

Untuk pembaca yang berusia lebih muda kamu bisa menggunakan kata ganti “kamu.” Atau apabila target kamu lebih muda lagi atau lebih akrab, kamu bisa menggunakan kata “elo.” 

7. Gunakan Gaya Bahasa yang Tepat

Mirip dengan penggunaan kata ganti, kamu juga perlu menggunakan gaya bahasa yang sesuai. 

Pikirkan kembali untuk siapa kamu menulis? 

Apakah untuk ibu rumah tangga? Wanita karir? Pria muda? Eksekutif muda? 

Berapa usia pembaca kamu? Apakah masih remaja? Dewasa awal? Atau sudah berusia emas? 

Ingat, semakin dewasa usia pembaca kamu, usahakan gunakan gaya bahasa yang semakin resmi namun tetap santai. 

Gaya bahasa ini juga penting sekali jika kamu menulis untuk bidang tertentu. 

Misalnya penggunaan istilah teknis dan resmi untuk bidang pertukangan atau permesinan. Hal ini akan berbeda jika kamu menulis tips mencuci mobil. 

Tema mencuci mobil tentu saja menggunakan gaya bahasa yang lebih santai daripada artikel mengenai teknik mesin. 

8. Menulis Sebanyak Mungkin

Seperti istilah “practice makes perfect,” maka semakin banyak kamu menulis, semakin lihai pula skill kamu. 

Jika sebelumnya kamu perlu waktu dua jam untuk menulis sebuah artikel, lambat laun kamu mampu menulis artikel 1000 kata hanya dalam waktu 10 menit. 

Ini semua memerlukan jam terbang. 

Intinya kamu ikuti saja prosesnya. Nikmati perjalananmu sebagai penulis. Tulis sebanyak mungkin tema yang kamu kuasai. 

Jika kamu sudah menguasai satu tema, cobalah mengeksplorasi tema lain. 

Dengan begitu kamu akan memiliki banyak sekali area cakupan tulisan yang dapat kamu kerjakan. 

9. Banyak Membaca

Menulis itu ibarat menulis ulang pengetahuan yang kamu punya. Agar pengetahuanmu terus bertambah maka kamu harus banyak membaca. 

Kamu dapat membaca apa saja. Mulai dari surat kabar, media sosial, artikel, brosur, novel, majalah, atau bahkan baliho iklan di jalan. 

Semakin banyak hal yang kamu baca, inspirasi dapat datang dengan tiba-tiba. 

Ibarat pencipta lagu yang sebelumnya banyak mendengarkan berbagai genre musik. 

Kamu juga sebagai penulis akan mampu menghasilkan karya yang baik dari berbagai sumber yang pernah kamu baca. 

10. Gunakan Sumber yang Jelas

Agar artikel kamu dapat dipertanggungjawabkan maka pastikan kamu menggunakan sumber yang jelas. 

Namun awas hindari untuk  melakukan copy paste ya! 

Kamu cukup jadikan sumber sebagai referensi saja. Selebihnya kamu olah kembali menggunakan pengetahuan dan informasi yang kamu miliki. 

Karena jika kamu melakukan copy paste, karya tulis kamu dapat dianggap sebagai plagiat. 

Baik oleh Google ataupun oleh pembaca artikel kamu. 

Copy paste is a big no jika kamu ingin menulis artikel di internet.

Jika kamu sudah menemukan sumber yang jelas, maka cantumkan di bagian bawah artikel kamu. 

Hal ini untuk memudahkan editor atau pemberi kerja untuk memeriksa keabsahan sumber yang kamu gunakan. 

Namun jika platform kamu menulis tidak mewajibkan mencantumkan sumber, kamu bisa menyimpan sumber pada draft awal kamu. 

Kamu simpan baik-baik link sumber untuk digunakan kembali di lain waktu.  

***

Itulah beberapa cara menulis artikel di internet. Semoga dapat menginspirasi kamu yang ingin menulis. 

Selamat berkarya!


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Ario Seno

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap