3 Kematian Yang Paling Mengharukan dan Berpengaruh dalam Attack On Titan


3 Kematian Yang Paling Mengharukan dan Berpengaruh dalam Attack On Titan 1

Attack on Titan telah menjadi serial Jepang yang paling diminati, baik anime maupun manganya. Mengangkat kisah perjuangan seorang anak kecil yang mengabdikan dirinya untuk umat manusia dan demi menjelajahi dunia luar, Eren menjadi tokoh utama yang dicintai dan sekaligus dibenci karena kemisteriusannya di akhir serial. Karakter Eren yang memiliki kekuatan Titan yang kuat dan menjadi penentu kelangsungan hidup umat manusia membawa kesan tersendiri bagi penikmat kisah ini.

Cerita Attack on Titan digambarkan sebagai kisah yang penuh perjuangan dan pertarungan antara umat manusia melawan Titan. Banyak yang harus menjadi korban dalam kisah ini, baik karena pertempuran maupun karena serangan Titan. Berikut ini merupakan kematian yang paling mengharukan dan berpengaruh dalam kisah Attack on Titan:

Carla Yeager

3 Kematian Yang Paling Mengharukan dan Berpengaruh dalam Attack On Titan 3

Eren!! What are you thinking?! Do you know how many people have died because they dared to venture outside the Walls?!  — Carla to her only son, Eren after knowing his desire to join the Survey Corps.

Carla Yeager atau ibunya Eren adalah tokoh yang pertama kali mati dalam cerita ini. Meskipun dalam episode pertama telah ditampilkan beberapa pasukan dari tim penyelidik yang telah mati karena ekspedisi di luar dinding, namun Carla Yeager adalah tokoh yang memiliki bagian dalam cerita dan menjadi salah satu penentu jalannya cerita.

Kematian Carla terjadi karena serangan Titan yang menerobos dinding. Pada penerobosan yang pertama, ibu Eren yang saat itu sedang berada di rumahnya di daerah Shiganshina harus dimakan oleh Titan. Dalam kisah selanjutnya, Titan yang memakan Carla diketahui adalah Dina Fritz. Dina Fritz sendiri kemudian diketahui sebagai istri dari Grisha Yeager sebelum Carla yang telah diubah menjadi Titan. 

Kematian Carla meninggalkan luka yang sangat dalam bagi Eren. Eren yang melihat langsung kematian ibunya membuatnya memiliki dendam yang sangat kuat kepada Titan. Dengan kematian ibunya, Eren membulatkan tekadnya untuk masuk menjadi tim penyelidik dan ingin membunuh semua titan yang ada di luar dinding. Jika Carla tidak dimakan pada awal kisah ini, bisa saja Eren tidak jadi masuk tim penyelidik karena Carla menentang keras anaknya untuk bergabung di tim penyelidik.

Erwin Smith

Erwin Smith  
Erwin Smith  

Everything I have done, I did thinking that this day would come. That someday… I Everything I have done, I did thinking that this day would come. That someday… I would be able to check my answers. There were so many times that I thought it would be easier to just die. But then… the dream I shared with my father would flash through my head. And now… those answers are close enough to reach out and grab.— Erwin reflects on his reasons for living

Erwin Smith adalah Komandan Tim Penyelidik menggantikan Keith Shadis. Sebagai Komandan, Erwin adalah pribadi yang pintar serta berwibawa dan cukup tenang di hadapan anak buahnya. Erwin tidak akan segan-segan untuk mengorbankan anak buahnya demi tujuan besar yang ingin dia capai. Erwin sendiri dikenal sebagai sosok yang ambisius dan penuh strategi untuk dapat membongkar rahasia dunia dan mengalahkan Titan.

Sayangnya, Erwin harus mati dalam pertempuran perebutan Dinding Maria. Erwin menganggap bahwa mengetahui rahasia dunia lebih penting daripada kemenangan umat manusia melawan Titan. Itulah kenapa ia bersikeras untuk menuju Shiganshina demi mengetahui rahasia dunia yang terletak di ruang bawah tanah milik Eren. Meskipun begitu, Erwin sendiri dihantui rasa bersalah karena telah mengorbankan anak buahnya yang percaya padanya demi keinginan dan ambisi Erwin semata untuk mengetahui rasahia dunia. Demi membalas rasa bersalahnya, Erwin maju di garis depan peperangan perebutan Dinding Maria dengan melawan Beast Titan bersama anak buahnya.

Sebelum kematiannya, Erwin telah berpesan kepada Levi untuk menggunakan suntikan Titan pada orang yang tepat dan telah menyerahkan tampuk Komando selanjutnya kepada Hange Zoë. Dalam keadaan sekarat setelah melawan Beast Titan, Erwin berada diujung tombak antara hidup dan mati. Levi kemudian bimbang dan harus memutuskan dengan cepat antara menyelamatkan nyawa Erwin atau Armin. Pilihan Levi jatuh kepada Armin dan melepas pergi Komandannya, Erwin. Bagi Levi, Erwin adalah orang yang paling tersiksa karena melihat rekan-rekan seperjuangannya mati. Menurut Levi hidup adalah neraka untuk Erwin, dan jika membangkitkan Erwin, artinya meminta Erwin untuk kembali hidup di neraka. Levi memutuskan untuk melepas kepergian Erwin dengan tidak menyelamatkannya.

Sasha Braun

Sasha Braun ketika invasi Liberio
Sasha Braun ketika invasi Liberio

I had someone important to me once, too! That’s right…! An Eldian!! A descendant of devils!! But…she enjoyed my food more than anyone I’d met before…She saved me from this stupid, worthless war…She showed me who I was meant to be. Someone who brings people happiness through his food. That was Sasha Blouse. The woman whose life you took. — Sasha is fondly remembered by Niccolo

Sasha Braus adalah salah satu tokoh yang dicintai oleh penggemar serial Attack on Titan. Selain teman satu angkatan dan seperjuangan dengan Eren, Sasha memiliki kepribadian yang lugu dan rakus. Sasha dikenal sebagai pribadi yang suka makan dan menghabiskan makanan yang ada.

Pengalaman Sasha dengan makanan yang tak terlupakan oleh angkatannya adalah ketika ia memakan kentang disaat pengkaderan berlangsung. Karena ulahnya itu, Sasha harus memutari lapangan hingga larut malam. Bukan karena sebab, Sasha yang tinggal di hutan dan menjadi seorang pemburu bersama ayahnya harus mengalami kekurangan makanan dari hewan buruan, itulah sebabnya Sasha selalu lapar di mana pun ia berada.

Pada musim keempat, saat invasi ke Liberio, Sasha harus mati tertembak karena kelalengahan timnya. Sasha terbunuh dengan senapan yang ditembakkan oleh Gabi Braun. Kematiannya menjadi kematian yang tragis karena karakternya yang lugu dan disukai penggemar.

Selain itu, Sasha juga memiliki pengalaman tersendiri menyelamatkan seorang gadis di dengan desa yang penduduknya berubah menjadi Titan. Dengan berbekal panah dan kapak, Sasha menyelamatkan gadis malang tersebut dan berusaha mengalahkan Titan yang menyerangnya. Melalui peristiwa ini, Sasha memiliki kenangan tersendiri yang membekas di benak penggemar


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Adriel Prastyanto

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap