3 Klub Liga Inggris Langganan Degradasi dari Premier League


3 Klub Liga Inggris Langganan Degradasi dari Premier League 1

Premier League atau Kompetisi Liga Profesional utama Inggris merupakan salah satu kompetisi paling bergengsi sepak bola di dunia, tak hanya persaingannya yang sangat ketat dan menarik, baik untuk memperebutkan siapa juaranya yang berada di klasemen teratas maupun mereka yang berjuang agar terselamatkan dari zona degradasi yang akan membuat mereka tersingkir dari kompetisi Liga Utama, namun persaingan mereka terbilang cukup berat, jika melihat kualitas sati tim dengan tim lainnya hampir berimbang, dengan berbagai materi pemain kelas wahid maupun pertunjukkan permainan sepakbola cepat liga inggris yang menjadi liga terfavorit di dunia.

Dalam catatan di kompetisi liga inggrism ada beberapa klub Liga Premier yang pernah merngalami namanya degradasi, bahkan tak hanya sekali saja, namun lebih dari satu kali, siapa saja klub tersebut, mari kita simak ulasannya berikut :

1. West Bromwich Albion (4 kali)

Westbrom wich Albion saat merayakan juara Divisi Championship
Westbrom wich Albion saat merayakan juara Divisi Championship

West Bromwich Albion, salah satu klub di Inggris berjuluk The Baggies, dan sering berkompetisi di Premier League, klub ini telah mengalami 4 kali degradasi dari Premier League, pada musim 2002/2003, musim 2005/2006, musim 2008/2009, dan musim 2017/2018 sebelum akhirnya promosi kembali ke Premier League tahun 2020/2021, Westbromwich Albion saat ini masih aktif berkompetisi di Premier League.

Meskipun klub ini merasakan juara divisi Championship, kasta kedua Liga Inggris dibawah asuhan Slaven Bilic, adanya ancaman akan terdegradasi kembali, kemudian managemen menunjuk Sam Allardyce pelatih khusus klub mengindarkan dari zona degradasi. Westbrom wich menjadi salah satu klub paling sering degradasi dengan catatan 4 kali degradasi, meskipun kadang kembali promosi ke Premier League.

2. Middlesbrough (4 kali)

Luapan kegembiraan Middlesbrough saat merayakan golnya
Luapan kegembiraan Middlesbrough saat merayakan golnya

Middlesbrough mengalami situasi dimana ia datang kemudian pergi, bahkan ketika klub ini menjuarai Liga Divisi Championship, namun juga harus bernasib nahas, ketika tak mampu bertahan di Premier League, kali terakhir klub ini mengalami degradasi pada musim 2016/20117, klub berjuluk The Boro ini telah mengalami 4 kali degradasi dari Premier League, pertama kali klub ini mengalami degradasi pada musim 1992/1993, kemudian selang tiga tahun musim 1996/1997, setelah itu musim 2008/2009, dan terakhir musim 2016/2017, namun saat ini klub ini masih bercokol di Kompetisi Kasta kedua Divisi Championship, dan belum kembali promosi ke Premier League.

Klub ini bisa dibilang tak begitu buruk, dilihat dari materi pemain, bahkan pernah mendatangkan Paulista dari Sao Paulo, Brazil demi mendongkrak penampilan tim dan akhirnya mereka sukses merangsek kembali ke Premier League. Nama-nama beken yang pernah membela klub ini, seperti George Boateng, Gaizka Mendieta, Massimo Maccarone, Michael Reiziger, Christian Ziege, sempat berseragam The Boro. Meski telah lama selama 11 tahun berada di Premier League, namun The Boro harus mengalami nasib buruk ketika musim 2008/2009, klub ini harus terperosok ke kasta kedua, setelah finis di urutan ke 19 Premier Leagur dibawah asuhan Gareth Southgate.

3. Norwich City (5 Kali)

Ekspresi sedih para pemain Norwich usai mengalami kekalahan
Ekspresi sedih para pemain Norwich usai mengalami kekalahan

Norwich City, klub yang bermarkas di Carrow Road ini paling banyak mengalami degradasi sebanyak 5 kali, terakhir klub ini mengalami degradasi pada musim 2019/2020, padahal klub ini baru saja mengalami promoso pada musim sebelumnya. Pertama kali klub ini mengalami degradasi pada musim 1994/1995, musim 2004/2005, musim 2013/2014, dan terakhir baru saja musim 2019/2010 kemarin.

Norwich musim 2019/2020 harus finish di urutan ke 20, setelah mengalami 24 kekalahan, dan tak mampu menyelamatkan diri dari zona degradasi, dan harus kembali turun kasta ke Divisi Championship. Tak bisa dipungkiri berada di Kompetisi paling tinggi di dunia, dengan kualitas permainan yang sangat baik, dengan persaingan yang sangat ketat, tentunya berbeda dengan kompetisi manapun.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Faizal Chandra

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap