3 Miskonsepsi tentang Gaya Hidup Minimalis

3 Miskonsepsi tentang Gaya Hidup Minimalis

Saat ini gaya hidup minimalis mulai diminati oleh banyak orang. Bahkan ada sebuah film documenter yang secara khusus membahas mengenai gaya hidup minimalis loh. Sama seperti gaya hidup lainnya, minimalisme tidak lepas dari beberapa miskonsepsi. Berikut ini beberapa miskonsepsi yang sering muncul mengenai gaya hidup minimalis:

1. Penganut gaya hidup minimalis memakai sedikit barang

Salah satu miskonsepsi mengenai minimalisme yang paling sering didengar yaitu hidup menggunakan sedikit barang. Saking sedikitnya bahkan semua barang dapat dimasukan kedalam satu tas ransel. Padahal hal tersebut tidak benar. Minimalisme sendiri merupakan gaya hidup berkecukupan. Cukup yang dimaksud disini adalah tidak lebih dan tidak kurang. Sebagai contoh, jika kita hobi mengoleksi buku maka tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Dengan memiliki banyak buku bukan berarti hal tersebut tidak minimalis. Jadi jika seorang minimalis mengoleksi suatu barang, hal tersebut pasti sudah melewati banyak pertimbangan. Hal ini tentu berbeda dengan impulsive buying ya teman-teman.

Baca juga  3 Hal Untuk Memulai Hidup Minimalis

Miskonsepsi yang satu ini juga mengakibatkan beberapa orang yang baru memuli hidup minimalis menjadi saling berlomba untuk menggunakan barang dalam jumlah yang sedikit. Padahal, minimalisme tidak berfokus pada jumlah barang yang sedikit, tapi lebih kepada apakah barang tersebut bermanfaat serta memberi kebahagiaan.

Baca juga  8 Rekomendasi Barang Dekorasi Untuk Hias Kamar Tidur Kamu ala Pinterest. Minimalis dan Estetik Banget!

2. Minimalis sama dengan frugal

Minimalis dan frugal merupakan dua konsep yang berbeda. Meskipun gaya hidup minimalis dan frugal dapat berjalan secara bersamaan, namun terdapat beberapa perbedaan diantara keduanya. Frugal sendiri lebih berfokus tentang bagaimana hidup dengan menghabiskan uang sesedikit mungkin, sedangkan minimalis tidak masalah jika harus mengeluarkan uang dengan jumlah yang banyak asalkan benda tersebut layak. Sebagai contoh, seorang frugal akan membeli barang dalam jumlah banyak saat terjadi diskon, sementara minimalis hanya akan membeli barang yang diperlukan secukupnya saja meskipun sedang diskon.

Baca juga  Konsep Financial Minimalism : Cara Bijak Menjalani Hidup dengan Sederhana dan Penuh Arti

3. Barang-barang penganut minimalis berwarna monokrom

Saat mengetik minimalism di Instagram dan pinterest kita akan diperlihatkan ruangan putih dengan furniture monokrom. Hal ini mengakibatkan banyak orang menganggap minimalis hanya menggunakan warna-warna seperti hitam, putih, dan abu-abu. Padahal seorang minimalis juga bisa menggunakan warna-warna cerah. Jika seorang minimalis menyukai warna-warna pastel, makai a dapat menggunakan warna-warna tersebut dan tetap menjadi minimalis. Hal ini juga berlaku pada warna lainnya.

Kalau kalian tertarik lebih jauh mengenai gaya hidup minimalis, bisa banget nih nonton dokumenternya di Netflix.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Catherine Bonita