3 Peribahasa China yang Berhubungan dengan Kondisi Pandemic Covid-19


3 Peribahasa China yang Berhubungan dengan Kondisi Pandemic Covid-19 1

Ketika belajar suatu bahasa atau language pasti pernah mendengar istilah “idiom” atau peribahasa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) peribahasa adalah suatu ungkapan atau kalimat yang ringkas dan padat yang memberikan perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup, atau aturan tingkah laku. Contoh peribahasa dalam Bahasa Indonesia yang sering Anda dengar adalah “Ada asap ada api” yang mengandung arti segala sesuatu yang terjadi pasti ada sebab dan akibat. 

Dalam Bahasa Mandarin juga ditemukan banyak peribahasa yang disebut sebagai 成语 (dalam aksara Chinese Simplified) atau 成語 (dalam aksara Chinese Traditional) dibaca chéng yǔ. Dalam penulisan artikel ini, penulis ingin memberikan beberapa contoh peribahasa China yang dikaitkan dengan fenomena Pandemic Covid – 19 yang bertujuan untuk mengingatkan masyarakat untuk selalu sadar dan peduli bahwa kondisi sangat membahayakan dan telah menelan banyak korban jiwa. Berikut ini adalah beberapa contoh peribahasa dalam Bahasa China, yaitu:

  • 人山人海 (dalam aksara Chinese Simplified maupun Chinese Traditional) dibaca rén shān rén hǎi. Peribahasa ini terdiri dari beberapa kata, yaitu: dibaca rén merupakan kata benda dan memiliki arti adalah orang atau manusia; 山 dibaca shān merupakan kata benda dan memiliki arti adalah gunung; 海 dibaca hǎi merupakan kata benda dan memiliki arti adalah lautan. Menurut aplikasi Pleco, peribahasa ini diterjemahkan sebagai sea of people (kondisi di mana terjadi keramaian yang sangat padat, sehingga menyebabkan ruang gerak Anda menjadi terbatas). Coba Anda bayangkan jika berada dalam situasi seperti gambar di bawah ini.
3 Peribahasa China yang Berhubungan dengan Kondisi Pandemic Covid-19 3

Situasi 人山人海 (rén shān rén hǎi) di Great Wall merupakan salah icon tempat wisata yang terkenal di Beijing, China. Sumber: www.google.com

Untuk situasi pandemic Covid – 19, peribahasa ini tidak boleh dilakukan karena kerumunan atau berkumpul di tempat yang ramai akan menyebabkan penyebaran virus Covid – 19 akan makin cepat, sehingga pandemic ini akan makin lama terselesaikan.

3 Peribahasa China yang Berhubungan dengan Kondisi Pandemic Covid-19 4

人山人海 (rén shān rén hǎi) tidak boleh dilakukan saat situasi pandemic covid – 19. Protokol kesehatan harus dilakukan dengan tidak melakukan kerumunan atau berkumpul di tempat yang ramai. Sumber: Dokumentasi Penulis.

  • 入不敷出 (dalam aksara Chinese Simplified maupun Chinese Traditional) dibaca rù bù fū chū. Peribahasa ini terdiri dari beberapa kata, yaitu: 入 dibaca rù merupakan kata benda dan memiliki arti adalah pendapatan atau income不 dibaca bù merupakan bentuk adverb atau kata keterangan yang memiliki arti adalah tidak; 敷 dibaca fū memiliki arti enough atau cukup; 出 dibaca chū merupakan kata kerja dan memiliki arti adalah keluar. Peribahasa China yang ini memiliki arti sama dengan peribahasa Bahasa Indonesia, yaitu besar pasak daripada tiang yang mengandung makna bahwa pengeluaran lebih besar daripada pemasukan.
3 Peribahasa China yang Berhubungan dengan Kondisi Pandemic Covid-19 5

入不敷出 (rù bù fū chū) tidak boleh dilakukan karena situasi pandemic Covid – 19 ini menyebabkan ekonomi melemah, sehingga hal yang tidak pasti banyak muncul dan selalu sadar untuk hemat dan simpan dana untuk hal darurat yang tak terduga seperti kondisi saat ini. Sumber : Dokumentasi Penulis.

  • 学无止境 (dalam aksara Chinese Simplified) atau 學無止境 (dalam aksara Chinese Traditional) dibaca xué wú zhǐ jìng. Peribahasa ini terdiri dari beberapa kata, yaitu: 学 (dalam aksara Chinese Simplified) atau 學 (dalam aksara Chinese Traditional) dibaca xué merupakan kata kerja yang memiliki arti adalah belajar;  (dalam aksara Chinese Simplified) atau  (dalam aksara Chinese Traditional) dibaca yang memiliki arti adalah tidak ada; 止 dibaca zhǐ merupakan kata kerja yang memiliki arti adalah berhenti atau batasan; 境 dibaca jìng memiliki arti berupa wilayah atau area. Peribahasa ini mengajarkan bahwa semua manusia mau belajar apapun tidak ada kata terlambat selama ada keinginan untuk belajar. Belajar itu tidak mengenal batasan waktu. 
3 Peribahasa China yang Berhubungan dengan Kondisi Pandemic Covid-19 6

学无止境 (xué wú zhǐ jìng) boleh dilakukan karena saat pandemic Covid – 19 aktivitas kebanyakan di rumah, sehingga Anda memiliki kesempatan untuk belajar hal yang baru dan mencari inspirasi dari hobi baru bisa hasilkan uang dan bertahan hidup dalam situasi seperti ini. Sumber: Dokumentasi Penulis

Dari penulisan artikel hari ini, penulis mau menyimpulkan peribahasa Bahasa China yang tidak boleh dilakukan saat pandemic Covid – 19, yaitu:

  • 人山人海 (rén shān rén hǎi). 
  • 入不敷出 (rù bù fū chū). 

Saat pandemic Covid – 19 hal yang harus dilakukan agar dapat bertahan hidup adalah dengan cara 学无止境 (xué wú zhǐ jìng). Demikianlah penulisan artikel hari ini, semoga artikel yang penulis bagikan dapat bermanfaat bagi para pembaca semua. Jika ada peribahasa Bahasa Mandarin lainnya yang dapat dikaitkan dengan kondisi pandemic saat ini, dapat berbagi melalui kolom komentar. Jika ada kritik dan saran untuk perkembangan penulisan artikel ini dapat juga berbagi melalui kolom komentar. Jika ada kesalahan yang dilakukan oleh penulis secara sengaja maupun tidak sengaja, mohon maaf sebesar – besarnya. Terima kasih dan Selamat membaca!


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

ho_erik_hosan

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments