3 Rekomendasi Hydrating Toner (Honest Review)

3 Rekomendasi Hydrating Toner (Honest Review) 1

Dalam penggunaan skincare, toner adalah salah satu tahap penting dalam mempersiapkan kulit dalam menerima langkah perawatan kulit selanjutnya. Secara garis besar, toner dibagi menjadi 2 yaitu exfoliating toner dan hydrating toner. Kali ini kita akan membahas hydrating toner yang secara umumnya difungsikan sebagai produk yang mengembalikan kelembaban kulit setelah mencuci muka.

3 produk yang akan dibahas ini adalah 3 hydrating toner yang pernah penulis pakai, mohon untuk diingat bahwa artikel yang penulis ulas adalah murni ulasan berdasarkan pengalaman pribadi penulis ketika memakai produk.

1. Laneige Cream Skin Refiner

3 Rekomendasi Hydrating Toner (Honest Review) 3

Mengusung tagline skipcare dan dikutip dari laman resminya, It is a toner with new formula in which a whole bottle of cream is dissolved with safe ingredients to keep the skin hydrated and healthy” produk ini disebut  sebagai perpaduan antara toner dan moisturizer sehingga setelah memakai produk ini, kita tidak perlu pakai pelembab lagi.

Toner yang dibandrol dengan harga sekitar Rp.350.000 – Rp.450.000 ini cocok untuk semua jenis kulit karena komposisi kandungannya yang tidak neko-neko namun cukup melembabkan. Kandungan Glycerin dan White Leaf Tea Water dipercaya mampu untuk menghidrasi dan memperukat skin barrier kulit wajah. Jadi bagus banget untuk yang kulitnya sering punya masalah dehidrasi atau kulit sensitif.

Tapi berdasarkan pengalaman pribadi, penulis tetap memerlukan pelembab sebagai lagkah akhir skincare karena kulit masih terasa kurang lembab. Atau penulis biasa melakukan layering 2-3 layers jika memang ingin skip moisturizer.  Untuk yang punya jenis kulit kering, mungkin perlu lebih banyak layering atau diseimbangkan dengan produk pelembab lainnya.

Selain itu, toner dengan brand ambassador Kim Yoo Jung ini bisa dipakai ala Chizu Saeki Method karena teksturnya yang watery. Tinggal basahi kapas dengan toner, tempelkan ke kulit wajah yang kira-kira perlu kelembapan ekstra lalu diamkan 5-10 menit agar produk meresap ke kulit. Dijamin kulit akan terasa segar dan terasa menenangkan. Ukuran 150ml-nya membuat kita tidak terlalu sayang jika memakai toner agak banyak walaupun harganya memang cukup mahal.

2. Somethinc: Hyaluronic9+ Onsen Essence Toner

3 Rekomendasi Hydrating Toner (Honest Review) 4

Dengan 79% Onsen Belgium Hot Spring Water & 9 layers Hyaluronic Acid, toner ini diklaim mampu meyerap sampai ke pori-pori terdalam dan mengatasi masalah kulit seperti kulit kusam, kulit kering, dan kerutan.

Teksturnya sedikit kental tapi sangat mudah dibaurkan ke kulit dan menyerap dengan cepat. Ada aroma oil dan bunga yang tercium namun tidak mengganggu. Menurut penulis, Somethinc Hyaluronic9+ Onsen Essence Toner ini adalah toner bertekstur agak kental pertama yang penulis coba. Sebelum-sebelumnya toner yang penulis pakai selalu bertekstur watery, dan menurut penulis toner yang lebih kental seperti ini terasa lebih melembabkan daripada toner yang lebih cair. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, produk juga tetap menyerap dengan cepat terlepas dari teksturnya yang lebih kental.

Hal positif lainnya dari toner ini adalah Somethinc menawarkan 2 pilihan ukuran toner yaitu 40ml seharga Rp.89.000 dan 120ml seharga Rp.199.000. Untuk kamu yang ingin coba-coba terlebih dahulu, bisa memilih ukuran 40ml.  Menurut penulis, toner lokal ini sangat bisa dipertimbangkan saat memilih hydrating toner khususnya untuk pemilik kulit kering karena mungkin untuk kulit berminyak produk akan sedikit sulit untuk menyerap. Tidak seperti toner pada umumnya yang hanya mempersiapkan kulit lalu ketika langkah perawatan kulit selanjutnya, efeknya jadi kurang berasa, secara keseluruhan toner ini benar-benar melembabkan dan efek lembabnya tetap terasa sampai beberapa lama.

3. The Aubree Botanical Calendula Toner

3 Rekomendasi Hydrating Toner (Honest Review) 5

Satu lagi produk lokal yang perlu dipertimbangkan yaitu The Aubree Botanical Calendula Toner, produk ini bakal mengingatkan kita dengan produk Korea yang rilis lebih dulu yaitu Nacific Real Floral Calendula Toner di mana di dalam produknya terdapat potongan bunga asli dan utuh.

Dengan ukuran ukuran 200ml, performa toner ini sangat sepadan dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp.95.000. dari segi tekstur, terasa agak kental namun tidak sekental Somethinc Hyaluronic9+ Onsen Essence Toner namun juga tidak terasa terlalu watery, jadi something in between dan menurut saya sangat pas untuk pemilik kulit berminyak. Ketika dipakai penulis merasa wangi dari toner ini seperti aroma koktail buah yang segar tapi akan lebih baik lagi jika wanginya agak dikurangi.

Klaim yang bisa dibaca dari botol produk adalah toner ini berfungsi sebagai soothing dan hydrating yang surprisingly punya efek bagus di kulit penulis. Beberapa waktu lalu kulit penulis terasa sangat kering dan sensitif sehingga cenderung gatal dan ditambah ada jerawat membandel di daerah dagu , penulis kemudian mencoba toner ini dan terasa perubahan signifikan yang dirasa. Di kulit penulis, toner  ini sangat bagus dalam menghidrasi dan menenangkan kulit yang sedang sensitif, jerawat membandel di dagu juga berangsur kalem dalam waktu 3 – 4 hari.  Love!

Beberapa toner lain yang mungkin bisa jadi pertimbangan:

  • Dear Klairs Supple Preparation Toner, tekstur dan hasilnya kurang lebih sama dengan Somethinc: Hyaluronic9+ Onsen Essence Toner.
  • Benton Deep Green Tea Toner, teksturnya sangat cair seperti air. Paling cocok untuk dipakai CSM-an.  
  • Benton Snail Bee High Content Skin, teksturnya cair dan sangat ringan. Kurang nampol jika single use, tapi jika sudah dikombinasikan dengan rangkaian Snail Bee dari Benton lainnya, hasilnya benar-benar bikin terharu.  

Dari beberapa rekomendasi di atas, bisa disimpulkan jika produk lokal tidak kalah saing dengan produk luar. Harganya yang lebih terjangkau dan diformulasi sesuai dengan kebutuhan kulit orang Indonesia bisa jadi pertimbangan dalam memilih produk lokal ketimbang produk luar. 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.