3 Risiko Buruk dari Penggunaan Cat Kuku

3 Risiko Buruk dari Penggunaan Cat Kuku

Mewarnai kuku memang dapat membuat penampilan seorang wanita menjadi lebih cantik dan menarik. Namun dibalik itu, penggunaan juga dapat menimbulkan dampak negatif pada diri pemakainya.

Karena itu, sebelum memutuskan untuk mengenakan , simak risiko buruk yang dapat menimpah para penggunanya. Berikut 3 risiko buruk dari penggunaan .

1. Menaikkan Berat Badan

Menurut hasil penelitian dari Duke University and Environmental Working Group, mengandung senyawa kimia TPHP (triphenyl phosphate) yang dapat membuat tahan lama dan lebih fleksibel.

3 Risiko Buruk dari Penggunaan Cat Kuku

Senyawa untuk membuat plastik ini ternyata dapat berisiko mengganggu hormon dalam tubuh sehingga tubuh berpotensi mengalami kenaikan berat badan. Untuk itu, bagi mereka yang mengalami obesitas disarankan untuk tidak menggunakan agar tubuhnya tidak semakin membengkak.

2. Penyebab Kanker

Tahukah kamu bahwa mengandung senyawa yang berfungsi sebagai pelarut bernama formaldehyde?

Senyawa ini saat membaur dengan udara dan tanpa sadar terhirup akan dapat menyebabkan terjadinya iritasi selaput lendir pada hidung, mata dan tenggorokan. Selain itu bahaya yang dapat ditimbulkan dari formaldehide adalah risiko serangan kanker.

3 Risiko Buruk dari Penggunaan Cat Kuku

3. Merusak Ginjal dan Paru-paru

Untuk bahan pengering dan pengeras, biasanya menggunakan Etil Asetat. Celakanya, Zat kimia ini jika terhirup dapat merusak paru-paru, ginjal, hati dan jantung.

Melihat berbagai risiko buruk yang ditimbulkan , rasanya perlu untuk dipikir ulang sebelum menghiasi kuku dengan cat.(*)

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

aguskurniawan