3 Tips Agar Lebih Produktif Menulis


3 Tips Agar Lebih Produktif Menulis 1

Menulis adalah kegiatan yang memerlukan waktu luang, fokus dan juga konsentrasi. Pasalnya, jika kita tidak punya banyak waktu luang atau sedang sibuk dengan pekerjaan yang lain pasti tidak bisa fokus dalam menulis. Hal ini memang sering dikeluhkan oleh mereka yang tidak bisa membagi waktu antara pekerjaan di rumah atau mungkin di kantor.

Apalagi para ibu rumah tangga yang sibuk dengan berbagai aktivitasnya mengurus anak dan pekerjaan di dapur, pasti akan terasa sulit untuk meluangkan waktu sedikit saja untuk menulis.

Meskipun di luar sana, ternyata banyak lho ibu rumah tangga yang mempunyai pekerjaan sampingan sebagai seorang penulis. Baik itu penulis artikel ataupun penulis novel yang harus membuat cerita puluhan bahkan ratusan halaman.

Nah, dari sinilah kita tahu bahwa menjadi pribadi yang lebih produktif dalam menulis memang tidak mudah. Namun, asalkan kita punya kemauan atau niat untuk menulis dan juga membiasakan diri untuk menulis di waktu luang, lama-kelamaan kita bisa lebih produktif dalam menghasilkan tulisan.

Berikut ini saya ingin berbagi sedikit tips agar kita lebih produktif dalam menulis:

1. Kemauan dan Aksi

Kemauan dan aksi untuk menulis
Kemauan dan aksi untuk menulis

Mungkin dalam benak orang-orang di luar sana ingin sekali bisa menulis dan menghasilkan sebuah karya. Baik itu, artikel, cerita pendek, puisi, novel atau yang lainnya.

Yang terpenting adalah kita niat dan bertekad ingin menghasilkan sebuah tulisan. Setelah niat, lalu dibarengi dengan aksi yang nyata. Pasalnya, kalau hanya niat saja, tetapi tidak ada action hal itu hanyalah sebuah angan-angan belaka yang tidak membuahkan hasil apa-apa.

Oleh karena itu, bergeraklah dan mulailah untuk pikirkan sesuatu.

Kita bisa memulai menulis dari hal-hal kecil, misalnya kegiatan kita sehari-hari, curahatan pribadi, atau mungkin saat kita pergi jalan-jalan ke suatu tempat bisa dituangkan dalam bentuk sebuah tulisan.

Saya yakin, setiap orang pasti memiliki kemampuan menulis yang baik asalkan ada niat dan kemauan. Dengan terbiasa menulis pun otak kita juga lebih lancar dan tidak ada lagi terkena “writers block”.

2. Jangan Takut Kehabisan Ide

Jangan takut kehabisan ide saat menulis
Jangan takut kehabisan ide saat menulis

Hal yang sering menjadi momok saat menulis adalah tidak ada ide atau kehabisan ide. Terkadang alasan ini menjadikan kita menjadi malas untuk menulis.

Padahal, menulis itu tidak harus mencari sumber referensi yang terlalu berat. Khususnya bagi pemula seperti yang tadi disebutkan di poin pertama kita bisa menulis mulai dari hal-hal kecil yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin juga, bisa menulis sesuatu hal yang tiba-tiba terlintas dalam otak kita.

Karena ide itu bisa saja out of the box dan muncul secara tiba-tiba. Nah, kesempatan yang bagus ini bisa kita gunakan untuk membangun sebuah tulisan yang lebih panjang.

Ide itu bisa kita tulis dalam secarik certas atau mungkin di ponsel dan saat ada waktu luang ide itu bisa dikembangkan lebih dalam agar tercipta sebuah tulisan yang menarik.

Nah, apabila kita sudah benar-benar menyerah dan tidak ada ide yang terlintas di kepala. Barulah kita harus mau mencari sumber ide. Rasanya di era teknologi seperti sekarang ini tidak sulit untuk mencari sumber referensi untuk dijadikan insipirasi dalam menulis. Namun, ingat lho hanya sekadar inspirasi bukan mengambil karya orang lain secara keseluruhan (meng-copy paste).

Pasalnya, tindakan ini disebut dengan plagiarism dan nantinya kita bisa kena denda hukuman karena mencuri karya orang lain.

Paling gampang adalah kita mencari sumber ide misalnya dengan menonton sebuah film, sinetron, drama Korea untuk dijadikan referensi dalam membuat puisi atau mungkin novel.

Sementara untuk membuat artikel, kita bisa mencari ide di media sosial atau pun menonton berbagai channel di Youtube. Mudah sekali bukan?

Dengan ini, kita juga secara tidak langsung telah memanfaatkan perkembangan teknologi untuk hal-hal yang positif.

3. Hilangkan Rasa Malas

Buang jauh-jauh rasa malas
Buang jauh-jauh rasa malas

Untuk menghilangkan rasa malas itu sebenarnya mudah. Mungkin dengan sedikit memberikan paksaan atau effort saat menulis. Namun, hal ini bukan berarti kita menulis dengan terpaksa lho ya!

Nah, musuh paling dekat dalam diri manusia adalah rasa malas. Tidak hanya dalam hal menulis saja, rasa malas ini juga kerapkali muncul saat kita melakukan pekerjaan lainnya. Untuk menghilangkan rasa malas itu sebenarnya mudah. Mungkin dengan sedikit memberikan paksaan atau effort saat menulis. Namun, hal ini bukan berarti kita menulis dengan terpaksa lho ya!Hanya saja dengan lebih berkomitmen terhadap sesuatu hal, termasuk menulis ini akan membuat kita lebih bersemangat dan rasa malas itu akan perlahan hilang dihempas angin.

Apabila kita terlalu lama membiarkan rasa malas itu hinggap dalam diri kita. Pada akhirnya, kita akan malas untuk menulis dan pada akhirnya bisa berhenti total. Padahal, untuk memulai kembali itu terkadang rasanya sangat berat. So, mulai dari sekarang harus buang-buang jauh rasa malas dan mulailah untuk produktif dalam hal menulis.

Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Mericy. S

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap