‌4 Cara Aman untuk Menggunakan Kipas Angin saat Tidur

‌4 Cara Aman untuk Menggunakan Kipas Angin saat Tidur

Sebelum menjamurnya penggunaan Air Conditioner atau AC seperti sekarang ini untuk menyejukkan ruangan sehingga meningkatkan kenyamanan saat beristirahat saat di dalam rumah atau kamar pribadi Anda.

Namun jauh sebelum itu, masyarakat tanah air sudah sangat familiar dengan pemakaian kipas angin yang mana harganya beli yang lebih terjangkau dan daya listrik yang dipakai kipas angin pun lebih sedikit dibandingkan dengan AC.

Kipas angin sepertinya merupakan alat rumah tangga yang wajib ada terutama di daerah – daerah yang memiliki suhu tinggi alias panas bahkan sebagian orang hampir menyalakan kipas angin selama 24 jam termasuk tatkala tidur.

Kipas angin yang dibiarkan menyala saat seseorang tertidur tidak lain bermaksud agar suhu ruangan tetap adem sehingga tidak lagi banjir keringat alhasil tidur pun lebih nyenyak.

Kondisi kamar yang mempunyai ventilasi sedikit menyebabkan ruangan pengap dan tidak baik untuk perputaran udara terutama di negara Indonesia yang merupakan negara tropis dengan sinar matahari cukup terik membuat siapa saja bisa merasakan kegerahan dan sulit tidur di malam hari.

Rumor tentang kabar bahaya memakai kipas angin saat tidur jelas tidak benar, namun tatkala menggunakan kipas angin saat tidur perlu perhatian ekstra. Pasalnya kipas angin akan menghasilkan gerakan perputaran baling-baling berpotensi penyebaran debu dan yang dapat mengurangi kelembaban udara.

Oleh karena itu, berikut beberapa cara aman menggunakan kipas angin saat tidur sehingga waktu istirahat ada bisa berkualitas nyenyak dan siap menyongsong hari baru dengan semangat.

Memasang di Posisi Aman

Langkah pertama yaitu pastikan kipas angin berada di tempat yang aman dan cukup jauh dari tempat Anda tidur supaya angin yang dihasilkan tidak berhembus langsung ke arah Anda yang mampu membuat tubuh Anda kedinginan, kekeringan bahkan menyebabkan alergi.

Udara yang terlalu dingin dari kipas angin akan menyebabkan kontraksi otot pada malam hari berupa leher yang tiba – tiba kaku di pagi hari padahal sebelum tidur kondisinya baik-baik saja. Sementara untuk bayi dan anak kecil, posisi kipas angin tidak menghadap langsung ke tempat tidur sang buah hati.

Anda bisa meletakkan kipas angin ke arah dinding sehingga angin akan terpantul terlebih dahulu ke tembok dan tidak langsung mengenai kulit tubuh dan suhu ruangan pun jadi lebih sejuk.

Gunakan Kecepatan Rendah

Kipas angin sangat berbeda dengan pendingin ruangan atau AC (Air Conditioner), dimana AC mempunyai kemampuan yang lebih baik dalam menjaga kelembaban udara di dalam ruangan.

Ketika suatu ruangan kelembaban udaranya berkurang membuat mulut dan saluran pernapasan kering sehingga kualitas tidur pun terganggu. Untuk menjaga kelembaban udara stabil dan Anda tidak merasa kedinginan saat tidur maka sebaiknya dengan mengatur kecepatan kipas dengan level rendah.

Hal ini selain berfungsi untuk memberi rasa nyaman dan nyenyak saat tidur, penggunaan kipas angin dengan kecepatan rendah pun penting untuk kesehatan Anda yang mana apabila udara ruangan kering akan memperparah penyakit eksim dan asma.

Rutin Membersihkan Kipas Angin

Alat pendingin ruangan tradisional ini memang mampu membuat ruangan jadi lebih sejuk sayangnya kipas angin tidak dilengkapi dengan penyaring udara sehingga potensi virus, kuman, bakteri dan kotoran hingga debu akan menempel di kipas angin dan disalurkan ke seluruh udara di dalam ruangan tersebut.

Oleh sebab itu, meskipun Anda menggunakan merk kipas angin terbaik, Anda tetap wajib menjaga kebersihan kipas angin agar kotoran dan debu tidak terhirup yang bisa menyebabkan masalah kesehatan khususnya sistem pernapasan dan menyebar di kamar tidur Anda.

Bersihkan seluruh bagian kipas angin secara berkala terutama bagian baling-baling kipas dan rumah kipas sebagai sarang menempelnya debu dan kotoran. Pembersihan dilakukan minimal satu bulan sekali agar kipas angin tetap bersih dan tidur Anda tetap nyaman dan sehat.

Pastikan Anak Tidak Mampu Menjangkaunya

Jika kipas angin yang Anda miliki adalah mode berdiri atau duduk letakkanlah kipas tersebut di atas meja sehingga anak tidak mampu menjangkaunya. Sementara untuk kipas angin model yang menempel di dinding kamar tidur, pastikan tali pengatur kecepatan tidak mampu diraih anak sehingga tidak disalahgunakan sang buah hati untuk bermain.

Sedangkan untuk kipas angin yang digantung di bagian langit – langit atur jarak aman dengan kelambu (tirai tempat tidur) atau pada kamar anak yang berupa tempat tidur tingkat.

Itulah beberapa kiat – kiat cara aman untuk menggunakan kipas angin saat tidur sehingga waktu istirahat Anda bisa lebih berkualitas, bisa mengembalikan semangat untuk menyongsong pagi hari dengan lebih ceria, serta aman bagi kesehatan Anda dan keluarga khususnya sang buah hati tercinta.

Selain penggunaan kipas angin saat tidur guna membuat tidur lebih nyenyak Anda perlu pastikan minum sebelum tidur karena akan membantu mencegah dehidrasi sepanjang tidur serta menggunakan baju tidur atau pakaian tidur yang terbuat dari bahan yang nyaman dan tidak membuat gerah atau kepanasan.

 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Digstraksi Official

   

Digstraksi adalah platform untuk mempertemukan penulis independen & pembaca yang haus informasi.