4 Cara Taklukkan Pembeli dengan Cara Berikut Ini


4 Cara Taklukkan Pembeli dengan Cara Berikut Ini 1

Meningkatkan omzet dalam kurun waktu yang panjang menjadi tujuan sekaligus harapan dalam menjalankan bisnis. Untuk dapat meningkatkan omzet secara berkesinambungan dua hal yang harus dilakukan adalah mempertahankan konsumen lama dan menggaet konsumen baru agar membeli produk kita.

Persoalannya, tidak semua pembeli percaya akan kualitas produk yang kita tawarkan, karena mereka memang belum pernah mencoba. Untuk itulah butuh sedikit tekhnik agar mereka yakin akan kualitas produk kita dan tidak hanya sekedar tahu, tapi juga melakukan pembelian.

Cara untuk memikat pembeli tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan tekhnik berikut ini.

1. Buat Kemasan yang Menarik dan Berbeda

4 Cara Taklukkan Pembeli dengan Cara Berikut Ini 3

Buat pembeli jatuh cinta pada tatapan pertama, artinya begitu pertama kali memandang kemasan produk, pembeli sudah merasa terpikat karena produk memiliki kemasan yang menarik, bila perlu berbeda dari produk sejenis.

Sesuaikan kemasan produk dengan target pasar, misalnya jika yang kita bidik adalah pasar premium, gunakan kemasan produk yang memberi kesan mewah. Kemasan juga harus mendeskripsikan isi produk, sehingga apabila yang dijual adalah produk makanan, maka pada kemasan harus tertulis komposisinya serta nomor register dari Kementrian Kesehatan dan BPOM. Jangan lupa untuk menuliskan nomor kontak pada kemasan guna memudahkan calon konsumen apabila ingin membeli lagi di dimasa mendatang.

2. Gunakan Foto Produk yang Memikat

4 Cara Taklukkan Pembeli dengan Cara Berikut Ini 4

Foto dari produk yang kita jual dapat dipakai sebagai materi promosi pada banner, poster, brosur juga promosi melalui media internet seperti lewat website, online shop, forum dan tentunya lewat media sosial.

Usahakan foto produk tidak hanya terlihat dengan jelas, tapi juga dengan sudut pengambilan yang tepat sehingga dapat memikat selera konsumen. Untuk itu jangan menggunakan kamera ponsel, tapi gunakan perangkat kamera yang terbaik, seperti kamera DSLR.

Bila perlu, sewa jasa fotografer profesional yang paham betul cara mengambil sudut pandang yang tepat, paham tentang komposisi warna dan pencahayaan sehingga membuat foto terlihat istimewah bahkan lebih menarik dari produk aslinya.

3. Berikan Bonus dan Hadiah

4 Cara Taklukkan Pembeli dengan Cara Berikut Ini 5

Iming-iming bonus atau hadiah selalu menarik perhatian siapa saja. Bahkan tidak sedikit orang-orang yang membeli produk tertentu, bukan karena sangat butuh pada produk tersebut melainkan karena tertarik dengan hadiahnya.

Sifat manusiawi itulah yang kerap dimanfaatkan oleh banyak perusahaan terutama dalam memasarkan produk barunya agar cepat dikenal masyarakat. Tidak sedikit pula yang memberikan hadiah dengan nominal yang sama dengan harga produk, dengan kata lain produk diberikan secara gratis. Hal ini biasanya jika produk kompetitor sulit untuk digoyang.

Bagi pelaku UKM dengan aset yang terbatas tentu akan sulit untuk memberikan bonus atau hadiah dengan nominal yang besar apalagi jika harus menggratiskan produk. Namun, strategi memberikan hadiah ini layak ditiru jika memang merasa sulit dalam memasarkan produk baru.

Untuk menyiasatinya, berikan hadiah sesuai dengan kebutuhan konsumen, tapi dengan nominal yang wajar, atau jika ingin membagikan hadiah dengan nominal besar, lakukan dengan sistem pengundian, sehingga yang menerima hadiah bernilai besar hanya beberapa orang saja.

4. Testimoni Konsumen

4 Cara Taklukkan Pembeli dengan Cara Berikut Ini 6

Istilah “Kecap Selalu Nomor Satu” tentu sudah pernah kita dengar. Istilah tersebut memberi gambaran bahwa jika pemilik produk memuji produknya sendiri sebagai yang terbaik, masyarakat sudah tidak lagi percaya.

Karena itu, untuk menggoda pembeli agar terpikat dengan produk kita, gunakan strategi opini atau testimoni dari konsumen. Jika konsumen yang pernah menggunakan produk kita yang memberikan pujian, calon konsusmen yang lain akan lebih tertarik untuk ikut mencoba.

Opini atau testimoni dari para konsumen yang pernah menggunakan produk kita tersebut bisa ditulis pada banner, brosur, poster, di lini massa media sosial serta tempat lainnya yang mudah dibaca calon konsumen. Jangan lupa untuk meminta ijin terlebih dahulu pada pemberi testimoni agar dibelakang hari tidak terjadi persoalan. (*)


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

aguskurniawan

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments