4 Hewan Asli Indonesia ini Ternyata Sudah Dinyatakan Punah

4 Hewan Asli Indonesia ini Ternyata Sudah Dinyatakan Punah

Sangat menyayat hati memang mengetahui ternyata ada hewan-hewan yang dahulu pernah hidup di bumi Indonesia namun sekarang telah dinyatakan punah.

Pemberian label punah berarti - tersebut sudah dinyatakan tidak ada alias tidak eksis lagi seperti sebelumnya. Klasifikaasi punah bukan sembarang diberikan oleh pemerintah kepada suatu spesies.

Sebelum dinyatakan punah, pemerintah akan melakukan kajian dan penelitian komprehensif untuk mencari tahu kebenaran akan eksis tidaknya hewan-hewan tersebut.

Memang sangat disayangkan ternyata anak cucu kita tidak lagi bisa menyaksikan hewan-hewan tersebut karena sudah mengalami .

Lantas hewan-hewan asli Indonesia mana saja yang kini dinyatakan punah oleh pemerintah? Berikut ulasannya untuk Anda semua.

 

 

4 Hewan Asli Indonesia ini Ternyata Sudah Dinyatakan Punah

atau yang dikenal dengan nama ilmiah Panthera Tigris Balica adalah spesies kucing besar asal Pulau Bali yang masih berkerabat dengan ataupun Harimau Sumatera.

terakhir yang ditemukan terlihat pada tahun 1937. Nasib makhluk itu sungguh menyedihkan karena akhirnya dia ditembak mati. Kematian terakhir tersebut akhirnya membuat spesies itu dinyatakan punah.

Baca juga  4 Hal Yang dilakukan Kecoa Yang Tak Mungkin Terjadi Pada Manusia

Penyebab utama dari punahnya adalah pembukaan lahan, ruang hidup yang semakin sedikit serta perburuan oleh , khususnya warga Eropa yang gemar memburu harimau sebagai sarana rekreasi dan olahraga.

 

4 Hewan Asli Indonesia ini Ternyata Sudah Dinyatakan Punah

Sama seperti rekannya di Bali, juga mengalami nasib tragis : punah. Padahal bisa dibilang lahan hidup lebih luas. Tetapi seiring berjalannya waktu, ruang hidup itu semakin menyempit ditandai dengan semakin banyaknya perambahan hutan oleh .

sendiri memiliki nama ilmiah Panthera Tigris Sondaica dan merupakan spesies kucing besar yang pernah hidup di hutan-hutan seantero Pulau Jawa.

masih menyisakan polemik. Hal itu dikarenakan berbagai pengakuan dari banyak orang bahwa mereka pernah bertemu dan melihat harimau ini.

Baca juga  Pria Ini Ubah Ban Bekas Menjadi Tempat Tidur Lucu Buat Peliharaanmu

Pada tahun 1950an, jumlah sebenarnya sudah sangat kritis, yakni hanya tersisa 25 ekor saja. Pemerintah sudah berupaya menyelamatkan spesies ini dengan membangun taman margasatwa dan taman nasional.

Namun naas, jumlah terus menurun. Pada tahun 1972 diketahui hanya ada tiga ekor yang tersisa dan hidup di Taman Nasional Meru Betiri.

Pada tahun 2000, penelitian intensif dilakukan di Meru Betiri melibatkan puluhan tenaga terlatih yang diperlengkapi dengan berbagai peralatan mumpuni untuk mencari tahu apakah memang benar masih ada yang tersisa. Hasilnya nihil, sehingga spesies ini tetap dinyatakan punah.

Berbagai pengakuan dan klaim dari banyak pihak yang mengaku melihat jejak-jejak Harimau Jawa hingga saat ini belum bisa dibuktikan. Dengan semakin sempitnya ruang hidup, memang tak mengagetkan jika spesies ini mengalami .

 

4 Hewan Asli Indonesia ini Ternyata Sudah Dinyatakan Punah

adalah spesies tikus endemik yang dahulu tinggal di Pulau Flores.

Baca juga  Cerpen “Persahabatan Weni & Bidi”

Nama ilmiah dari spesies ini adalah Paulamys Naso. tergolong sebagai hewan pengerat dan dulu hidup di daerah barat Pulau Flores.

Walau banyak polemik yang beredar tetapi merujuk pada ketetapan IUCN (International Union for Conservational Nature), Flores dinyatakan punah pada tahun 1996.

 

Flores

4 Hewan Asli Indonesia ini Ternyata Sudah Dinyatakan Punah

Hewan ini juga tinggal di Flores. imut dengan nama ilmiah Spaleomys Florensis ini masih berkerabat erat dengan Flores.

Sama seperti kerabat dekatnya, Flores akhirnya punah diduga karena lemahnya kemampuan beradaptasi dan perburuan oleh .

Memang mahkluk yang gagal lolos seleksi alam akan cenderung mengalami . Walau begitu, umat beserta kecerdasan dan teknologi yang dimiliki punya kewajiban untuk melestarikan alam, termasuk hewan dan flora di dalamnya.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Koala Merah

   

Seorang penulis lepas yang suka fotografi, koding dan seni kontemporer. Tertarik dengan isu sosial, kreativitas dan teknologi.