4 Kegunaan Minyak Nabati dalam Kehidupan


4 Kegunaan Minyak Nabati dalam Kehidupan

Tak dapat disangkal, kegunaan minyak nabati sebagai salah satu bahan pangan sangat berdampak bagi kelangsungan hidup manusia.

Baik aktivitas ekonomi maupun penggunaan ragam manfaat pada minyak nabati tak bisa dipisahkan dari kegiatan harian manusia.

Minyak nabati telah menjadi bagian dari budaya sejak tempo dulu.

Sebutlah tanaman jarak, yang ikut andil mengubah wajah pertanian nusantara pada masa penjajahan melalui tanam paksa.

Tak lain sebabnya karena minyak jarak dinilai sebagai salah satu komoditas penyokong kolonial pada masa itu.

Kegunaan Minyak Nabati dari Cengkih adalah dapat Diekstrak menjadi Obat dan Kosmetik

Lalu apa saja kegunaan minyak nabati pada masa ini dan yang mungkin masih bisa kamu jumpai di masa depan?

Yuk simak pemaparan yang disarikan dari berbagai sumber berikut.

1. Kegunaan Minyak Nabati sebagai Sumber Energi Terbarukan

Minyak bumi dan gas bumi sebagai sumber energi terbesar yang dimanfaatkan manusia saat ini, dapat habis sebab proses  pembentukannya dari fosil memerlukan waktu jutaan tahun.

Sedangkan kegunaan minyak nabati sebagai sumber energi dapat selalu diperbaharui selama manusia mau menanam dan mengolah tumbuhan menjadi minyak.

Digadang-gadang seluruh energi di masa depan akan dipasok dari sumber-sumber terbarukan, salah satunya dari tumbuhan.

Pada tahun 2020 lampau, PT Pertamina sukses menciptakan bahan bakar kendaraan bermotor dengan 100 persen bahan baku dari minyak nabati dengan kode D-100.

Sedangkan pada pengaplikasiannya, sampai dengan saat ini baru 30% biodiesel yang termanfaatkan.

Program Konservasi BUMN

Bahkan diketahui bahan bakar dari nabati setara dengan bahan bakar beroktan tinggi, sehingga mampu mengurangi polusi dari kendaraan bermotor.

2. Kegunaan Minyak Nabati sebagai Bahan Baku Industri

Bisa dikatakan, berbagai industri besar menggunakan minyak nabati sebagai bahan utama maupun campuran pada produknya.

Bahkan 70% produk kosmetik tersebar di dunia mengandung kelapa sawit sebagai bahan utama.

Sementara itu, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit juga telah menciptakan beberapa produk teknologi terhadap minyak sawit mentah yaitu berhasil menciptakan bensin nabati RON 110 serta tengah mengkaji rencana pengembangan bensin nabati berkapasitas 10 liter perhari.

Menyediakan bahan ini, bisa jadi peluang untuk kamu rencanakan sebagai ide usaha lho!

3. Bahan Pangan Manusia, Hewan dan Tumbuhan

Minyak nabati, terutama lemak dapat diolah menjadi mentega dam margarin serta berbagai olahan tambahan pangan lain yang menjadi sumber kalori.

Belum lagi kandungan asam lemak yang diperlukan oleh tubuh dapat diasup dari bahan pangan ini.

Beberapa jenis minyak nabati diketahui mengandung lemak jenuh dan tak jenuh yang sehat bagi tubuh.

Asupan lemak yang cukup dapat mendorong pertumbuhan dan peremajaan sel-sel tubuh, menjaga berat badan ideal, meningkatkan sensitivitas insulin, serta

mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung bagi manusia.

Selain itu, pakan ternak dan pupuk tanaman dari ampas minyak nabati memiliki kualitas baik karena mengandung protein dan unsur hara yang dibutuhkan ternak dan tanaman.

4. Penopang Ekonomi suatu Negara

Sebagai salah satu bahan pokok, bisa diperkirakan betapa bernilainya minyak nabati.

Bahkan, ada dan tidaknya bahan pangan ini di pasaran mampu menyebabkan inflasi

Salah Satu Kegunaan Minyak Nabati sebagai Sumber Energi Terbarukan

Itulah mengapa minyak nabati dapat digunakan sebagai penopang ekonomi. Sebagai contoh, salah satu penopang ekonomi Indonesia adalah minyak sawit.

Indonesia ialah negara pemasok minyak kelapa sawit terbanyak di dunia.

Bersama Malaysia, Indonesia berhasil mengkover kebutuhan minyak sawit mentah dunia sampai dengan 85%.

Namun tentunya untuk dapat menunjang ekonomi, berbagai faktor dapat mempengaruhi. Seperti apakah sawit mentah tersebut diolah di dalam negeri atau dieksport.

Nah, dari sekelumit pemaparan di atas bisa kita simpulkan betapa pentingnya kegunaan minyak nabati pada kehidupan kita sehari-hari.

Tentu kamu bisa mengetahui dampak nilai minyak nabati secara luas dengan mengkajinya lebih jauh.