4000 Meter Dibawah Laut Ternyata Ada Terumbu Karang


4000 Meter Dibawah Laut Ternyata Ada Terumbu Karang 1

Asumsi mengenai terumbu karang yang hanya dapat hidup didekat permukaan laut, kali ini bisa dianggap keliru. Sebab belum lama ini para peneliti kelautan Universitas Australia Barat (UWA) berhasil menemukan kehidupan terumbu karang, di laut berkedalam hingga 4.500 meter.

“Kami telah melihat sebuah penemuan paling luar biasa di lembah Bremer”, kata Dr. Julie Trotter, Kepala Penelitian UWA yang melakukan ekspedisi bawah laut di wilayah Australia.

Mereka menjelaskan sudah melakukan berbagai penelitian bawah laut di daerah taman Nasional Lembah Bremes, di bawah laut Australia. Area tersebut sebelumnya dikenal sebagai tinggalnya ekosistem seperti paus dan lumba-lumba. Namun kali ini mereka tak melakukan penelitian tentang satwa laut, melainkan mencoba menembus bagian terdalam dari area tersebut.

Dengan niat itu kemudian para peneliti UWA meluncurkan sebuah perangkat penyelaman bawah laut yang dioperasikan dari kapal. Perangkat tersebut dinamakan SuBastian, yang mampu menyelam hingga 4.500 meter dibawah laut.

Terumbu karang terdalam yang pernah ditemukan dibawah laut kebanyakan berwarna putih, karena kekurangan mendapatkan sinar matahari. (dok. pinterest)
Terumbu karang terdalam yang pernah ditemukan dibawah laut kebanyakan berwarna putih, karena kekurangan mendapatkan sinar matahari. (dok. pinterest)

Kemudian dilakukan pengumpulan koleksi data kehidupan terumbu karang bawah laut. Dimana kemudian ditemukan sebuah kenyataan, kalau diwilayah yang mereka teliti ternyata terumbu karang dapat hidup hingga setidaknya dikedalaman 4.000 meter dibawah laut.

“Ada tebing dalam disana, yang menjadi tempat hidup terumbu karang dilaut dalam. Ekosistem itu juga menjadi tinggal organisme dan beberapa ekosistem satwa laut mini”, tambah penjelasan Trotter, kepada sciencedaily beberapa waktu lalu. 

Dalam foto-foto yang ditampilkan terlihat terumbu karang memang hidup di laut dalam yang gelap. Anehnya, terumbu karang yang ada di laut dalam sepertinya tak jauh berbeda dengan yang biasa terlihat didekat permukaan laut. Terumbu karang di laut dalam juga terlihat berwarna, dengan beberapa ikan kecil berwarna pula. Satu perbedaannya hanya terumbu karang itu terlihat hidup saling menjauh satu sama lain.

Mesin robot SuBastian yang dikirimkan ke kedalaman 4.500 meter dibawah laut. (dok. schmidt ocean institute)
Mesin robot SuBastian yang dikirimkan ke kedalaman 4.500 meter dibawah laut. (dok. schmidt ocean institute)

Penemuan ini sendiri kemudian dianggap menjadi yang pertama di dunia. Membuktikan adanya kehidupan terumbu karang dibawah laut, bahkan hingga kedalaman 4.000 meter. Bukti ini juga kemudian mematahkan teori sebelumnya, dimana diasumsikan tak akan pernah ada terumbu karang yang dapat hidup dibawah laut, lantaran terumbu karang sangat membutuhkan sinar matahari yang tembus ke bawah laut. Jadi di lokasi-lokasi bawah laut yang gelap sama sekali, karena tak tembus sinar matahari, orang-orang menyangsikan adanya kehidupan terumbu karang disana.

Tim peneliti ini kemudian merencanakan menjelajah dibeberapa bagian laut dalam lain di Australia, dengan tujuan yang sama. Beberapa daerah lain yang dijadikan sasaran adalah Lembah Leeuwin dan Lembah Perth.

Selain itu para peneliti UWA ini juga akan melakukan penelitian dilaut dalam bagian Antartika. Dimana disana suhu sangat berbeda jauh, dengan daerah tropis seperti Australia. Diharapkan dengan penelitian tersebut menjadi bukti adanya korelasi antara arus bawah laut di laut utara dan selatan.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

sulung

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap