5 Alternatif Lubricant Terbaik & Yang Harus Dihindari

5 Alternatif Lubricant Terbaik & Yang Harus Dihindari

atau lube adalah untuk kegiatan sexual agar lebih nyaman dan sehat, mengurangi terjadinya iritasi ketika terjadi gesekan. Ada beberapa yang bisa dijadikan alternatif ketika seseorang tidak bisa mendapatkan pribadi.Namun penting untuk memilih yang aman.

Ada beberapa type yang bisa digunakan untuk intim , masturbasi dan jenis aktivitas lainnya , diantaranya adalah

Berbahan dasar air ( water based )

Orang yang lebih menyukai yang menyeluruh atau a well rounded bisa mempertimbangkan memakai berbahan dasar air. ini tidak merusak kondom atau toys dan biasanya merupakan pilihan teraman untuk intim atau masturbasi.

Hanya saja salah satu kelemahan lube berbahan dasar air ini adalah cepat mengering. 

berbahan silicon

berbahan silicon cocok untuk karena tidak merusak alat kontrasepsi berbahan lateks seperti kondom.

Apabila seseorang menggunakan toys mereka harus menghindari menggunakan pelumas berbasis silicon ini karena bisa merusak produk silicon.

Pelumas berbahan dasar minyak

Pelumas berbahan dasar minyak aman digunakan jika orang melakukan tanpa menggunalan alat kontrasepsi. Namun, jenis pelumas ini bisa merusak toys dan kondom lateks. Tentunya ini bisa meningkatkan resiko kehamilan dan meningkatkan resiko infeksi.

Baca juga  Quickie, Sesi bercinta Cepat Buat yang Nggak Punya Waktu

Ada beberapa pelumas yang bisa dijadikan alternatif yang mungkin bisa digunakan , seandainya seseorang tidak mendapatkan pelumas yang biasa digunakan, diantaranya 

1. Lidah Buaya

Lidah buaya ini berbahan dasar air bisa meningkatkan hidrasi kulit sekaligus mengurangi iritasi. Konsistensinya menjadikannya alternatif pelumas yang baik.

Namun jika akan menggunakan produk lidah buaya sebagai pelumas , sebaiknya pastikan produk tersebut tidak mengandung bahan lain seperti alkohol karena hal ini bisa menyebabkan iritasi pada alat kelamin.

2. Yogurt dengan rasa plain / hambar

Yogurt hambar atau yogurt polos bisa dijadikan pelumas yang bermanfaat selain tidak cepat mengering yogurt juga memiliki konsistensi yang baik dan relatif murah.

Meskipun belum ada penelitian secara ilmiah yang meneliti mengenai manfaatnya sebagai pelumas , tetapi yogurt terbukti memiliki khasiat terapeutik untuk mengobati sariawan di vagina.

3. Minyak Zaitun

Pelumas alternatif berikutnya adalah minyak zaitun  karena dapat menyebar dengan cepat dan mudah. Namun , kulit tidak mudah menyerap pada jenis minyak ini , yang berakibat dapat menyumbat pori – pori dan bisa menyebabkan infeksi, karena itu sangat penting setelah menggunakan minyak zaitun untuk mencuci secara menyeluruh.

Baca juga  SEX, Salah Satu Kunci Kebahagiaan Hidup

Karena minyak zaitun adalah pelumas berbahan dasar minyak tidak disarankan untuk menggunakan dengan kondom lateks atau yang lainnya karena dapat merusak bahan tersebut.

4. Minyak kelapa murni

Minyak kelapa murni mengandung anti – inflamasi dan sifat pelembab, namun seperti minyak zaitun , tidak boleh menggunakan dengan alat kontrasepsi berbahan lateks.

5. Putih telur

Ada anekdot yang menyebutkan kenapa putih telur bisa menjadi pelumas alternatif, karena orang percaya putih telur ini memiliki konsistensi yang mirip dengan lendir serviks ! Namun putih telur memerlukan usaha lebih untuk disiapkan.

Selain 5 alternatif pelumas yang bisa digunakan diatas, ada juga pelumas yang sebaiknya dihindari atau tidak digunakan.

1. Vaseline

Penggunaan Vaseline sebagai pelumas ternyata dapat memicu terjadinya infeksi. Sebuah studi menyebutkan wanita yang menggunakan Vaseline sebagai pelumas lebih rentan mengembangkan bakteri vaginosis.

Selain itu Vaseline menyatakan bahwa hanya untuk penggunaan luar, jadi memang tidak cocok untuk penggunaan oral atau penetrasi.

2. Lotion dan Sabun

Lotion dan sabun mengandung parfum dan pengawet , seperti paraben. Ini dapat menyebabkan iritasi pada alat kelamin dan menyebabkan infeksi. Seseorang bisa menggunakan sabun atau lotion apabila produknya ringan bebas parfum.

Baca juga  Tahu Nggak!? 2 Titik Ini Lebih Dahsyat Dari G-Spot!

3. Mentega

Mentega ini adalah produk berbahan susu dan memerlukan pendinginan , ada resiko jika orang menggunakannya untuk aktivitas . Misalnya jika seseorang memasukan mentega kedalam vagina atau anus dan tidak membersihkanya denga benar , mentega akan cepat rusak dan tengik. Hal ini dapat menyebabkan infeksi karena pertumbuhan bakteri.

5.  Air ludah

Beberapa orang mungkin berfikir air ludah adalah alternatif yang baik sebagai pelumas, biasanya air liur berperan dalam oral. Namun faktanya hal ini bisa memicu infeksi dan meningkatkan resiko menularkan penyakit

Terdapat studi yang mengamati pria sejenis menunjukan bahwa mereka yang menggunakan air liur sebagai pelumas bisa menularkan gonorhe. Sebuah penelitian yang lebih terdahulu juga menyebutkan bahwa air liur dalam oral dapat menyebabkan infeksi jamur pada vagina.

6. Minyak bayi

Minyak bayi atau baby oil sebagai pelumas beresiko keracunan , infeksi , dan kerusakan pada alat kontrasepsi. 

Sebuah studi yang mengamati penggunaan baby oil dalam antara pria menemukan fakta bahwa penggunaan minyak bayi dengan tingkat infeksi dubur yang lebih tinggi.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

ivan