5 Cara Bos Menghadapi Karyawan Milenial

5 Cara Bos Menghadapi Karyawan Milenial 1

Sering kali saat kita memasuki dunia kerja dan disana terdapat karyawan yang didominasi oleh kaum milenial, walau itu tidak semua ya. Namun realitanya memang seperti itu, karyawan milenial memang sangat dibutuhkan pada saat ini, mengingat banyak teknologi yang lebih dikuasi oleh kaum tersebut, dan sangat banyak dibutuhkan keahliannya itu oleh perusahaan atau instansi masa kini.

Karyawan milenial sering kali dianggap memiliki semangat yang tinggi, kompetensi yang tidak biasa, lebih kreatif dan inovatif, dan juga memiliki kapasitas yang lebih bisa diandalkan untuk mengerjakan sesuatu yang baru. 

5 Cara Bos Menghadapi Karyawan Milenial 3

Sebagai seorang pemimpin yang menginginkan kinerja terus menerus meningkat dari tahun ke tahunnya, karyawan milenial dinilai akan menjadi salah satu penopang untuk menggapai tujuan atau target perusahaan tersebut. Oleh karena itu, untuk menghadapi karyawan milenial memang ada beberapa treatment khusus yang dianggap berbeda dengan karyawan lain diluar yang milenial.

Mau tahu bagaimana cara yang efektif untuk seorang pemimpin dalam menghadapi karyawan milenial? Berikut dibawah ini adalah cara yang bisa kamu lakukan, agar karyawan milenial di perusahaan kamu betah terus kerjanya.

1. Buat konsep kerja dan ruang kerja menyenangkan

5 Cara Bos Menghadapi Karyawan Milenial 4

Saat ini sudah banyak kantor-kantor yang memiliki fasilitas tempat kerja kekinian, seperti diantaranya memiliki ruang kerja dengan model lesehan atau disediakannya meja-meja kecil dan beanbag, terdapat ruang kerja outdoor, koneksi wifi yang memadai, ruang olahraga, ruang makan, bahkan ruang istirahat yang nyaman untuk mereka bisa menenangkan pikiran dan melemaskan otot-otot seusai kerja.

Karena karyawan milenial biasanya akan mempertimbangkan banyak hal sebelum dia melamar kerja diperusahaan, salah satunya dengan fasilitas kerja yang disediakan. Anak-anak milenial juga tidak suka diperlakukan kaku, misalnya kerja yang monoton berjam-jam. Maka dari itu, mereka akan lebih baik diberi izin agar bisa tetap mendengarkan lagu, atau mencari-cari informasi dengan bebas melalui internet. Hal itu dilakukan agar saat karyawan mileniall tersebut bekerja, mereka akan lebih terbuka wawasannya dan bisa mendapatkan ide yang out of the box, ingat ya bukan untuk memanjakannya.

2. Berikan waktu kerja fleksible

5 Cara Bos Menghadapi Karyawan Milenial 5

Karyawan milenial umumnya konsisten terhadap jam masuk dan jam keluar kerja, sehingga jam kerja yang fleksible akan membuatnya lebih menyenangkan. Biasanya mereka tidak bisa diganggu oleh pekerjaan saat diluar jam kerja, sehingga lebih memaksimalkan kinerja pada waktu jam kerja itu sendiri.

Karyawan milenial akan lebih cenderung banyak bosan jika harus terus menerus bekerja, maka dari perusahaan bisa mengatur jam kerja yang fleksible meski masih tetap dalam lingkup 8 jam kerja kantoran pada umumnya dengan konseksuensi pekerjaan akan terselesaikan baik dan target yang telah ditentukan.

3. Berikan kesempatan lebih

5 Cara Bos Menghadapi Karyawan Milenial 6

Bagi karyawan milenial yang aktif, mereka akan lebih banyak memperlihatkan bagaimana dirinya dan seperti apa cara kerjanya. Manfaatkan suasana tersebut untuk mereka agar bisa menjadi seorang leader, baik itu dalam team kecil atau sebuah divisi yang dirancang untuk meningkatkan levelnya lebih tinggi lagi. Dari sana juga seorang pemimpin bisa melihat potensi karyawan milenial akan menjadi seperti apa dan bisa ditempatkan dimana saja untuk kesempatannya lebih berkembang lagi.

Beri arahan dengan memposisikan diri menjadi teman mereka, tidak membawa jabatan atau nama kelompak yang bisa membuat mereka merasa berbeda dan tidak sama rata. Biasanya dengan seperti itu walau kita adalah posisinya sebagai bos mereka, itu akan lebih membuat karyawan milenial open minded untuk diajak berdiskusi lebih leluasa.

4. Sediakan tunjangan dan kenaikan jabatan

5 Cara Bos Menghadapi Karyawan Milenial 7

Ini juga hal yang cukup penting. Masa kini sudah banyak perusahaan yang menyediakan tunjangan dan kenaikan jabatan bagi seluruh karyawan termasuk yang milenial. Walau ini sudah umum di setiap kantor-kantor, namun ada juga lho yang masih belum bisa menyediakan tunjangan baik itu untuk kesehatan atau tunjangan lainnya. Maka dengan adanya tunjangan seperti untuk kesehatan karyawan, akan menjadi karyawan milenial lebih nyaman lagi dalam bekerja walau harus pergi kesana kemari.

Kenaikan jabatan juga diperlukan apabila memang perusahaan kamu lingkupnya cukup besar. Dengan itu, bisa dijadikan challange untuk karyawan milenial agar bisa lebih meningkatkan kinerja perusahaan lebih baik lagi.

5. Berikan apresiasi

5 Cara Bos Menghadapi Karyawan Milenial 8

Siapa sih yang tidak ingin karyanya dihargai? Nah karyawan milenial itu sangat senang sekali dengan apresisi, maka dari itu seorang pemimpin bisa memberikan apresiasi baik untuk perorangan atau team dengan memberikan reward seperti jalan-jalan ke suatu tempat, tiket nonton, tiket makan, tiket belanja, atau voucher-voucher lain yang bermanfaat bagi karyawan milenial.

Dengan diberikannya apresiasi tersebut, akan membuat karyawan milenial lebih semangat dan fokus terhadap tujuan yang ingin mereka raih. Disisi lain, terget perusahaan juga akan lebih cepat terlaksana dengan cepat.

Itu dia cara yang efektif untuk seorang pemimpin dalam menghadapi karyawan milenial, agar karyawan milenial di perusahaan kamu betah terus kerjanya. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba ya.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Fina Fauziah

   

Penulis Artikel | Moderator Online | Content Creator | Voice Over