5 Film Samurai Jepang Terbaik Sepanjang Masa

Kevin Mahendra

Adegan Seven Samurai

Film Samurai – Bagi pecinta film action pastinya tidak asing dengan Samurai, bukan? Sang prajurit yang membawa pedang katana kemanapun ini, ternyata sudah difilmkan sejak tahun 50-an lalu dan masih banyak diminati hingga saat ini.

Perpaduan dari aksi dan teknik sang ahli pedang yang dibumbui air mata, percintaan, hingga darah tertorehkan dalam satu film. Diperankan aktor-aktor ternama, berikut daftar film Samurai Jepang terbaik yang wajib kamu tonton.

Seven Samurai (1954)

Adegan Seven Samurai
Foto: TMDB

Cerita film samurai populer ini bermula di sebuah desa miskin yang cukup sederhana, dan mirisnya seringkali dijarah oleh para bandit bersenjata yang selalu merampas hasil panen penduduknya.

Mulai merasa geram kejadian perampasan terus berulang, para tetua memberikan saran untuk menyewa Ronin sebagai solusi terbaiknya. Hal ini perlu dilakukan agar desa mereka dapat bertahan dan melangsungkan hidup lebih damai tanpa adanya gangguan.

Berangkat dari saran yang diberikan, empat petani akhirnya pergi ke kota dengan maksud mencari pelindung yang mereka butuhkan.

Beruntungnya, di tengah perjalanan mereka memang berhasil menemukan Ronin bernama Kambei Shimada yang diperankan oleh aktor bernama Takashi Shimura. Sayangnya mereka tidak mampu membayar jasa Ronin tersebut dengan uang berlipat, namun setidaknya mereka memberikan fasilitas berupa penginapan serta makan tiga kali setiap hari sebagai gantinya.

Mendengar permintaan dan tawaran tersebut, Kambei menyetujuinya dengan syarat bahwa dirinya membutuhkan enam samurai lain untuk membantu melindungi desanya.

Mendengar permintaan tersebut, empat petani ini menyetujui persyaratan yang diberikan. Disinilah dimulai cerita dimana Kambei mulai merekrut 5 orang samurai, serta pelawak pemberani bernama Kikuchiyo (Toshirō Mifune) untuk menjalankan misi yang diberikan kepada mereka.

Dalam perjuangan mempertahankan desa tersebut, terdapat berbagai aksi yang diklaim tidak akan membuat penonton kecewa. Akting, teknik pedang, visual, dan pengarahannya diklaim membuahkan hasil manis.

Film ini diklaim membawa pulang penghargaan Jussi Award untuk Best Foreign Actor dan Best Foreign Director, serta Mainichi Film Concours untuk Best Supporting Actor. Yang tercatat di arsip resmi La Biennale (ASAC) adalah Premio Leone di San Marco pada Festival Film Venesia 1954.

Menurut arsip ASAC La Biennale, Shichinin no samurai diproduksi Toho, disutradarai Akira Kurosawa, dan ditulis Shinobu Hashimoto, Akira Kurosawa, serta Hideo Oguni. Sinematografernya Asakazu Nakai, musiknya digarap Fumio Hayasaka, dan pemerannya antara lain Takashi Shimura, Toshirō Mifune, Keiko Tsushima, dan Minoru Chiaki. Versi restorasi 4K-nya kembali diputar di bioskop, salah satunya lewat trailer resmi BFI (Inggris) dan Janus Films.

Rurouni Kenshin (2012)

Adegan Rurouni Kenshin Part I: Origins
Foto: TMDB

Film samurai ini diangkat dari manga dan serial anime terkenal dengan nama yang sama, Rurouni Kenshin diklaim berhasil mencuri perhatian masyarakat dunia.

Film ini mengangkat cerita dari seorang mantan Samurai pembunuh yang memilih pensiun dari hidup gelapnya dan mengambil langkah baru untuk hidup normal bak orang pada umumnya.

Dalam perjalanannya tersebut, dirinya tidak sengaja bertemu dengan seorang wanita muda yang mengenalinya sebagai Battosai dan berniat untuk menyerangnya.

Berkat pertemuan tersebut, Kenshin pun tinggal sementara di sebuah dojo yang bahkan hampir tidak memiliki murid. Hidup dengan menyembunyikan identitasnya, membuatnya lebih akrab dengan orang-orang yang berada dekat dengan wanita tersebut.

Hingga pada suatu hari, terjadi penyerangan yang memaksanya untuk mencabut pedang katana dari sarungnya yang selama ini selalu dibawanya.

Semua orang cukup terkejut saat melihatnya, mengingat mata pisaunya tampak terbalik dan dianggap sebagai produk gagal. Berkat mata pisau terbalik inilah, diketahui bahwa pedang yang selama ini digunakan memang tidak untuk bertarung seperti pedang kebanyakan.

Berawal dari sinilah, perjalanan hidup Kenshin diwarnai dengan perjuangan untuk bisa melindungi orang-orang yang ada di sekitarnya.

Film action ini diklaim sukses menghibur para penggemarnya. Dibagi menjadi beberapa bagian, penggemarnya pun tidak sabar dengan keseruan cerita pada seri keduanya.

Sebab pada serial kedua, merupakan cerita lanjutan dari seri pertamanya dan tentunya masih berpacu pada cerita animenya sendiri. Karena diklaim mampu menghadirkan ketegangan, Rurouni Kenshin masuk daftar film samurai Jepang terbaik versi Digstraksi.

Warner Bros. Jepang merilis trailer resmi film ini dengan tanggal tayang 25 Agustus 2012 di Jepang. Seri ini kemudian berlanjut ke beberapa film, termasuk Kyoto Taika-hen, yang trailer rilis Blu-ray dan DVD-nya juga diunggah di kanal resmi Warner Bros. Jepang.

Ran (1985)

Adegan Ran
Foto: TMDB

Salah satu film samurai  lawas yang tidak kalah menarik untuk ditonton yaitu Ran. Dalam film ini menceritakan seorang ayah bernama Hidetora Ichimonji (Tatsuya Nakadai), memutuskan pensiun kemudian bermaksud membagi wilayah kekuasaannya kepada 3 anaknya.

Ketiga anaknya ini bernama Taro yang diperankan oleh Akira Terao, Jiro yang diperankan Jinpachi Nezu, serta Daisuke Ryu yang memerankan anak bernama Saburo.

Mendengar maksud dari sang ayah tercinta, Taro dan Jiro langsung menyetujuinya. Namun tidak dengan Saburo, yang justru menolak keras dan bersikukuh bahwa akan lebih baik jika kesatuan yang sudah dibangun tetap dipertahankan.

Berkat penolakan pendapat dari satu anaknya, sang ayah merasa dirinya tidak dihargai. Ditambah lagi dengan hasutan kedua anaknya, akhirnya Hidetora mengusir Saburo dari kediamannya.

Melihat apa yang dilakukan oleh ayahnya, Saburo sempat memperingatkan sang ayah agar berhenti mengikuti keputusannya tersebut. Sayangnya peringatan tersebut diabaikan begitu saja, hingga pada akhirnya peringatan tersebut benar terjadi.

Kedua anaknya yang setuju akan pembagian wilayah, ternyata telah bersekongkol agar bisa merebut segala hal milik sang ayah tercinta. Alhasil perang pun tidak bisa dicegah, dan hanya Saburo yang dapat menyelamatkan sang ayah dari kekacauan.

Di ajang Academy Awards ke-58 (1986), Ran meraih 4 nominasi dan 1 kemenangan. Piala Oscar Costume Design diraih Emi Wada. Nominasi lainnya: Directing (Akira Kurosawa), Art Direction (Yoshiro Muraki dan Shinobu Muraki), serta Cinematography (Takao Saito, Masaharu Ueda, dan Asakazu Nakai). Versi restorasi 4K-nya dirilis lewat trailer resmi Rialto Pictures.

13 Assassins (2010)

Adegan 13 Assassins
Foto: TMDB

Film samurai ini mengambil latar masa Keshogunan Tokugawa. Menurut sinopsis resmi SEDIC International, rumah produksinya, sekelompok tiga belas orang diperintahkan membunuh penguasa Akashi yang tiran, adik Shogun Ieyoshi, saat ia melakukan perjalanan sankin-kōtai.

Penguasa itu kebal hukum karena kedekatannya dengan Shogun. Shimada Shinzaemon, samurai yang menerima perintah tersebut, lalu mengumpulkan para samurai untuk menyusun penyergapan.

Selama menyusun penyergapan, para Samurai ini harus menghadapi berbagai rintangan yang tidak mudah dilalui. Adegan pertempurannya, yang menurut SEDIC berlangsung sekitar lima puluh menit di bagian akhir, diklaim menjadi daya tarik utama film ini.

Film ini diklaim meraih berbagai penghargaan, salah satunya Best Cinematography di Japan Academy Prize. Yang tercatat resmi, film ini masuk kompetisi utama Festival Film Venesia ke-67 (2010).

Data resmi SEDIC International: judul Jepangnya Jūsannin no Shikaku (十三人の刺客), disutradarai Takashi Miike, skenario Daisuke Tengan, cerita asli Shoichiro Ikemiya, berdurasi 125 menit. Pemerannya Koji Yakusho, Takayuki Yamada, Yusuke Iseya, Ikki Sawamura, Arata Furuta, Sousuke Takaoka, Seiji Rokkaku, Yuma Ishigaki, Kazuki Namioka, Kouen Kondo, Masataka Kubota, Tsuyoshi Ihara, Hiroki Matsukata, Masaaki Uchino, Koshiro Matsumoto, Goro Inagaki, dan Masachika Ichimura. Di Amerika Serikat, trailer resminya dirilis Magnolia Pictures & Magnet Releasing.

The Twilight Samurai (2002)

Adegan The Twilight Samurai
Foto: TMDB

Film samurai ini menceritakan Seibei Iguchi, seorang Samurai yang diperankan oleh Hiroyuki Sanada yang tengah hidup damai bersama kedua putrinya yang bernama Ito (Erina Hashiguchi) serta Kayano (Miki Itou) dan ibunya yang mulai pikun.

Mereka hidup di sebuah rumah sederhana dan tengah terjerat hutang karena harus membiayai istrinya yang meninggal akibat TBC. Alhasil dirinya membanting tulang dengan bekerja di gedung milik komisaris di siang hari, dan akan berubah menjadi seorang pengrajin di malam hari.

Hidupnya yang disebut menyedihkan tersebut, membuatnya dijuluki sebagai The Twilight Samurai. Namun secara tidak terduga, dirinya kembali bertemu teman masa kecilnya yang bernama Michinojo Iinuma (Mitsuru Fukikoshi) yang ternyata juga bersaudara dengan cinta pertamanya.

Sadar akan perbedaan status sosial keduanya, menghadirkan tantangan tersendiri bagi Seibei.

The Twilight Samurai (Tasogare Seibei) masuk nominasi kategori Foreign Language Film mewakili Jepang di Academy Awards ke-76 (2004). Trailer resminya bisa ditonton di kanal Shochiku Cinema PLUS Theater.

Ringkasan Lima Film Samurai Jepang Terbaik

Adegan Seven Samurai
Foto: TMDB

Berikut ringkasan sutradara dan catatan resmi kelima film di atas, sesuai sumber yang ditautkan pada tiap bagian:

FilmTahunCatatan resmi
Seven Samurai1954Disutradarai Akira Kurosawa; Premio Leone di San Marco, Venesia 1954
Rurouni Kenshin2012Dirilis di Jepang oleh Warner Bros. pada 25 Agustus 2012
Ran19854 nominasi Oscar, menang Costume Design (Emi Wada)
13 Assassins2010Disutradarai Takashi Miike; kompetisi Venesia ke-67
The Twilight Samurai2002Nominasi Oscar Foreign Language Film (Jepang)

Jika suka cerita pendekar pedang dalam bentuk anime, baca juga artikel Digstraksi tentang arc dalam anime.

Mendengar kata Samurai, lekat dengan seorang pendekar pedang yang siap menghunus musuhnya dengan tebasan katananya. Keahlian teknik pedang yang ditambah dengan visualisasi baik, diklaim membuat film genre action ini terkenal hingga kancah dunia.

Beberapa di antaranya bahkan tercatat meraih penghargaan atau nominasi sebagai film terbaik yang sayang untuk dilewatkan. Dari sekian daftar film yang menceritakan Samurai, film samurai manakah favoritmu hingga saat ini?