5 Penyebab Kesehatan Mental Anak Terganggu, Orang Tua Perlu Banget Tahu !

5 Penyebab Kesehatan Mental Anak Terganggu, Orang Tua Perlu Banget Tahu !

Saat ini semakin banyak orang yang melek akan kesehatan mental dan tidak lagi menggap nya hal yang sepele. Sehat mental sejati nya sama dengan sehat jasmani. Mental perlu dirawat dan dijaga agar tetap menjadikan diri waras. Namun beberapa orang masih menganggap gangguan mental hanya dapat menimpa orang dewasa.

Anak-anak masih dianggap terlalu dini serta belum memiliki tempaan sekeras orang dewasa pada umum nya. Padahal, tidak hanya pada orang dewasa. Anak-anak perlu dirawat kesehatan mental nya sejak dini dengan harapan anak akan tumbuh tanpa luka batin atau inner child yang akan mengusik nya dimasa depan.

web : Nakita.ID
web : Nakita.ID

Dalam studi pada The journal of social and personal relationship yang terbbit pada 13 Maret 2018, ditemukan bahwa anak-anak yang mengalami masalah mental terpapar konflik antar orang tua.

Mungkin orang tua menganggap sepele hal seperti silent treatment kepada pasangan didepan anak atau bahkan menganggap menaikan suara saat berargumen dengan pasangan didepan anak adalah hal biasa karna dipikir nya anak belum memahami pertengkaran tersebut.

Padahal hal tersebut bisa menjadi pemantik gangguan mental pada anak. Jadi sebisa mungkin sebagai orang tua yang bijak, hindari beberapa hal berikut kepada anak ..

1. Bertengkar didepan Anak

Kasus paling sering yang dilakukan orang tua adalah bertengkar didepan anak. Jangan berpikir bahwa anak-anak tidak paham dan akan mengabaikan semua itu. Anak yang tidak paham justru akan merekam setiap pelakuan kamu dan pasangan, kemudian menggap normal hal tersebut.

Kelak saat bersosialisasi ia akan menirukan seperti apa yang ditirukan dari rumah. Lebih parah nya jika ternyata anak mengalami trauma dari pertengkaran tersebut. Anak bisa mengalami gangguan kecemasan dan trauma terhadap suara keras.

2. Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Tidak hanya pada anak, tapi siapapun korban akan mendapatkan trauma dalam hal ini. Bila terjadi kekerasan dalam rumah tangga, kamu harus segera mencari pertolongan dan menyelamatkan diri serta anak.

Jangan pernah menunda untuk mencari pertolongan sebelum hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi. Kekerasan secara verbal maupun kekerasan fisik sama berbahaya nya dan harus diwaspadai. 

3. Membiarkan Anak Bemain Gadget Seharian

Orang tua memberikan gadget sebagai kesibukan anak dikala mereka juga sedang memiliki kesibukan bukanlah pilihan yang bijak. Anak belajar interaksi dari rumah, yang terdekat dengan nya tentu orang tua.

Namun ketika orang tua menggantikan waktu interaksi tersebut dengan Gadget maka jangan kaget bila nanti anak menjadi kuper dalam pergaulan dan tersisih. Anak dikemudian hari akan bingung ketika terjun bersosialisasi sebab kurang nya interaksi langsung yang tergantikan gadget.

4. Anak dibully

Ini merupakan faktor eksternal rumah yang harus orang tua awasi. Beberapa kasus pembullyan tidak terungkap karna anak merasa malu, takut dan bahkan tidak berdaya untuk mencari pertolongan.

Sebaik apapun orang tua merawat mental anak didalam rumah, orang tua tetap harus memastikan bahwa mental anak tidak dihancurkan diluar rumah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Bully tidak pernah benar dan bisa terjadi bahkan pada usia anak yang masih dini. Jadilah tempat teraman dan nyaman untuk anak pulang mencari bantuan bila ia dibully agar kamu tahu dan bisa membantu mencari jalan keluar nya.

5. Tidak Cukup Latihan Fisik

Seperti ungkapan latin “MENS SANA IN CORPORE SANO” atau dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kurang nya latihan fisik akan membuat tubuh anak lemah.

Kamu melihat anak bermalas-malasan, sulit untuk memahami perintah atau lelet? Coba cek seberapa sering anak melakukan latihan fisik. Latihan fisik yang teratur walaupun tidak berat membuat tubuh segar, aliran darah lancar dan berdampak pada segarnya fisik secara umum.

Yuk orang tua lebih aware lagi dengan kesehatan mental anak kita, tidak hanya merawat kesehatan mental mereka didalam rumah namun memastikan bahwa mereka baik baik saja saat kembali dari luar rumah.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Lingga Kaori