5 Potensi Penghasilan Yang Disia-siakan Indonesia

5 Potensi Penghasilan Yang Disia-siakan Indonesia

Indonesia, Apa yang terpikir ketika mendengar nama negara itu? Rakyat akan berpikir kalau Negara Indonesia adalah negara yang iklim politiknya kurang baik, korupsinya yang merajalela, tingkat kemiskinan nya yang tinggi serta tinggi harga bahan pokoknya? Wisatawan akan memikirkan Bali sebagai domestik wisata nya.

Apakah Indonesia hanya sekedar negara dengan politik dan ekonomi yang kurang baik? Apakah bagi wisatawan mancanegara wisata domestik Indonesia hanya Bali?

Tidak! Ada banyak potensi dari Negara Indonesia yang malah disia-siakan, apa saja potensi yang disia-siakan itu?

1. Potensi Rempah-Rempah dan Tanaman Obat

5 Potensi Penghasilan Yang Disia-siakan Indonesia

Posisi Indonesia yang terletak diantara dua benua dan dua samudera menjadikan Indonesia negara beriklim tropis yang cocok ditinggali banyak jenis tumbuhan, diantara nya yaitu Tanaman Obat dan Rempah-rempah yang sangat diperlukan oleh orang luar negeri karena memiliki efek menghangatkan tubuh ketika musim dingin serta sedikit efek samping karena merupakan obat alami.

Bila orang Indonesia pandai, pengolahan tanaman obat dan rempah-rempah di negara Indonesia akan semakin banyak dilakukan dan bisa diekspor dengan harga mahal karena tingkat kebutuhan di luar negeri yang sangat tinggi, tapi masyarakat Indonesia banyak berpikir kalau bertani dan berkebun itu bukanlah pekerjaan yang baik dan kalah populer dibandingkan PNS, Dokter, dan semacamnya hingga meskipun memiliki sumber daya yang melimpah, pengolahan nya tidak dapat dilakukan karena kekurangan sumber daya manusia, kalaupun ada sumber daya manusia, alat untuk mengolahnya juga belum mumpuni sehingga produksi harus dilakukan secara tradisional sehingga harisl nya pun masih sedikit.

Baca juga  Intip Kejayaan Indonesia di Masa Lalu dari Tempat-tempat Wisata Sejarah Berikut Ini

Bila masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan potensi ini sebaik mungkin, maka pendapatan Indonesia dapat dipastikan akan meningkat, selain itu jumlah pengangguran juga akan menurun karena budidaya tanaman obat dan tanaman penghasil rempah-rempah itu membutuhkan waktu dan tenaga.

2. Potensi Kuliner

5 Potensi Penghasilan Yang Disia-siakan Indonesia

Indonesia memiliki banyak kuliner karena perbedaan budaya di masing-masing daerah, masing-masing wilayah memiliki makanan khas tersendiri yang tidak kalah menarik dengan makanan luar negeri, contohnya Rendang dari Sumetera Barat yang terkenal dengan kelezatannya sehingga Malaysiapun mengklaim kalau Rendang merupakan makanan khas mereka.

Bukan hanya rendang, banyak makanan dari Indonesia yang populer di Luar Negeri seperti Bakwan, Sate dan lain-lain berkat orang Indonesia yang tinggal di Luar Negeri.

Potensi Kuliner ini belum dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat Indonesia, bila masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan potensi sebaik mungkin, maka pendapatan negara akan semakin meningkat.

3. Potensi Wisata

5 Potensi Penghasilan Yang Disia-siakan Indonesia

Bagi orang luar negeri, Indonesia identik dengan Bali-nya yang terkenal dengan pantainya yang indah serta penginapan nya yang berkualitas, tapi apa yang tidak diketahui orang luar negeri adalah Indonesia memiliki lebih banyak wisata domestik yang tidak kalah indah dengan Bali yang sayangnya juga belum dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat Indonesia.

Baca juga  4 Fakta kekayaan alam Indonesia

Salah satu potensi wisata yang disia-siakan sehingga hanya sedikit kunjungan wisatawan mancanegara adalah Taman Nasional Meru Betiri yang terletak di Banyuwangi yang meskipun indah karena alamnya yang masih alami dan juga asri, namun kurang dikenal karena kurangnya publisitasnya sehingga walaupun memiliki nilai jual, tapi tidak menjual sehingga tidak mampu menambah pendapatan negara.

4. Potensi Budaya

5 Potensi Penghasilan Yang Disia-siakan Indonesia

Indonesia yang terdiri dari ribuan suku dan pulau membuat Indonesia memiliki ribuan budaya yang berbeda juga yang tentunya beberapa diantara memiliki nilai jual sehingga memungkinkan untuk meningkatkan pendapatan negara, contohnya tari yang bila dipentaskan di luar negeri dengan bayaran, batik yang diekspor ke luar negeri serta beberapa budaya lainnya yang memiliki nilai jual di luar negeri.

Bila bangsa Indonesia mampu memaksimalkan ini, pendapatan negara akan berlipat yang mampu menurunkan angka kemiskinan, selain menurunkan angka pengangguran tentu saja.

5. Potensi Sumber Daya Manusia

5 Potensi Penghasilan Yang Disia-siakan Indonesia

Potensi yang paling utama yang disia-siakan oleh Indonesia justru bangsa Indonesia itu sendiri, tinggi nya angka pengangguran menunjukkan kalau Indonesia belum mampu mengalokasikan tenaga manusia ke sektor-sektor vital negara kesatuan ini.

Indonesia tidak kekurangan orang pintar, banyak penemu yang diakui oleh mancanegara yang berasal dari negara ini seperti Prof. BJ. Habibie yang merupakan penemu pesawat terbang serta Presiden Ketiga Republik Indonesia, serta orang-orang lainnya.

Baca juga  7 Menu Sarapan Dari Berbagai Negara

Tinggi nya angka pengangguran tersebut disebabkan pemikiran kalau orang luar negeri lebih baik dibandingkan orang dalam negeri, bukti nya banyak nya tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia sehingga masyarakat pribumi malah kehilangan lapangan pekerjaan, TKA itu juga digaji dengan tinggi oleh pemerintah, sementara itu gaji masyarakat pribumi sendiri lebih rendah.

Bila Indonesia mampu memaksimalkan potensi rakyatnya, jumlah pengangguran akan menurun drastis, hal ini dikarenakan posisi Indonesia yang terletak di antara dua benua dan dua samudera serta menjadi negara kepulauan.

Bentuk kepulauan negara ini memungkinkan Indonesia untuk menghasilkan hasil alam yang melimpah, seperti sektor perikanan, sektor pertanian dan perkebunan, sektor peternakan, dan lain semacamnya.

Bila diolah dengan baik oleh masyarakat pribumi, angka pengangguran dan kemiskinan dapat dikurangi, pendapatan negara akan meningkat, serta status negara berkembang akan menjadi negara maju.

Itu adalah sekian dari banyaknya potensi penghasilan negara yang justru disia-siakan oleh Indonesia.

Jika Indonesia mampu menggali potensi tersebut maksimal, maka gelar Macan Asia yang Tertidur akan berubah menjadi Macan Asia yang Terbangun.

Mari sama-sama mendukung negeri tercinta ini dengan memaksimalkan potensi diri!

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Muhammad Abyan