5 Prediksi Leicester City vs Chelsea: Leicester Bakal Bermain Agresif

5 Prediksi Leicester City vs Chelsea: Leicester Bakal Bermain Agresif 1

Pada pekan ke 12 Liga Premier Inggris Chelsea akan berusahan kembali ke jalur kemenangan saat mereka melakukan pertandingan tandangnya ke Leicester City pada Sabtu (20/11/2021).

The Blues yang ditahan imbang 1-1 oleh Burnley sebelum jeda internasional dan akan putus asa jika mereka kembali mendapatkan kekecewaan pada pertandingan tandangnya.

Sedangkan, Leicester City juga mengalami kebuntuan saat berjumpa dengan Leeds dan harus tampil lebih bersemangat pada pertandingan pekan ini.

Chelsea yang dibawah asuhan Thomas Tuchel saat ini berada di puncak klasemen sementara Liga Premier dengan mengoleksi 26 Poin. Mereka hanya ungul tiga poin dari juara bertahan Manchester City dan tidak bisa berpuas diri.

Di sisi lain, The Foxes yang merupakan julukan bagi Leicester City tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan mereka tidak boleh mengalami kemunduran lagi.

Dengan taruhan yang begitu tinggi, mereka akan tampil agresif ketika Leicester City menjamu Chelsea.

Seperti yang disadur dari Sportskeeda, berikut 5 Prediksi Leicester City vs Chelsea pada pertandingan pekan 12 Liga Premier Inggris.

1. Leicester City Tampil Agresif Saat Melawan Chelsea

Leicester Menjadi kekuatan yang cukup dominan di Liga Premier musim lalu. Mereka berhasil finis satu poin di belakang Chelsea yang berada di posisi keempat, yang dimana mereka kehilangan tempat ke Liga Champions yang hanya dengan selisih tipis.

Tapi tim Brendan Rodgers terlihat tidak menyakinkan di semua lini musim ini, terutama dalam pertahanannya.

Melawan tim Chelsea yang bermain dengan pertahanannya kuat. Leicester City bisa bermain dengan mengambil pendekatan yang lebih konservatif. Mereka cenderung menyerahkan permainan dengan mengutamatan soliditas dalam pertahanan.

Berkat Jamie Vardy, Leicester City kini selalu memiliki pilihan untuk memainkan bola panjang dari belakang atau dapat menyerang Chelsea saat bertahan.

Jangan heran jika The Foxes dapat membiarkan Chelsea menguasai bola dan hanya melakukan penyerangan ke depan ketika sebuah celah muncul.

2. Chelsea dapat memenangkan pertempuran lini tengah.

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel telah menggunakan bek sayapnya Reece James dan Ben Chilwell untuk dapat menambah lebar dari lini tengah Chelsea. Kedua pemain asal Inggris tersebut sangat cepat dan dapat berkontribusi besar dalam serangan dan pertahanan.

Keduanya diharapakan dapat menjadi nama pertama di lembar tim melawan Leicester City pada hari Sabtu.

N’Golo Kante dan Jorginho akan berada ditengah lapangan. Mereka tidak benar-benar dalam performa terbaiknya pada akhir-akhir ini tetapi masih merupakan dua gelandang paling bisa diandalkan.

Harapannya mereka dapat bertarung melawan Boubakary Soumare dan Wilfred Ndididi dan keluar tanpa cedera.

3. Jamie Vardy mengalami masa yang membuat dia frustasi saat melawan Chelsea.

Penyerang Leicester City Jamie Vardy menjadi salah satu pemain paling setia di Liga Premier Inggris. Pemain yang kini berusia 34 tahun itu adalah salah satu pahlawan juara Liga Premier Leicester City pada 2015-2016 dan dia masih kuat.

Seperti yang diharapkan, pemain asal inggris tersebut memulai pertandingan Liga Premier 2021-2022 dengan semangat, dengan mencetak tujuh gol dalam delapan pertandingan pembuka. Vardy memainkan peran utama dalam kemenangan 4-2 Leicester City atas Manchester United, dan mencetak tendangan voli yang mengesankan.

Sayangnya, saat laga melawan Manchester United, Vardy kesulitan menemukan performa terbaiknya. Dia telah melepaskan tembakan mengarah ke gawang dalam tiga pertandingan Liga Premier terakhirnya dan akan merasa khawatir jika dia mengalami hal sama saat melawan Chelsea.

Setelah dia hanya mengalami kebobolan sebanyak empat gol dalam 10 pertandingan Liga Premier, Chelsea saat ini memiliki rekor pertahanan terbaik di Liga Premier.

Kecuali jika mereka secara kolektif bermain di bawah standar, Vardy yang tidak tampil bagus mungkin tidak akan menimbulkan ancaman yang terlalu besar bagi lini belakang Chelsea.

4. Romelu Lukaku dapat mendapatkan menit bermainya saat melawan Leicester City

Chelsea yang melakukan segala upaya untuk dapat membawa Romelu Lukaku kembali ke Stamford Bridge di musim panas ini. Akuisisi nya dengan harga 115 Euro dimaksudkan untuk dapat membuat Chelsea dapat bangkit saat bermain di Inggris maupun di Eropa.

Sayangnya bagi pemain asal Belgia ini tidak hanya gagal di kedua lini, tetapi juga mengalami cedera yang dia harus hadapi.

Lukaku, yang hanya mencetak empat gol dalam 11 pertandingan di semua kompetisi, belum dapat bermain semenjak mengalami cedera saat melawan Malmo. Namu, jika kehadirannya dalam latihan merupakan indikasi, jika dia dapat diturunkan saat melawan Leicester City.

Pemain asal Belgia itu tidak mungkin menjadi starter, tetapi ia juga harus mendapatkan banyak menit bermain di King Power menjelang pertandingan Liga Champions pada tengah pekan melawan Juventus.

5. Chelsea targetkan raih kemenangan saat melawan Leicester City

Baik Chelsea ataupun Leicester City memiliki banyak pemain bagus di skuatnya masing-masing. Namun, mengingat performa kedua tim, dalam pertandingan kali ini Chelsea kemungkinan akan meraih kemenangan.

Chelsea diuntungkan dari rangkaian pertandingan yang lebih mudah menjelang pertandingan Leicester dan sedikit goyah dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, penampilanya yang jauh di bawah standar saat melawan Brunley dan Malmo seharusnya tidak mengurangi kualitas yang mereka miliki.

Di kandang, Leicester City nanti Chelsea akan berusaha untuk mendapatkan hasil yang terhormat saat melawan pemegang Liga Champions untuk dapat menghindari kekalahan dengan cara apa pun.

Ketahanan mereka dapat menyulitkan Chelsea, tetapi kemungkinan The Blues akan meraih kemenangan tipis pada pertandingan ini.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Radiansyah