5 Teknik Skydive yang Harus Diingat Pemula


5 Teknik Skydive yang Harus Diingat Pemula 1

Skydive adalah jenis olahraga yang dilakukan dengan cara terjun bebas dari pesawat terbang dan melakukan atraksi akrobatik di udara sebelum mendarat dengan parasut. Olahraga ini termasuk ekstrim karena menantang nyali. Begitu banyak yang melakukannya dan memviralkannya videonya di youtube. Kau meloncat dari pesawat, jatuh bebas selama kurang lebih satu menit, tarik parasut, mendarat di tanah, dan merasakan adrenalin meningkat tajam.

Skydive bisa dilakukan di tiga jenis ketinggian yaitu dasar (10.000 kaki), ekstrim (14.000 kaki), dan tertinggi (18.000 kaki). Pada ketinggian dasar, waktu yang dibutuhkan untuk terjun bebas adalah 30 detik. Sementara di ketinggian ekstrim, waktu yang dibutuhkan adalah 60 detik. Terakhir yang paling tinggi bisa bertahan selama sekitar 2 menit. Semakin lama waktunya, semakin lama juga kesempatan untuk melihat pemandangan dan merasakan sensasi jatuhnya.

Olahraga Skydive kelihatannya membutuhkan banyak keterampilan tetapi sebetulnya pemula bisa melakukannya asalkan mengikuti instruksi dengan benar. Setiap melakukan olahraga ini, pasti akan ada instruktur berpengalaman yang mengawasi. Jangan malu-malu, tanyakan semua yang tidak kau mengerti pada instrukturmu. Perhatikan cuaca karena skydiving baik dilakukan saat cuaca cerah. Peralatan yang lengkap juga akan sangat membantu seperti parasut, pakaian khusus, kacamata, alat pengukur ketinggian dan helm. Bisa juga pakai pakaian biasa, tapi harus yang menempel di tubuh, tidak boleh longgar.

Usahakan terlebih dahulu latihan mengatur napas. Dari saat kamu naik pesawat sampai naik ke langit yang tinggi dan terjun bebas, ingatlah selalu untuk bernapas. Pernapasan yang teratur dapat membantu mengelola stress dan menjaga ketenangan hati yang pasti tidak karuan semakin tinggi pesawat naik. Ingat ini pengalaman seumur hidup yang tidak terlupakan. Jadi siapkan keberanian untuk melakukan terjun yang mengasyikkan.

Sebelum meloncat, ingatlah lima teknik yang wajib kalian ketahui;

  1. Saat pertama kali meloncat dari pesawat, akan terasa dorongan yang membuatmu jatuh dengan cepat. Tak berapa lama dorongan ini akan melambat karena tarikan gravitasi. Pada akhirnya kau akan mencapai kecepatan normal.
  2. Pertahankan tangan dan kaki selebar mungkin untuk mempertahan kestabilan kecepatan. Bila ingin mengubah kecepatan, kurangi tarikan gravitas dengan mengubah posisi tubuh.
  3. Dengan berdiri tegak atau meloncat dengan kepala di bawah dan tangan dan kaki di belakangmu, kau bisa mendapatkan kecepatan sekitar 290 km/jam.
  4. Ketika sudah hampir mendekati tanah, mulailah perlambat kecepatan dengan membuka tali parasut.
  5. Bersiaplah saat kakimu mau menyentuh tanah, tekuk kedua lutut, dekatkan siku ke tubuh dan biarkan dirimu jatuh dengan aman.
Skydive Tandem
Skydive Tandem

Pemula biasanya diharuskan melakukannya berpasangan dengan instruktur supaya keselamatan terjamin. Sering disebut juga Skydive Tandem. Badan kalian dan instruktur diikat dengan tali dan melakukan terjun bersama. Tali penghubung akan membuat satu orang melayang di atas yang lain selama terjun. Sensasinya sudah jelas berbeda karena terjun berdua. Instruktur yang terikat bersamamu akan membimbingmu meloncat dari pesawat dan mengatur gerakan selama terjun bebas.

Semoga tips di atas bisa membantu persiapan kalian melakukan loncatan yang pertama. Perasaan takut itu normal. Pencapaian yang didapat saat berhasil melakukannya dan mengalahkan rasa takut tidak ada bandingannya.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Elysia

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap