5 Tips Dasar Membuat Kue Anti Gagal

5 Tips Dasar Membuat Kue Anti Gagal 1

Saat memiliki banyak waktu luang atau saat melihat banyak bahan-bahan masakan di dapur, rasanya ingin sekali langsung beraksi untuk berkreasi membuat makanan. Camilan-camilan ringan atau kue, menjadi hal yang langsung ada di pikiran saat rasa ingin berkreasi di dapur muncul.

Sayangnya, ketika pikiran itu muncul, tidak sedikit yang langsung mengurungkan niatnya karena takut gagal. Membuat kue memang butuh ketlatenan agar kue yang kita hasilkan jadi dengan sempurna atau paling tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Nah, berikut merupakan tips membuat kue anti gagal yang bisa kamu lakukan saat rasa ingin berkreasi di dapur dengan membuat aneka kue muncul.

1. Perhatikan bahan yang digunakan

Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest

Hal paling dasar yang perlu diperhatikan saat hendak membuat kue agar tidak gagal adalah bahan yang digunakan. Pilih bahan berkualitas baik dan sesuaikan dengan kebutuhan tiap takaran resep yang kamu ikuti. Tidak semua jenis bahan cocok untuk semua jenis kue. Tepung, misalnya. Beberapa kue cocok menggunakan tepung protein tinggi, ada pula kue yang cocok menggunakan tepung berprotein rendah. Untuk itu, kamu perlu memperhatikan dengan jeli jenis dan takaran bahan-bahan yang kamu gunakan untuk kue yang akan kamu buat. Contoh lain penggunaan gula. Ada kue yang lebih cocok menggunakan gula pasir, ada pula kue yang lebih cocok menggunakan gula halus ataupun gula merah. Meski kamu ingin berkreasi, tapi kamu tetap perlu memperhatikan hal dasar ini.

2. Pastikan bahan bersuhu ruang

Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest

Saat kamu menyiapkan bahan-bahan untuk kue yang akan kamu buat, pastikan bahan-bahan tersebut sudah bersuhu ruang sebelum kamu olah. Misalnya, telur yang kamu simpan di kulkas jangan langsung kamu kocok. Tunggu beberapa saat sampai telur memiliki suhu ruang. Bahan-bahan yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat berpengaruh terhadap kue yang dihasilkan.

3. Perhatikan cara kamu mencampur bahan

Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest

Cara kamu mencampur bahan atau mengocok bahan juga akan sangat berpengaruh pada kue yang kamu hasilkan. Jika kamu mengocok bahan menggunakan mixer, mulai kocok bahan dengan kecepatan rendah terlebih dahulu untuk mencampur bahan-bahan yang dimasukkan pada urutan pertama, seperti telur, gula, dan pengembang. Setelah itu, kamu dapat menambah kecepatan untuk mengocok bahan-bahan pada urutan kedua dan seterusnya. Selain itu, perhatikan pula waktu yang dibutuhkan untuk mencampur atau mengocok semua bahan tersebut. Mengocok bahan adonan yang terlalu lama dapat membuat hasil kue menjadi bantat. Sementara mengocok bahan adonan yang terlalu sebentar dapat membuat kue yang dihasilkan kempis atau tidak mengembang.

4. Perhatikan alat yang kamu gunakan

Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest

Selain bahan, alat-alat yang kamu gunakan pun harus diperhatikan. Pastikan wadah dan alat-alat yang kamu gunakan dalam keadaan kering dan bersih. Wadah atau alat yang masih ada sisa-sisa bahan lain, seperti minyak, coklat, atau tepung basah yang menempel, dan wadah tersebut dalam keadaan lembap akan sangat berpengaruh terhadap adonan yang kamu buat dan kue yang kamu hasilkan.

5. Memanggang adonan

Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest

Sebelum kamu memanggang adonan kue kamu, ada baiknya kamu panaskan oven terlebih dahulu selama kurang lebih 5 hingga 10 menit. Oven yang sudah kamu panaskan sebelumnya dapat membantu proses pengembangan kue menjadi lebih sempurna. Sesuaikan juga suhu oven yang kamu pakai dengan kebutuhan resep kue kamu. Jangan terlalu panas, jangan pula terlalu rendah suhunya agar kue kamu matang sempurna. Suhu yang terlalu tinggi atau panas akan membuat kue kamu cepat gosong, sedangkan suhu yang terlalu rendah dapat membuat kue kamu menjadi bantat. Disarankan pula untuk tidak terlalu sering membuka dan menutup oven untuk menjaga suhu di dalam oven tidak berubah.

Setelah membaca tips tersebut, sudah siap untuk langsung berkreasi di dapur?

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.