5 Tips Membeli Mobil Baru atau Bekas

5 Tips Membeli Mobil Baru atau Bekas

perlu untuk diketahui, karena banyak orang yang sulit saat akan membuat keputusan, apakah harus baru atau bekas? Sulitnya mengambil keputusan tersebut disebabkan karena masing-masing memiliki kelebihan sekaligus kekurangan.

baru keuntungannya akan memberikan kinerja yang baik serta biaya perawatan yang terjangkau. Kekurangannya, baru dapat  cepat terdepresi alias harga langsung turun dengan drastis. Sementara bekas keuntungannya tidak khawatir dengan depresi harga, namun kekurangannya kurang dapat memberikan kinerja yang maksimal serta biaya perawatan yang lebih mahal.

Karena itulah saat akan menginvestasikan uang untuk sarana transportasi, perlu mengetahui beberapa sebagai bahan pertimbangan sebelum membuat keputusan. Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan.

5 Tips Membeli Mobil Baru atau Bekas

Tentukan Tujuan

Saat akan , Anda harus sudah memiliki gambaran tentang tujuan dari pembelian tersebut serta lama penggunaannya. Karena itu tanyakan terlebih dahulu pada diri sendiri: apakah tersebut akan digunakan sebagai sarana untuk bekerja, sekedar untuk dipakai jalan-jalan saat ada waktu luang atau tujuan yang lain?Apakah tersebut akan dipakai selamanya sampai merasa bosan atau dibeli untuk dijual lagi dengan harapan bisa memperoleh keuntungan dari penjualan tersebut?

Baca juga  Atasi Rem Mobil Blong dengan 7 Tips Ini Yuk!

Jika pembelian untuk dijadikan sarana dalam bekerja maka sebaiknya baru, karena risiko kerusakan pada bekas kemungkinannya lebih besar dan hal tersebut dapat mengganggu aktifitas Anda dalam bekerja. Sebaliknya, jika hanya digunakan sekali waktu untuk jalan-jalan, bekas layak dipertimbangkan.

Pembelian untuk digunakan dalam jangka waktu lama atau sampai bosan menggunakannya, sebaiknya memilih baru. Tapi jika tujuannya untuk dijual lagi, maka pilihannya adalah bekas karena depresi harga baru sangat drastis.

Baca juga  Mobil Renault F1 1992, oleh Nigel Mansell

Hitung Budget

5 Tips Membeli Mobil Baru atau Bekas

juga harus mempertimbangkan kondisi keuangan. Jika kondisi keuangan terbatas, sebaiknya bekas yang harganya setara dengan kemampuan keuangan. Namun apabila tertarik untuk baru dengan cara kredit, maka pertimbangkan besarnya pendapatan perbulan setelah dikurangi pengeluaran untuk mobil dalam bentuk biaya angsuran, perawatan, perbaikan, asuransi dan bensin.

Idealnya, jika pendapatan perbulan setelah dikurangi sebesar 20 persen untuk keperluan mobil tidak mengganggu kondisi keuangan secara keseluruhan, maka artinya Anda memiliki kemampuan untuk baru dengan cara kredit. Tapi jika sebaliknya, maka sebaiknya dihindari pembelian dengan cara kredit atau memilih mobil jenis dan merek lain yang harganya lebih murah.

Jangan Hanya Terpaku pada Harga

Saat baru atau bekas, jangan hanya terpancang pada harga, tapi perhatikan pula hal-hal lain yang menyertai mobil tersebut. Untuk pembelian mobil baru misalnya, perhatikan pajak tahunan yang harus dibayar, PPnBM, serta besarnya Pajak Penjualan atas Barang . Sebab mobil yang berbeda jenis dan merek dengan harga yang hampir sama, nilai pajaknya bisa berbeda bahkan terpaut cukup jauh.

Baca juga  Intip Beberapa Mobil Jaguar dari Beberapa Tipe

Begitu juga saat bekas, perhatikan kondisi mobil apakah sebanding dengan harga jual, seberapa besar biaya perawatan dan perbaikan yang dibutuhkan, ketersediaan spare part dan berbagai pertimbangan yang lain. Percuma saja bekas dengan harga yang murah, namun masih harus mengeluarkan biaya perbaikan dengan nilai yang besar atau saat mengalami kerusakan, spare part yang dibutuhkan sangat langkah sehingga harus dibeli dengan harga yang mahal.

Demikian yang bisa dijadikan bahan referensi, agar tidak salah dalam mengambil keputusan, karena membeli mobil merupakan investasi yang mahal. (*)

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

aguskurniawan