6 Fakta Unik Burung Maleo

6 Fakta Unik Burung Maleo 1

Burung jenis Maleo memang sering diketemukan di daerah Sulawesi. Maleo jenis  senkawor atau Macrocephalon maleo merupakan jenis satwa endemik di Sulawesi yang sering diketemukan di kawasan hutan Sulawesi.

Bentuknya yang unik dan cantik dengan karakteristik kepalanya yang memiliki konde, sering berada di hutan atau kawasan pantai Sulawesi. Berikut 6 fakta unik satwa langka ini.

1. Menjadi identitas daerah

Tugu bersimbol burung maleo
Tugu bersimbol burung maleo

Burung maleo yang sering dikenal di daerah Sulawesi, mengingat bentuknya yang indah dan unik, menjadikan burung ini banyak dipergunakan lambang tugu, patung, sampai ke lambang dinas pemerintah daerah Sulawesi. Maleo disebut sebagai iedntitas daerah.

2. Telur burung maleo banyak diburu manusia

Telur burung maleo
Telur burung maleo

Nasib burung Maleo benar-benar terancam, maleo kini diambang kepunahan, mengingat banyaknya manusia yang memburu telur burung ini untuk dikonsumsi, karena telurnya yang cukup besar dan kandungan gizinya yang tinggi. Perlu adanya penyelamatan terhadap satwa indah indah, jangan sampai kelak cucu kita tak dapat melihat keindahan dari satwa langka ini.

3. Burung yang setia pada pasangannya

sepasang burung maleo
sepasang burung maleo

Maleo merupakan burung yang setia terhadap pasangannya, bahkan kesetiannya mengalahkan manusia. Sepanjang hidupnya burung maleo hanya memiliki satu pasangan, bahkan maleo tidak akan bertelur lagi, jika pasangannya sudah meninggal.

4. Maleo lebih senang berjalan diatas tanah ketimbang di udara

Burung maleo berjalan diatas tanah
Burung maleo berjalan diatas tanah

Meskipun burunh ini memiliki perawakan besar, memiliki saya yang terbilang panjang dan bulunya yang tebal, namun maleo lebih suka hidup didaratan dengan sering berjalan diatas daratan, meski maleo memiliki kemampuan terbang layaknya burung pada umumnya.

5. Ciri khas Konde di kepalanya

Konde burung maleo
Konde burung maleo

Bentuk tonjolan layaknya konde pada kepala burung ini ternyata tidak hanay sebagai hiasan saja, sehingga burung ini kelihatan unik dari lainnya, namun tonjolan tersebut sebenarnya memiliki fungsi yang dapat mendeteksi panasnya bumi, untuk menetaskan telurnya.

6. Maleo tidak mengerami telur mereka 

Burung maleo menggali tanah untuk tempat telur
Burung maleo menggali tanah untuk tempat telur

Burung maleo tidak perlu mengerami telurnya agar cepat menetas, seperti burung pada umumnya. telur yang ia keluarkan, dimasukkan ke dalam pasir yang terkena sinar matahari, mengingat maleo memiliki alat pendeteksi panas bumi, ia tahu dimana harus meletakkan telur itu ditempat yang tepat, butuh waktu dua jam menggali pasir untuk meletakka telur-telurnya.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Faizal Chandra