6 Hak yang Wajib Diperoleh Peserta Magang

6 Hak yang Wajib Diperoleh Peserta Magang

Kehadiran program magang menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan capaian lulusan yang tangguh dan siap bekerja di dunia industri.

Hal ini didukung dengan kurikulum program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek sekitar tahun 2020.  

Kehadiran program MBKM mewajibkan antara perguruan tinggi dan perusahaan untuk bermitra dalam menjalankan program tersebut.

Baca juga  Peran Pemimpin Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan

Adapun beban 20 sks dan magang selama satu semester yang harus dijalani oleh mahasiswa.

Namun, akhir-akhir ini sedang ramai perbincangan mengenai perusahaan yang tidak membayarkan hak yang seharusnya diterima oleh peserta magang.

Ada beberapa hal mengenai hak yang wajib diperoleh peserta magang berdasarkan Permenaker No. 6 Tahun 2020.

  1. Perjanjian magang perlu dibuat secara tertulis
  2. Peserta magang berhak mendapatkan bimbingan dari pembimbing
  3. Peserta magang berhak mendapatkan sertifikat di akhir program
  4. Peserta magang berhak mendapatkan jaminan sosial tenaga kerja
  5. Peserta magang berhak mendapatkan uang saku
  6. Jangka waktu maksimal peserta magang paling lama 1 tahun sejak perjanjian
Baca juga  Kerja & Kenyamanan Hati

Keenam hak tersebut merupakan suatu konsekuensi logis yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan yang membuka program magang.

Itulah hal yang wajib diketahui sebelum melakukan magang.

Jangan sampai praktik pemagangan menjadi cikal bakal bagi oknum perusahaan untuk mendapatkan pekerja dengan upah murah, namun target dan produktivitas yang sama dengan pekerja tetap lainnya.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Winda Nurmalita