6 Manfaat Akuntansi dan Peran Pentingnya dalam Mengembangkan Bisnis

6 Manfaat Akuntansi dan Peran Pentingnya dalam Mengembangkan Bisnis 1

Maraknya kegiatan usaha di Indonesia menyebabkan hampir seluruh warganya menjadi seorang wirausahawan. Berbagai macam kegiatan usaha dijalankan mulai dari usaha kecil, menengah, hingga usaha besar. Tidak hanya itu, jenis usaha-nya pun ada yang berbentuk nyata dan adapula yang berbentuk maya.

Sebagai seorang wirausahawan, kita dituntut untuk berpikir kritis dalam setiap keadaan. Saat ini, di era pandemi banyak sekali kegiatan usaha yang tidak dapat bertahan atau pailit karena berbagai faktor penyebab, mulai dari sepi pembeli, ketidaktersediaan pemasok, sulitnya bahan baku, hingga masalah keuangan.

Banyak-nya kegiatan usaha masyarakat yang berhenti dapat menjadi suatu problematika bagi semua pihak, tak terkecuali pemerintah. UMKM contohnya.

Sejauh ini UMKM telah banyak membantu pemerintah dalam segi pemasukan pendapatan negara sehingga UMKM menjadi salah satu pondasi perekonomian negara. Namun, sejak munculnya Covid-19 kegiatan usaha masyarakat menjadi terbatasi dan tidak jarang banyak usaha yang melakukan penutupan.

Salah satu faktor yang disebutkan diatas yaitu masalah keuangan bagi suatu usaha, merupakan hal yang tak kalah pentingnya dengan isu Covid-19 ini. Suatu pengelolaan keuangan perlu dilakukan agar suatu bisnis atau usaha tetap dapat bertahan dalam berbagai situasi. Oleh karena itu kita mengenal, Akuntansi.

“Accounting is the language of business”    Warren Buffet

Bagi sebagian orang atau wirausahawan, mungkin saja akuntansi dianggap sebagai hal yang sepele. Namun, pernahkah kita mengamati berapa jumlah real pengeluaran dan pemasukan dari usaha kita?

Banyak masyarakat yang merupakan pelaku usaha  yang mengandalkan akuntansi sebagai metode pencatatan transaksi bisnis-nya, ada juga pelaku usaha yang mengesampingkan akuntansi sebagai metode pencatatan bisnis-nya karena dianggap terlalu merepotkan dan menyulitkan.

Kita akan bahas lebih jauh, mengenai seberapa besar dampak penggunaan akuntansi dalam kegiatan bisnis dan apa saja pengaruh jika tidak menggunakannya.

Akuntansi sederhananya merupakan kegiatan mencatat suatu transaksi yang kemudian diolah kembali untuk menjadi informasi lalu dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam bisnis.

Manfaat dari penerapan akuntansi untuk bisnis, diantaranya :

1. Mengetahui Jenis Pengeluaran dan Pemasukan

https://unsplash.com/@homajob
https://unsplash.com/@homajob

Pengeluaran dan pemasukan pada kegiatan bisnis menjadi indikator penentu apakah usaha dapat mempertahankan modalnya. Pengeluaran yang tinggi dan pemasukan yang rendah tidak cukup baik bagi bisnis karena dapat menyebabkan kerugian, sebaliknya pengeluaran rendah dan pemasukan tinggi mengindikasikan bisnis memperoleh laba atau untung.

Bagi setiap pengusaha, pemasukan dan pengeluaran perlu sangat diperhatikan dan direncanakan untuk suatu periode tertentu dalam menilai bisnis di masa depan. Jumlah untung dan rugi dapat diketahui oleh pengusahan apabila dapat merencanakannya dengan baik.

Suatu pembukuan sederhana untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan sudah cukup membantu dalam mengetahui kas masuk dan kas keluar bisnis. Perancangan anggaran usaha juga dapat digunakan untuk merencanakan perolehan laba atau rugi di masa depan.

2. Alat untuk Menyusun Strategi Bisnis

https://unsplash.com/@kellysikkema
https://unsplash.com/@kellysikkema

Suatu laporan keuangan yang disusun dengan baik dapat memberikan gambaran untuk pemilik mengenai kondisi  bisnisnya. Informasi yang tertera pada laporan keuangan dapat menjadi landasan bagi pemilik bisnis untuk menyiapkan strategi usaha kedepan, seperti strategi pemasaran, strategi pengeluaran kas, strategi penjualan, strategi pembelian barang, dan sebagainya.

3. Mengetahui Kinerja Bisnis Keseluruhan

https://unsplash.com/@firmbee
https://unsplash.com/@firmbee

Akuntan bertugas untuk membuat laporan keuangan tidak hanya untuk menyediakan informasi keuangan usaha pada pemilik tetapi juga memberikan informasi kinerja pada setiap aspek yang dinilai oleh akuntan terkait pembelian, penjualan, penyelesaian hutang, pelunasan piutang pelanggan, perhitungan persediaan.

Beberapa hal yang dinilai tersebut oleh pemilik dijadikan sebuah acuan apakah kinerja dari bisnisnya sudah optimal. Apabila belum optimal, pemilik akan selalu melaksanakan evaluasi kinerja untuk menilai lebih detail dimanakah letak kesalahan sehingga kinerja bisnis menjadi kurang optimal.

4. Mengambil Keputusan Bisnis dengan Tepat

https://unsplash.com/@thisisengineering
https://unsplash.com/@thisisengineering

Sebelum menetapkan kebijakan evaluasi kinerja yang tepat, menyusun strategi bisnis yang jelas, merencanakan pemasuka dan pengeluaran, merancang anggaran, pemilik harus benar-benar memahami informasi dalam laporan keuangan.

Seorang akuntan berhak memberikan pendapat pada pemilik terkait laporan keuangan yang disusun agar pemilik dapat segera memberikan keputusan. Keputusan yang diberikan oleh pemilik bukanlah sebuah keputusan sembarangan, melainkan telah mempertimbangkan seluruh aspek pada laporan keuangan.

5. Alat untuk Mengatur Keuangan

https://unsplash.com/@alexandermils
https://unsplash.com/@alexandermils

Pada laporan keuangan terdapat laporan neraca yang terbagi menjadi 3  akun utama yaitu aset, kewajiban, dan modal. Ketiganya saling berkaitan sehingga apabila salah satu nilai dari ketiganya berkurang maka menyebabkan akun lainnya juga berkurang (persamaan akuntansi).

Neraca menjadi salah satu laporan keuangan yang paling sering dijumpai pada kegiatan bisnis dibandingkan laporan keuangan lainnya. Laporan laba rugi menunjukkan jumlah penjualan dan keuntungan yang didapat pada suatu periode.

Kedua laporan keuangan tersebut sudah cukup untuk menilai bagaimana kondisi suatu bisnis. Apabila ditemukan jumlah yang berbeda, maka pemilik dapat segera memberikan arahan agar keuangan bisnis berjalan semestinya.

6. Digunakan sebagai Kontrol dalam Bisnis

https://unsplash.com/@alvarordesign
https://unsplash.com/@alvarordesign

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, selain dapat menunjukkan kinerja suatu bisnis, laporan keuangan juga dapat menjadi kontrol dalam hal keuangan sebuah bisnis. Laporan keuangan menunjukkan bagaimana posisi keuangan suatu bisnis, kondisi suatu bisnis, nilai suatu bisnis di ranah publik, juga sebagai alat kontrol agar penggunaan keuangan tidak digunakan secara semena-mena.

Itulah 6 manfaat akuntansi dalam sebuah bisnis. Kegiatan usaha baik yang berbentuk kecil maupun besar tidak lepas dari proses akuntansi. Keuangan sebuah bisnis apabila tidak dikelola dan diatur dengan baik maka akan menimbulkan kekacauan pada posisi keuangannya. Salah satu contoh kekacauan yang mungkin saja ditemukan adalah seperti penggunaan uang modal yang digabungkan dengan uang usaha, ini tidak tepat karena uang pemilik berbeda dengan uang bisnis/usaha. Apabila keduanya digabungkan, maka secara akuntansi pada neraca akan menimbulkan ketidaksesuaian. Hal ini berdampak pada pengambilan keputusan oleh pemilik atas kegiatan bisnisnya.

Seringkali akuntan dijuluki sebagai “dokter” dalam bisnis dikarenakan pentingnya untuk mengelola dan mengontrol keuangan suatu perusahaan atau entitas bisnis.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Ivan Fadli