7 Kegiatan Ini Bisa Membuat Ramadhan Kamu Dan Keluarga Lebih Kompak


7 Kegiatan Ini Bisa Membuat Ramadhan Kamu Dan Keluarga Lebih Kompak 1

Ramadhan tinggal menghitung hari, masing-masing keluarga biasanya sudah menyiapkan apapun untuk keperluan ramadhan. Mulai dari menyiapkan menu buka puasa dan sahur, sampai dengan menyiapkan rumah supaya lebih bersih dan nyaman untuk beribadah selama sebulan penuh. Apalagi ramadhan tahun ini masih dalam suasana pandemi yang mau tidak mau semua anggota keluarga harus lebih banyak berkegiatan dirumah dibanding diluar rumah.

Orang tua juga dituntut untuk kreatif menciptakan kegiatan-kegiatan positif untuk anak-anaknya, agar puasa yang dijalankan tidak hanya mendapat lapar dan haus saja. Tetapi bisa dijadikan tempat untuk menciptakan kebiasaan baik supaya di 11 bulan berikutnya anak-anak menjadi pribadi yang produktif memanfaatkan waktu yang diberikan.

Dikutip dari kajian bersama Teh Kiki Barklah. Berikut 7 kegiatan yang bisa dilakukan orang tua dan anak agar makin kompak dalam beribadah bersama.

1. Zikir Time

Dalam zikir time ini anggota keluarga bisa mengisinya dengan membaca Al-Qur’an bersama, menguatkan hafalan surat-surat pendek ataupun hafalan surat-surat panjang, mentadabburi Al-Qur’an, dan melakukan ibadah wajib berjama’ah. 

2. Halaqoh Time

Halaqoh time bisa dilakukan di pagi hari setelah selesai sholat subuh berjama’ah. Dalam pertemuan ini tujuannya adalah untuk menambah pengetahuan dan memahami tujuan hidup anggota keluarga di dunia dan akhirat. Bisa diisi dengan memberikan waktu untuk bergantian mendiskusikan topik yang sudah dibaca, atau mendiskusikan film yang sudah di tonton, atau saling mendengarkan kegiatan sehari-hari anggota keluarga. Agar anak-anak bisa belajar untuk saling mendengarkan dan saling menasehati jika ada yang salah. Serta dalam halaqoh time juga bisa diterapkan aturan sehari-hari seperti kapan waktunya memakai gadget, kapan waktunya belajar, dll.

3. Family Meeting

Family meeting bisa dilakukan pada saat sahur dan berbuka puasa. Family meeting bisa dijadikan tempat untuk membahas kekurangan dan kelebihan dari masing-masing anggota keluarga tak terkecuali orang tuanya. Selain itu, family meeting juga bisa dijadikan tempat untuk mendiskusikan kebiasaan-kebiasaan buruk yang ingin dirubah dan menciptkan kebiasaan-kebiasaan baru untuk dijalankan. Menentukan apa yang menjadi prioritas untuk di ubah, misalnya soal belajar, mandi dll. Semua anggota keluarga bisa menjelaskan di family meeting tersebut.

Tapi perlu diingat ya, dalam family meeting tidak hanya membahas tentang masalah dunia saja, tapi masalah akhirat juga sangat penting agar ruh atau jiwa anak-anak semakin tertaut kepada Allah.

4. Productive Time

Tujuan dilakukannya productive time adalah untuk menumbuhkan kecerdasan sosial anggota keluarga. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan adalah.

a. Anak-anak diminta untuk membantu menyiapkan sahur, berbuka, membuat kue, bersih-bersih dengan cara mereka sendiri agar mereka terlatih untuk berpikir

b. Melakukan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat anak-anak agar orang tua tau si anak lebih condong ke arah mana sehingga saat dewasa si anak dapat menjadi pribadi yang bermanfaat lewat minat dan bakat yang dimiliki.

5. Social Time

Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak belajar untuk peduli kepada sesama. Anak-anak diikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan di luar rumah seperti pesantren ramadhan atau menjadi panitia menyiapkan takjil sehingga anak akan terbiasa menjadi ploblem solver di lingkungan yang kelak ia tinggali. Selain itu anak-anak juga diajarkan untuk membantu kegiatan orang tua dirumah agar kepekaan anak dapat terasah dengan baik, serta orang tua juga harus memberikan contoh bersedekah dengan membagikan takjil atau yang lainnya supaya dapat melibatkan seluruh anggota keluarga dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

6. Sport Time

Di bulan puasa, anggota keluarga juga tetap perlu olahraga agar badan tetap sehat dan kuat. Sehingga nanti akan terbiasa menjadi pribadi yang kuat dan tidak lembek di masa mendatang. Banyak sekali olahraga yang bisa dilakukan seperti bersepeda, senam, dll. Yang terpenting dapat dilakukan bersama seluruh anggota keluarga ya.

7. Basic Need

Yang terakhir adalah orang tua harus menyiapkan kegiatan yang dapat mematangkan kemandirian anak-anak. Seperti memberikan tanggungjawab dan memberikan hukuman agar anak terbiasa bertanggungjawab dengan tugas yang telah diberikan. selaing itu orang tua juga harus memberikan motivasi lewat penyampaian materi tentang amal dan akhlak yang disesuaikan dengan tingkat umur anak-anak.

Nah itu dia 7 kegiatan yang bisa dilakukan saat Ramadhan dan tetap bisa dilakukan 11 bulan sesudahnya agar keluarga selalu kompak dalam jalan menuju syurga dan menuju setiap penjuru kebaikan di dunia, selamat mengaplikasikan!


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Nurul Hidayah

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap