7 Piranti dalam Pengawasan Mutu Proses Produksi


7 Piranti dalam Pengawasan Mutu Proses Produksi

Mutu produk merupakan salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh konsumen. Setiap konsumen menginginkan produk yang sesuai dengan mutu yang diharapkan.

Terdapat 7 yang dapat digunakan oleh perusahaan atau industri yang dapat digunakan untuk mengawasi mutu sebuah produk.

1. Histogram

Histogram merupakan yang dapat digunakan untuk memvisualisasikan persebaran data.

Penggunaan histogram dapat memberikan gambaran secara cepat tentang data yang memiliki frekuensi terbesar dan persebaran data yang memiliki frekuensi besar.

Penggunaan ini akan memudahkan pengguna untuk mengetahui distribusi data. 

2. Pareto Chart

Pareto chart atau diagram pareto merupakan penggunaan histogram dengan perubahan.

Vilfredo Pareto merupakan orang yang pertama kali menemukan diagram pareto pada abad ke-19.

Pada penggunaan diagram ini akan menggambarkan penyebab utama yang mempengaruhi kerusakan pada proses .

Pembuatan diagram ini dengan mengurutkan diagram batang dari frekuensi tertinggi ke frekuensi terendah. 

3. Check Sheet

Check sheet merupakan sebuah yang dapat digunakan oleh sebuah perusahaan untuk merekam frekuensi sebuah kejadian terjadi secara sistematis.

Pengunaan ini sangat mudah dan dapat memebantu memberi gambaran terhadap proses yang terjadi.

4. Control Chart

Control chart merupakan sebuah yang dapat digunakan untuk mengontrol sebuah proses .

ini juga dapat menunjukan produk atau bagian yang telah melewati batas yang telah ditentukan. 

5. Flow Chart

Flow chart atau diagram alir merupakan sebuah diagram yang akan menggambarkan sebuah proses secara menyeluruh.

Diagram ini akan membantu menentukan kebutuhan selama proses dan proses-proses yang dapat dieliminasi. 

6. Scatter Diagram

Scatter diagaram merupakan sebuah yang dapat digunakan untuk menggambarkan hubungan antara sebuah permasalahan dengan berbagai penyebab yang mempengaruhinya.

Dalam penggunaan scatter diagram terdapat beberapa hubungan yang dapat digambarkan yaitu positive relation, negative relation, non-linear relation dan no relation.

7. Cause & Effect Diagram

Cause & effect diagram atau dikenal dengan ishikawa diagram merupakan sebuah diagram yang ditemukan oleh Dr. Kaoru Ishikawa.

Penggunaan cause & effect diagram memiliki fungsi untuk menganalisis dan menentukan potensi penyebab terjadinya sebuah masalah secara sistematis.

Faktor-faktor utama yang menyebabkan sebuah permasalahan dapat ditentukan sesuai dengan kebutuhan. 

Nah, itu adalah 7 yang dapat digunakan untuk melakukan terhadap sebuah produk. Dari diatas, apakah kalian pernah menggunakannya?

Baca Juga

Exit mobile version