DIGSTRAKSI – Pilihan susu pertumbuhan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun semakin beragam, dan AceKid menjadi salah satu produk yang menonjolkan susu segar sebagai bahan utamanya. Sementara itu, sebagian produk lain menggunakan susu bubuk, protein whey, atau kombinasi komponen susu.
Daftar berikut bukan peringkat klinis. Setiap produk memiliki karakteristik berbeda dan belum tentu menjadi susu cocok bagi semua anak.
Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengingatkan orang tua agar tidak hanya melihat klaim pada kemasan.
“Klaim dan kandungan tambahan yang ditampilkan pada kemasan sering kali hanya menggambarkan sebagian kecil dari keseluruhan produk. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak hanya berfokus pada informasi yang ada di bagian depan kemasan, tetapi juga membaca dengan cermat dan memahami komposisi utama produk tersebut,” kata Prof. Rini.
1. AceKid Activegro Stage 3

AceKid Activegro Stage 3 menggunakan natural whole milk atau susu segar sebagai bahan utama. Produk hasil kolaborasi FEIHE International dan MAKUKU Indonesia ini diklaim sebagai susu pertumbuhan pertama di Indonesia terbuat dari susu segar.
Bahan bakunya berasal dari kawasan sekitar 47 derajat lintang utara yang disebut golden milk source, dengan pendekatan natural and fresh. Melalui konsep traceable milk source, asal susunya dapat ditelusuri.
Susu segar tersebut diproses menggunakan one-step fresh dalam rangkaian langsung menjadi produk bubuk sekitar dua jam .
AceKid diposisikan sebagai susu tanpa maltodekstrin dan susu tanpa perisa sintetik, serta tidak menggunakan tambahan sukrosa maupun sirup jagung . Produk ini turut menerapkan teknologi flash dissolution untuk membantu bubuk lebih cepat dan mudah larut tanpa gumpalan.
2. Morinaga Chil Kid Platinum
Produk untuk usia 1 sampai 3 tahun ini menonjolkan MoriCare+ Triple Bifidus, yakni kombinasi Bifidobacterium longum BB536, Bifidobacterium breve M-16V, dan Bifidobacterium longum subsp. infantis M-63. Formulasinya juga dilengkapi GOS, alfa laktalbumin, DHA, AA, nukleotida, vitamin, dan mineral .
3. Nutrilon Royal 3
Nutrilon Royal 3 menggunakan kombinasi prebiotik FOS dan GOS, DHA, EPA, omega 3, omega 6, vitamin, serta mineral. Dalam satu sajian, produk ini mencantumkan energi 170 kilokalori, protein 6 gram, DHA 29 miligram, dan GOS 1.301 miligram.
4. Enfagrow A+ MFGM Pro Tahap 3
Produk ini mengandung DHA, fosfolipid, sphingomyelin, beta glucan, FOS, vitamin, dan mineral. Setiap sajian 40 gram mencantumkan energi 180 kilokalori, protein 6 gram, dan DHA 35 miligram.
5. S-26 Procal Gold Tahap 3
S-26 Procal Gold Tahap 3 dilengkapi alfa laktalbumin, DHA, AA, fosfolipid, sphingomyelin, oligofruktosa, dan nukleotida. Lini S-26 memiliki beberapa varian, sehingga Mom perlu memastikan nama produk dan tahapnya.
6. Bebelac 3
Bebelac 3 mengandung kombinasi FOS dan GOS, minyak ikan, omega 3, omega 6, serta vitamin dan mineral. Komposisi setiap rasa dapat berbeda sehingga label perlu dibaca ulang.
7. Dancow 1+ Imunutri
Dancow 1+ Imunutri mengandung protein, kalsium, vitamin D, DHA, omega 3, omega 6, zat besi, serta vitamin A, C, E, selenium, zinc, dan tembaga.
Yang perlu Mom ingat
Maltodekstrin merupakan karbohidrat hasil pemecahan pati dan keberadaannya tidak otomatis membuat produk berbahaya. Sebaliknya, susu tanpa maltodekstrin juga tidak selalu lebih sesuai bagi setiap anak.
Istilah penyerapan lebih baik dan pencernaan nyaman tidak dapat dimaknai sebagai hasil pasti. Periksa tahap usia, komposisi, alergen, izin edar BPOM, status halal, dan aturan penyajian sebelum membeli.
Susu pertumbuhan berfungsi sebagai pelengkap makanan beragam. Jika anak mengalami alergi atau gangguan pencernaan berulang, konsultasikan dengan dokter spesialis anak.








