8 Manfaat Berkebun untuk Kesehatan Tubuh dan Mental, Salah Satunya Menghilangkan Stres

8 Manfaat Berkebun untuk Kesehatan Tubuh dan Mental, Salah Satunya Menghilangkan Stres 1

Berkebun bukan hanya sekadar menciptakan ruang terbuka hijau dan asri, melainkan juga memberi manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Beberapa penelitian juga menunjukan bahwa berkebun dan merawat tanaman bisa meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan memperbaiki suasana hati.

Lalu apa saja manfaat dari berkebun? Berikut ini beberapa manfaat berkebun bagi kesehatan fisik dan mental.

1. Membuat Seseorang Lebih Bahagia

 Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels
 Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels

Berkebun bisa membantu meningkatkan suasana hati seseorang. Sebuah penelitian meta-analisis yang dilakukan pada tahun 2017 menunjukan bahwa bercocok tanam berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup dan pengurangan gangguan suasana hati.

Berkebun berarti harus memiliki keyakinan pada masa depan. Keyakinan agar tanaman yang kita tanam akan tumbuh dan berkembang. Selain Itu, menumbuhkan sesuatu yang hijau, nyata dan hidup adalah hal yang penuh harapan. 

2. Meningkatkan Kadar Vitamin D pada Tubuh

Vitamin D bermanfaat untuk kesehatan tulang dan imun tubuh. Salah satu cara untuk mendapatkan vitamin D adalah dengan mendapat paparan sinar matahari yang cukup.

Maka saat kita berkebun berarti kita juga akan mendapat paparan sinar matahari dan hal ini akan membuat kita bisa memenuhi kebutuhan vitamin D pada tubuh. Selain itu, berkebun juga akan membuat tubuh kita rileks. Namun hal yang perlu diperhatikan adalah jangan lupa untuk menggunakan tabir surya agar kulit terlindungi dari sinar ultraviolet yang tidak baik bagi kulit kita.

3. Menghilangkan Stres

Dalam sebuah laporan pengobatan yang mengamati 22 kasus berbeda menunjukkan bahwa berkebun bisa mengurangi gejala stres, gangguan kecemasan, dan depresi.

Selain itu, beberapa rumah sakit menggunakan metode menanam dan merangkai bunga untuk merehabilitasi beberapa orang yang baru pulih dari cidera, operasi, stroke, dan kondisi lainnya.

4. Menunjang Fungsi Sistem Imun

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan pada jurnal science menunjukan, manfaat berkebun dapat membantu menunjang sistem imun atau daya tahan tubuh seseorang. Hal ini berarti, seseorang akan lebih mudah untuk melawan infeksi virus dan mencegah penyakit.

Selain itu, penelitian lain dari University of Copenhagen menunjukan bahwa, berkebun bisa mencegah timbulnya beberapa jenis alergi dan mengurangi keparahan dari reaksi alergi.

5. Menurunkan Tekanan Darah

Melakukan aktivitas fisik tingkat sedang setiap hari dapat mencegah dan mengontrol tekanan darah seseorang. Sebuah Institut Jantung, Paru, dan Darah Nasional merekomendasikan untuk berkebun selama kurang lebih 30-45 menit agar dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

6. Membakar Kalori

Aktivitas berkebun dianggap setara dengan melakukan olahraga sedang. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Amerika Serikat, berkebun selama satu jam dapat membakar kurang lebih 330 kalori. Jumlah ini setara bahkan lebih dari olahraga berjalan dengan kecepatan sedang dengan durasi yang sama.

Selain itu, berdasarkan sebuah penelitian dari American Journal of Public Health yang dilakukan pada tahun 2013, laki-laki dan perempuan yang berpartisipasi dalam sebuah komunitas berkebun memiliki indeks massa tubuh yang jauh lebih rendah dari pada mereka yang tidak mengikuti program ini.

7. Melatih Kekuatan Otot

Berkebun bermanfaat bagi kesehatan fisik yang berkaitan dengan kekuatan otot. Tanpa kita sadari, gerakan tangan dan kaki yang kita lakukan selama berkebun bisa membantu melatih kekuatan otot. Menggali tanah, meletakkan benih, memanen buah atau sayur bisa membuat tangan dan jari kita tetap kuat untuk jangka waktu yang lama.

8. Meningkatkan Ketajaman Pikiran

Manfaat berkebun selanjutnya adalah meningkatkan ketajaman pikiran. Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Alzheimer’s Disease menemukan bahwa aktivitas berkebun yang dilakukan secara rutin memiliki efek positif terhadap kemampuan kognitif seseorang. Selain itu, melakukan aktivitas berkebun juga bisa menurunkan terjadinya penyakit Alzheimer hingga 50 persen.

Alzheimer sendiri adalah sebuah penyakit otak yang mengakibatkan penurunan daya ingat. Orang yang terkena Alzheimer juga akan kehilangan kemampuan berfikir dan berbicara, serta perubahan perilaku secara bertahap. Kondisi ini biasanya banyak dialami oleh orang yang berumur di atas 65 tahun.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.