AJAIB! Ini Kekuatan Paling Keren yang dimiliki Salamander

AJAIB! Ini Kekuatan Paling Keren yang dimiliki Salamander 1

Kita mungkin sering melihat film-film bertemakan superhero. Di mana para tokoh utamanya selalu memiliki kekuatan super rahasia yang jarang diketahui oleh orang lain bahkan masih awam dimiliki oleh manusia lainnya. Yang padahal, dalam dunia nyata sendiri tidak bisa disentil begitu saja tingkat sepelenya, sebab hal atau kekuatan tersebut memang sesungguhnya ada.

Eits, tapi yang akan kita kupas kali ini bukan perihal kekuatan api, udara, air, dan tanah ya.. -avatar dong wkwk. Tapi melainkan kekuatan yang ada di dalam binatang di sekitar kehidupan kita. Jika ular dan tupai yang bisa terbang sudah sering kita dengar sebelumnya, lantas bagaimana ya tentang binatang yang kalau kehilangan organ dalam tubuhnya dapat tumbuh kembali dan memperbaiki jaringan yang rusak di dalamnya? Eh, kok bisa?

Selain amfibi yang sudah umum kita ketahui seperti katak dan sesilia, kita bisa kenalan dengan binatang Salamander yang biasanya berkaki 4 ini. Bentuknya seperti kadal, namun Salamander memiliki perbedaan dengan hewan tersebut. Salamander memiliki kulit lembab dan termasuk ke dalam kelompok kelas amfibi. Sedangkan kadal, kulitnya bersisik dan masuk ke dalam kelompok kelas reptil.

Nah ada pun kekuatan Salamander yang luar biasa keren jika dibanding binatang lainnya di dunia ini. Yakni kemampuan untuk meregenerasi bagian atau organ tubuhnya sendiri. Mungkin, jika bagi manusia amputasi di bagian tubuh tertentu adalah mimpi buruk setiap orang dan jalan yang paling tidak ingin dilakoni, Salamander justru tidak keberatan jika ia kehilangan bagian tertentu dari tubuhnya selama itu tidak membuatnya langsung mati.

Semisal saat ekor atau kakinya putus, kehilangan sebagian otak sampai jantungnya sekalipun, mereka justru mampu MENUMBUHKAN bagian yang rusak tersebut kembali. Dilansir dari gatra.com, Parker Flowers yakni seorang peneliti di laboratorium Craig Crews berujar, “Ini meregenerasi hampir semua hal setelah hampir semua cedera yang tidak membunuhnya,”.

Salamander yang dimaksud di sini adalah yang jenisnya axolotl, di mana ciri-cirinya yakni memiliki bentuk ingsan berenda seperti rumput laut.

Sumber gambar : pinterest.com
Sumber gambar : pinterest.com

Dan, apabila saja para ilmuwan berhasil menemukan dasar genetik dari axolotl dalam kemampuannya untuk regenerasi bagian tubuh, barangkali para ilmuwan tersebut mampu menemukan cara guna membantu manusia untuk meregenerasi jaringan rusak di tubuhnya.

Nyatanya mereka tidak berhasil dikarenakan genom milik Salamander jenis ini lebih besar dari manusia 10 kali serta lebih besar pula dari binatang lainnya. Namun kini, Flowers dan rekannya telah menemukan cara cerdas untuk menghindari kompleksnya genom binatang guna setidaknya mengidentifikasi 2 gen dalam proses regenerasi. Hal tersebut telah dilaporkannya melalui jurnal eLife.

Dilansir lagi dari situs m.kumparan.com, Salamander mampu menumbuhkan bagian tubuhnya yang rusak seperti baru lagi. Bahkan ia mampu menumbuhkan dari tulang, pembuluh darah, otot, hingga saraf-sarafnya.

Adapun 3 inti penting di mana hal ini menjadi penyebab Salamander bisa melakukan regenerasi pada tubuhnya, yakni makrofag, neotony, dan Lin28a.

Makrofag berfungsi untuk meregenerasi bagian-bagian tubuh yang rusak tanpa memberikan bekas luka seperti halnya manusia. Sedangkan neotony berguna untuk mempertahankan fitur remaja sampai dewasa alias kekuatan AWET MUDA. Dan yang terakhir adalah Lin28a yang mampu untuk menyembuhkan diri Salamander muda atau belum dewasa. Karena unsur ini akan hilang jika Salamander sudah berusia tua. Uwu sekali ya para pembaca :0

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Soreane Sore