Aktivitas Membangkitkan Semangat, Menggali Kreatifitas, Menciptakan Imunitas

Aktivitas Membangkitkan Semangat, Menggali Kreatifitas, Menciptakan Imunitas 1

Berbekal peralatan seadanya, Wawan nama akrab panggilan Muhammad Endri Setyawan, laki-laki berusia 34 tahun, asal desa Kahuman, Kecamatan Ngawen, Klaten ini hampir patah semangat ketika harus menerima pil pahit, di PHK oleh Perusahaan nya tempat  ia bekerja.

Situasi pandemi covid 19 ini memang tak akan bersahabat dengan Wawan, pria yang lama menganggur ini harus kehilangan pekerjaan, sebagai sumber penghidupannya dengan keluarganya. Situasi sepertinya tak akan bisa dihindari selain harus mengalihkan ke aktivitas lain diluar pekerjaanya, yang akan membuat nya terus berkreativitas dan membuat karya-karya yang positif yang akan membuatnya semakin produktif dan tidak mengalami stagnasi.

peralatan dan bambu dimanfaatkan dengan baik (sumber gambar : dok. pribadi)
peralatan dan bambu dimanfaatkan dengan baik (sumber gambar : dok. pribadi)

Ia mencoba memanfaatkan barang atau bekas bahkan bambu-bambu yang berserakan di depan rumahnya, dengan mengubahnya menjadi karya yang bermanfaat.Pria tiga bersaudara ini memang sibuk mengisi waktu disela-sela ia sudah tak bekerja, dan bingung mau bekerja dimana.

Selain ikut kawannya  kesana kemari tak mengubah nasibnya yang terombang-ambing diterpa kahanan atau situasi yang menjeratnya. Dengan alat berupa gergaji yang dia ambil dari gudang rumahnya, ia mulai mengerjakan pekerjaan itu satu persatu, bahwa motivasi nya adalah agar tercipta energi positif dan membangkitkan imunitas dalam dirinya beserta konesitas yang baik dalam lingkup keluarganya, diantaranya ibunya yang berjualan nasi gudang setiap pagi, mengeluh mejanya rusak atau sudah tak layak pakai, atas hal tersebut Wawan semakin bersemangatnya memperbaiki meja ibunya yang akan dipergunakan untuk berjualan.

Bambu-bambu yang sedianya sudah tak dipakai, namun masih layak dimanfaatkan tersebut, ia potong dalam beberapa bagian, sesuai dengan keinginan dan tujuannya mau membuat apa.

Akhirnya dia berinisiaf memperbaiki meja ibunya yang dipergunakan untuk berjualan dengan lenauh semangat dan sukacita dibawa Terik panas sang Surya, ya menyulap meja yang tadinya rusak tak layak pakai menjadi bagus dan representatif.

kandang ayam sederhana (sumber gambar : dok. pribadi)
kandang ayam sederhana (sumber gambar : dok. pribadi)
kandang ayam yang sudah jadi (sumber gambar : dok. pribadi)
kandang ayam yang sudah jadi (sumber gambar : dok. pribadi)
(sumber gambar : dok. pribadi)
(sumber gambar : dok. pribadi)

Selain itu bambu-bambu ia sulap juga menjadi kandang ayam dengan ukuran kotak persegi panjang ukuran kira 50 cm x 100 cm. Kandang-kandang itu nantinya akan dipergunakan untuk ternak ayam maupun marmut, dan bambu-bambu yang tadinya berserakan berubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis serta nilai kegunaan.

Meja untuk mamak atau ibu (sumber gambar : dok. pribadi)
Meja untuk mamak atau ibu (sumber gambar : dok. pribadi)

Dengan penuh lelah dan tenggorokan dahaga rasanya lega apa yang sudah dilakukan Wawan ini, ia sejenak beristirahat sambil mengolah kreativitas sembari meluapkan situasi kekeselan akibat pandemi ini, yang berdampak pada kehilangan mata pencahariannya.

Apa yang dialami Wawan ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi banyak orang mengenai pentingnya spirit dan semangat membangkitkan imunitas dan kreativitas dalam rangka tetap menjaga daya tahan tubuh dari serangan virus termasuk covid 19.

Wawan hanya berharap pandemi ini akan segera berakhir, dan aktivitas biasanya yang dilakukan Wawan dikantor bisa kembali eksis. Atas apa yang dilakukan Wawan ini, memang banyak hal-hal yang menjadi penting perlu diperhatikan, bahwa hal-hal sebagaimana hikmah dibalik peristiwa apapun yang dialami dan dilakukan menjadi sebuah tolok ukur bagaimana sebuah akibat dari sebab, memberi khasanah dan konklusi yang baik.

Belajar dari sebuah arti kesabaran, keuletan, sikap dingin, dan mengontrol hati, pikiran menjadi satu kesatuan yang mengatur imunitas secara sempurna agar terbentuk jiwa raga serta pikiran yang sehat.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

boban