Aku Yang Terlupakan (Andreas Putra)


Aku Yang Terlupakan (Andreas Putra) 1

Pagi hari yang indah, kulalui dengan petualanganku menyusuri jalanan ibu kota, dengan sepeda motor kesayanganku.Aku Andreas Putra, cowok populer yang bukan hanya tampan,tapi juga terkenal karena tajir.

Sesampainya di kampus seperti biasanya,aku selalu menjadi pusat perhatian kaum hawa yang setiap saat menggilaiku.Maklum,selain tampan dan tajir aku juga menjabat sebagai kapten Tim basket kampus.

“Hai Dre, Kamu baru nyampe yah” sapa Jasmin

“Kamu liat sendirikan,gue baru nyampe” jawabku sedikit ketus

” Iya sih gue tau,eh Dre kamu hari ini ada tanding basketyah?” tanya Jasmin penasaran

“Kalo iya kenapa?”

“Nggak apa-apa,pengen dukung ajah”

“Oh pengen dukung gue yah ?.Kalo mau dukung gue,mendingan kamu sekarang beli minuman buat gue nanti” Andreaspun langsung meninggalkan Jasmin yang sudah siap menuruti keinginan Andreas .

Jasmin adalah salah satu perempuan dari sekian banyak perempuan yang tergila-gila pada Andreas.Dia rela melakukan apapun demi Andreas, walaupun sebenarnya Jasmin tau Andreas hanya memanfaatkannya, tapi dia tidak peduli.

Pertandingan basketpun sudah di mulai,suara riuh para penonton di tribun semakin terdengar nyaring setelah Andreas berhasil mencetak Three-point.Skorpun terus berubah dan Tim basket Andreas unggul skor lumayan jauh.

“Andreas…..Andreas…..Andreas” itulah suara gemuruh penonton di tribun yang sebagian besar adalah kaum hawa,termasuk Jasmin si cewek halu yang paling semangat mendukung Andreas.

Keringat yang sudah membasahi dihampir setiap jengkal tubuhnya,semakin membuat badan Atletisnya semakin mempesona dimata kaum hawa yang mensupportnya di tribun.

Andreas dan timnyapun berhasil memenangkan pertandingan siang ituh.Suasanapun semakin riuh oleh para penonton yang di dominasi oleh kaum hawa.Mereka berlarian turun dari tribun seolah tidak sabar untuk memberikan selamat kepada Andreas.

“Selamat ya Dre kamu keren banget.Oh ya,nih minumannya dan ini handuk buat kamu” Jasmin langsung memberikan minuman dan handuk kecil kepada Andreas.

“Thanks yah”

“Sama-sama” Jawab Jasmin dengan wajah penuh kebahagiaan.

Seperti sudah di sebutkan tadi,Jasmin si cewek halu rela melakukan apa saja untuk mendapatkan simpati dari Andreas.Ucapan terima kasih yang di ucapkan Andreas,menurut Andreas itu sesuatu yang biasa dan tidak ada yang istimewa.Tapi tidak menurut Jasmin, ucapan terima kasih yang di ucapakan oleh Andreas dia anggap sebagai peluang untuk terus mendekati Andreas.

#########

Tidak terasa akhir pekan sudah ada di depan mata.Malam minggu yang sudah di tunggu-tunggu oleh Andreas, bukan karena ada janjian ngedate sama sesorang.Tapi karena malam ini Andreas siap menerima tantangan dari Niko, sahabat lamanya di SMA yang selalu menjadi rivalnya.

” Apa taruhannya kalo gue menang di balapan ini?”tanya Andreas kepada Niko

” Sebenarnya gue di balapan ini nggak mau taruhan barang atau uang,gue mau taruhan yang lain.”

Jawaban dari Niko membuat Andreas semakin bertanya-tanya”apa yang mau di pertaruhkan kalo bukan barang atau uang” setidaknya itulah yang ada dalam benak Andreas.

“Kalo bukan barang atau uang,apa yang akan kita pertaruhkan?”tanya Andras yang terlihat masih bingung.

“Jasmin” Sambil menunjuk kearah Jasmin,Niko ingin Jasminlah yang akan menjadi bahan taruhan mereka.

“Gue mau jasmin yang jadi taruhannya,siapa yang jadi pemenangnya,dialah yang berhak menjadi kekasih Jasmin,sedangkan yang kalah harus menjauhi Jasmin”.

Walau sedikit terkejut,Andreas sebenarnya tidak heran kalo Niko sangat menginginkan Jasmin,Karena dari semenjak SMA Niko sudah menyukai Jasmin.Tapi sayangnya Jasmin lebih ngejar-ngejar Andreas di bandingkan Niko,Walapun sebenarnya Andreas juga ogah dekat sama Jasmin.

“Gue setuju” Andreas terpaksa menyetujui taruhan ituh,walau sebenarnya Andreas tidak menyukainya.Bukan karena Andreas tidak rela Jasmin jatuh ketangan Niko, tapi agak sebel ajah kenapa Jasmin yang jadi taruhan.karena menurut pikiran Andreas Jasmin bisa jadi besar kepala karena menjadi bahan rebutan.

“Ayo Nik,loh pasti bisa kalahin Andreas” Celetuk salah satu pendukung Niko yang di ikuti juga oleh pengikut Andreas.”Ayo Andreas kamu pasti bisa menang”.

“Dre tenang ajah yah,aku selalu dukung kamu ko walau nanti Niko yang jadi pemenangnya” dukungan yang di berikan Jasmin sebenarnya tidak di anggap oleh Andreas.Karena bagi Andreas, harga dirinya di atas segalanya tidak ada dalam kamusnya Andreas harus kalah sama Niko.

Sebenarnya Andreas punya tujuan lain kenapa dia mau menerima tantangan Niko untuk balapan dan Jasmin sebagai taruhannya.Andreas tau kalo Niko dari dulu sangat menginginkan Jasmin sebagai kekasihnya,Andreas menganggap inilah saatnya dia memberikan kekalahan telak kepada Niko.Selain dia bisa mengalahkan Niko di arena balap, Andreas juga bisa mengalahkan Niko karena berhasil mendapatkan Jasmin.Walau sebenarnya Andreas tidak menyukai Jasmin,Jasmin hanya di jadikan alat untuk menyakiti Niko.

“Andreas semangat demi gue” ucap Jasmin memberi dukungan

“Pede banget tuh cewek,emang gue balapan demi dia” itulah yang ada di benak Andreas saat ituh.

Deru bising suara knalpot motor terus memecah keheningan malam, di tambah asap yang timbul dari gesekan ban yang menambah suasana malam itu semakin memacu Adrenalin.

Sesaat kemudian seoarng perempuan dengan berpakaian seksi berdiri di tengah-tengah lintasan dengan sehelai kain warna merah di tangannya.Begitu kain merah ituh di terbangkan,sang kuda besipun langsung melaju dan menghilang dari pandangan mata.

Laju motor yang berkecepatan tinggi terus membelah keheningan malam.Mereka terus memacu adrenalin,mereka silih berganti memimpin balapan.Andreas dan Niko terus melajukan motornya dengan kecepatan tinggi,setiap tikungan yang berusaha mempersulit laju mereka,mereka lewati dengan mudahnya.

Setelah perjuangan yang bertaruh nyawa, Andreaspun berhasil mengalahkan Niko dan memenangkan pertandingan tersebut.Jasmin sigadis halupun langsung melompat kegirangan dan segera menghampiri Andreas yang masih berada di atas motornya.

“Andreas,gue tau kamu pasti yang akan jadi pemenangnya,karena kamu pasti nggak relakan kalo Niko sampe dapatin gue” Ucap Jasmin penuh semangat sambil memeluk Andreas.

Andreas sebenarnya ingin menolak saat Jasmin memeluknya,tapi karena pada saat itu Niko sedang melihat kepadanya,Andreaspun mengurungkan niatnya. Karena dia pikir inilah kesempatan dia untuk mengalahkan Niko secara telak.

Dan terbukti ,terlihat ekspresi kemarahan dari raut wajah Niko. “rasainloh”ledek Andreas dalam pikirannya.

##################

Nyamannya suasana di pagi itu,terganggu oleh berita yang akan membuat hidupku berubah.Di pagi itu aku melihat ada beberapa polisi yang membawa Papaku, di depan rumah juga aku melihat Mamah dan adikku sedang menangis.

“Mam apa yang terjadi,kenapa papah di bawa ke kantor polisi” aku berusaha mencari tau apa yang sedang terjadi.

“Dre papamu di tuduh membunuh dan merebut perusahaan temannya papah dan sekarang ahli warisnya melaporkan papah atas tuduhan pembunuhan dan penipuan” sambil terisak mamahku menjelaskan kasus yang sedang di alami papahku.

“Nggak mungkin mah,ini pasti bohong,papah nggak mungkin membunuh dan merebut perusahaan orang,aku nggak percaya mah” aku masih belum percaya dengan apa yang sudah terjadi.Mamah berusaha untuk menenangkanku dan adikku, tapi tetap saja ini terasa seperti mimpi buruk dan aku berusaha untuk menghibur diriku sendiri kalo semua itu hanya mimpi.Aku tidak siap dengan kenyataan ini,kamipun saling berpelukan pagi itu.

Setelah hampir satu bulan,pengadilan akhirnya memutuskan papahku bersalah dan di jatuhkan hukuman seumur hidup karena di anggap melakukan pembunuhan berencana.

Semenjak peristiwa itu hidupku terasa seperti di neraka,aku yang terbiasa hidup mewah sekarang justru nggak punya apa-apa,yang aku punya sekarang hanya sepeda motor kesayangku yang aku berusaha pertahankan.

Hinaan dan cacian dari teman-temanku di kampus sudah tidak asing lagi di telingaku.Aku yang dulu di puja sekarang dihina,bahkan jasmin yang dulu mengejar-ngejar aku sekarang menjauhiku dan malah menerima Niko yang jelas-jelas pernah dia tolak mentah-mentah.

Kulajukan Sepeda motorku yang entah akan kemana ,aku tidak punya tujuan.Yang aku pikirkan hanya pergi dari dunia ini dan meninggalkan semua kenangan yang pernah aku alami.

Aku terus melajukan motorku dengan begitu cepat,aku tidak peduli dengan apa yang akan terjadi.Sampai akhirnya kejadian mengerikan terjadi padaku,aku di tabrak sebuah mobil dari arah yang berlawanan, badanku terpental dengan begitu keras.

Aku tidak ingat sudah berapa lama aku terbaring di rumah sakit.Tapi menurut mamahku,aku mengalami koma dan sudah hampir satu bulan aku tidak sadarkan diri.

“Tapi….apa yang sudah terjadi padaku,kenapa kakiku tidak terasa” betapa terkejutnya aku,saat kubuka selimut yang menutupi kakiku, kakiku sudah di amputasi .Tubuhku tiba-tiba lemas ,kecewa, sedih,marah semua bercampur aduk dalam pikiranku.

Aku tidak tau apa yang akan terjadi pada kehidupanku,yang aku pikirkan hanya masadepanku,pergaulanku,bagaimana dengan hinaan orang kepadaku.Ya Tuhan aku tau aku bukan orang baik,aku sudah menyianyiakan masa mudaku,yang aku pikirkan hanya bagaiaman bersenang-senang,aku jarang berbuat baik.Tapi ya Tuhan,aku tidak menyangka hukuman yang kau berikan terlalu menyedihkan buatku.

Orang-orang yang dulu memujaku sekarang berbalik menghinaku,mereka menyebutku anak pembunuh,ditambah sekarang aku cacat.Perbuatanku yang dulu sering menyombongkan diri sekarang kena batunya,tak ada lagi yang mau menyapaku.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Anwar

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap