Alasan Kamu Perlu Rutin Melakukan Eksfoliasi

Alasan Kamu Perlu Rutin Melakukan Eksfoliasi 1

Di artikel sebelumnya eksfoliasi merupakan tahapan penting untuk mendapat kulit wajah yang sehat dan berseri. Eksfoliasi adalah proses menghilangkan sel kulit mati yang menumpuk pada permukaan wajah menggunakan bahan kimia, zat yang bertekstur kasar (physical exfoliator) atau bantuan alat tertentu guna mempercepat regenerasi kulit yang lebih sehat.

Jika kalian pernah melakukan scrub untuk wajah maupun badan dirumah, ini termasuk physical exfoliator karena memiliki tekstur yang kasar dengan tujuan mengangkat sel kulit mati. Penelitian terbaru mengemukakan, penggunaan eksfoliator dengan jenis ini tidak saja mengangkat sel kulit mati tapi juga berpotensi menyebabkan iritasi karena teksturnya yang terlalu kasar untuk kulit wajah. Atau jika pernah melakukan facial kalian akan mendapati komedo diangkat secara paksa menggunakan alat tertentu dan tekanan dari therapist, metode ini juga dianggap tidak pas karena selama proses ekstraksi memungkinkan pembuluh kapiler pada wajah pecah sehingga menyebabkan luka di lapisan dermis, maupun bekas kemerahan yang membuat kulit wajah  lebih sensitif.

Alasan Kamu Perlu Rutin Melakukan Eksfoliasi 3
Lalu, apa itu chemical exfoliator?

Dengan perkembangan pasar yang pesat, banyak merek skincare mulai memperkenalkan produk eksfoliator berbahan dasar kimia yang aman untuk dipakai sehari-hari dirumah. Memiliki fungsi yang sama, yaitu membantu mengangkat sel kulit mati dari lapisan epidermis dan dermis namun dengan cara yang lebih aman karena menggunakan turunan asam dari bahan-bahan yang sudah diuji klinis di laboratorium, kalian bisa mendapatkan manfaat maksimal dari penggunaan chemical exfoliator dibanding dua metode sebelumnya.

Pada produk, nama chemical exfoliator lebih awam disebut dengan AHA (Alpha Hydroxy Acid) atau Glycolic Acid, Lactic Acid, dan Mandelic Acid serta BHA (Beta Hydroxy Acid) atau Salicylic Acid, Betaine dan turunannya Benzoyl Peroxide. 

contoh produk yang menggabungkan dua jenis chemical exfoliator yaitu AHA dan BHA
contoh produk yang menggabungkan dua jenis chemical exfoliator yaitu AHA dan BHA
Apa perbedaan AHA dan BHA?

Secara umum AHA memiliki ukuran molekul lebih besar sehingga efektif untuk membersihkan lapisan kulit paling atas (epidermis) dan dianggap lebih aman untuk kulit sensitif namun tidak cukup untuk jenis kulit berminyak dan acne prone, yang bisa diatasi dengan penggunaan BHA dengan molekul lebih kecil bisa menyerap hingga lapisan dermis dan beberapa turunan BHA diklaim bisa menembus lapisan hipodermis. Masing-masing zat terus dikembangkan agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna namun juga tetap dalam batas aman, maka dari itu muncul lah zat PHA (polyhydroxy acid) yang dinilai lebih efektif dari AHA untuk mengatasi jerawat namun sama amannya untuk jenis kulit sensitif serta LHA (lipo hydroxy acid) yaitu turunan dari BHA.

Jadi, harus pilih produk AHA, BHA, PHA, atau LHA?

Saat memilih produk, saya sarankan kenali terlebih dahulu jenis kulit apakah berminyak, kering, atau kombinasi? Setelah itu perhatikan kondisi kulit saat berencana menggunakan eksfoliator, apakah sedang berjerawat, radang, sensitif atau mengidap penyakit kulit lainnya? Sekarang ini banyak sekali produk kecantikan yang sudah menggabungkan beberapa eksfoliator dalam satu produk sehingga memudahkan kita untuk menggunakan. Saran saya, pendekatan yang bijak untuk menggunakan chemical exfoliator selalu mulai dari dosis rendah, paling gentle, lakukan perlahan dan pastikan kulit selalu terlindungi dari sinar matahari ya.

Nah, itu tadi penjelasan mengapa kalian perlu melakukan eksfoliasi dan pilih jenis eksfoliasi yang paling tepat, kuncinya ada di konsisten, sabar, dan terus cari referensi atau berkonsultasi dengan orang yang tepat ya. Di artikel selanjutnya saya akan membantu kalian menyadari jenis dan kondisi kulit agar bisa mencari dan mempelajari ingredients dari setiap produk yang sesuai dengan kebutuhan.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Vegys Gultom