Alasan Mengapa Lebih Suka Curhat Pada Sahabat ketimbang Pasangan


Alasan Mengapa Lebih Suka Curhat Pada Sahabat ketimbang Pasangan 1

Apakah kamu saat ini merasa, atau pernah mendengar curhat teman-teman kamu tentang rasa terbuka yang besar terhadap sahabat daripada pacar sendiri? Idealnya satu pasangan saling terbuka satu sama lain. Tujuannya untuk memberikan dukungan emosional dan menjalin keterbukaan diantara mereka berdua. Tapi pada kenyataannya, tidak semua pasangan lebih terbuka pada pasangannya ketimbang sahabat sendiri. Mereka lebih nyaman memberikan semua isi hati mereka kepada sahabat dari pada pacar atau pasangannya.

1. Laki-laki lebih cenderung untuk mendengarkan

Dalam suatu proses komunikasi, laki-laki cenderung mendengarkan keluhan dan cerita perempuan dari pada menyampaikan isi hatinya. Istilah “karena perempuan ingin dimengerti” menjadi satu alasan bagi laki-laki untuk menyediakan telinganya sebagai pendengar sejati bagi kaum perempuan.

2. Laki-laki identik dengan kebijaksanaan dan kepemimpinannya.

Tidak dipungkiri bahwa laki-laki identik dengan kepemimpinan serta bijaksana dalam memberikan solusi. Padahl belum tentu juga ya, tapi mau tidak mau Ketika bersama dengan perempuan, laki-laki lebih bertindak sebagai pemimpin yang seolah mampu menyelesaikan dan menjawab persoalan-persoalan curhatan perempuan.

3. Laki-laki akan curhat dengan teman sesama laki-laki.

Tidak ingin dianggap lemah oleh perempuan, laki-laki akan menyampaikan isi hatinya kepada teman sesame teman laki-laki. Dimana mereka memiliki kesamaan prinsip dan karakter. Dalam hal ini laki-laki merasa tidak merasa dihakimi apabila menyampaikan keluh kesahnya kepada sesame laki-laki. Penelitian di India menyebutkan juga bahwa bagi seorang laki-laki, persahabatan antar laki-laki lebih abadi dibandingkan dengan percintaan.

Sebaliknya, perempuan juga tidak selamanya lebih terbuka pada pacar atau pasangannya dibandingkan dengan teman atau sahabatnya. Entah itu laki-laki atau perempuan. Curhatan perempuan berbeda dengan laki-laki. Jika laki-laki cenderung curhat pada sesame laki-laki, sebaliknya perempuan curhat bisa pada perempuan atau juga pada laki-laki. Biasanya hal berikut membuat perempuan leih terbuka pada sahabatnya dibandingkan pacarnya.

1. Tidak Merasa Aman

Perempuan memiliki hati yang sangat lembut dan sensitif. Sehingga perempuan akan benar-benar menjaga apa yang harus disampaikan dan tidak. Apalagi Ketika perempuan memiliki pasangan yang penuh logika, maka perempuan akan memilih setiap kata-kata yang disampaikan kepada pasangannya. Bukan karena perempuan ingin mneyembunyikan sesuatu, tetapi perempuan tersebut memilih waktu yang tepat untuk menyampaikan isi hatinya.

2. Takut Dinilai

Masih berhubungan dengan rasa tidak aman tadi, meskipun sudah diketahui bahwa perempuan itumemiliki hati yang sensitif, perempuan juga ingin menunjukkan bahwa dia kuat. Hal ini disebabkan karena perempuan punya pengalaman yang membuat dia trauma untuk dinilai atau dihakimi oleh pasangannya.

3. Takut pada Risiko

Begitu besarnya rasa cinta seorang perempuan pada pasangannya sehingga takut terjadi pertengkaran dan berdampak buruk pada hubungan. Misalkan apabila perempuan menyampaikan keluh kesah tentang rekan kerja pada pasangannya, apabila itu terjadid berulang kali,perempuan kuatir akan marahi, atau pasangan merasa bosan mendengar keluhan, sehingga dia menyimpan sendiri atau menyampaikan kepada sahabat yang rendah risiko. Tentu kondisi ini tidaklah baik karena perempuan akan selalu merasa terancam didalam hubungan tersebut.

Memang antara laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan dalam memberikan respon. Benar tidaknya masing-masing orang tahu alasan mengapa lebih terbuka pada sahabat daripada pasangannya. Meskipun tidak semua orang demikian. Namun, hidup ini adalah proses belajar. Belajar memahami orang lain dari sudut pandang orang tersebut, bukan dari sudut pandang kita saja. Dengan begitu niscaya kita akan menjalin satu hubungan yang manis bersama pasangan kita.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Bawang Merah

   

Seorang yang menumpahkan kekesalan, sedih, amarah, bahagia dan rasa syukur dengan menulis. Menulis adalah teman suka duka. Juga seorang Konselor Menyusui, Pegiat Anak, dan peduli dengan seputar anak.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap