Alasan Mengapa JAV Punya Judul Nyeleneh & Memakai ‘Kode Nuklir’

kode nuklir

– Dunia pornografi agaknya bisa diasumsikan terbagi menjadi dua segmentasi, yakni pornografi yang hadir dari negara-negara barat dan pornografi yang berasal dari .

Kenapa porno Asia (yang resmi) hanya eksis dari ?

Hal tersebut tentunya dikarenakan memiliki serangkaian hukum soal pornografi yang bisa dibilang lebih terbuka daripada negara-negara Asia lainnya.

Jika berbicara soal pornografi , pasti pikiran kotormu akan langsung teringat kepada . merupakan singkatan dari Japanese Adult Video atau video dewasa jika diterjemahkan secara literal.

Yang membedakan dengan porno barat tentu tidak hanya sekadar diperankan orang , namun cenderung ditujukan untuk memenuhi fetish atau fantasi-fantasi seksual para konsumennya.

Tidak ketinggaan, salah satu karateristik unik yang juga membedakan dengan porno lain adalah pendistribusiannya yang lebih terorganisir.

Satu hal kocak yang cukup menonojol dari berbagai yang mungkin telah kamu sadari adalah banyak dari mereka menggunakan judul-judul video yang aneh, kocak, terdengar seperti pantun, bahkan terkadang sangatlah panjang hingga menjelaskan keseluruhan plot video pornonya sendiri.

Baca juga  Tahukah Kamu, Kenapa Botol Minuman Yakult Berukuran Kecil ? Inilah Alasannya

Tidak ada alasan khusus memang terkait penjudulannya yang nyeleneh tersebut, selain sebagai clickbait yang dimana setidaknya cukup efektif agar orang-orang terfokus pada tersebut saat berselancar di website nakal.

I Can’t Stop Mating With A Daughter-Savvy Daddy-Active Girl Who Waters A Rich Father — MIDE-755

If You Can Endure That Terrible Tech, Satomi Yuria Will Give You Raw Creampie Sex! WANZ-932

Private Tutor Who Won’t Teach Anything But Dirty Words in Portuguese EBOD-240

The Younger Sister of That Ultra Famous Reggae Dancer — DVDES-602

Jika mengacu pada regulasi yang dikeluarkan oleh Eirin selaku regulator dari film-film yang rilis di , selama judul-judul tersebut tidak menyinggung hal-hal yang melanggar hukum , salah satunya seperti wajib menghindari judul yang mengsugestikan pornografi di bawah umur.

Hal ini mau tidak mau membuat banyak studio pornografi membuat hal yang lebih kreatif dengan menghadirkan judul-judul nyeleneh atau menggunakan konotasi lain, contohnya seperti “High School Student” diganti menjadi “Student” saja, karena bisa saja konotasi tersebut mengacu pada pelajar jenjang kuliah yang sudah di atas 18 tahun.

Baca juga  5 Anime Terbaik Berkonsep Perjalanan Waktu

Video dengan judul-judul nyeleneh tersebut mungkin akan sedikit lebih merepotkan saat dicari di Google.

Hal ini mengingat bahwa Google sendiri cenderung mengeluarkan hasil kosong jika melakukan pencarian dengan keyword panjang, kecuali jika pencariannya sama persis dengan judulnya. Maka dari itu, banyak penikmat mencari video favoritnya melalui sebuah ‘’.

Tentu bukan kode untuk meluncurkan nuklir sungguhan, melainkan sebuah kode sebagai identifikasi suatu karya JAV.

Jika melihat dari regulasi yang dikeluarkan oleh Recording Industry Association of Japan (RIAJ), karya-karya yang hadir dalam bentuk CD, DVD hingga Blu-Ray memiliki nomor dan kode katalognya, dimana biasanya dimulai dengan 4 huruf akronim yang mengacu pada label atau studio pembuatnya, diikuti dengan angka yang menjelaskan produksi yang keberapa di bawah label tersebut.

Baca juga  TeamViewer, Sponsor Jersey Manchester United, dan Kasus Videotron Porno JAV di Jakarta

Karya JAV sendiri tidak termasuk dalam RIAJ, namun nampaknya ‘’ tersebut juga digunakan untuk identifikasi serupa, serta memudahkan para penikmatnya mencari video-video favoritnya tanpa perlu memasukkan judul-judul nyelenehnya yang panjang di mesin pencarian seperti Google.

Berbagai ‘’ tersebut secara tidak langsung juga membuat para penikmatnya mengenali studio ataupun brandnya.

Perlu diketahui bahwa tiap studio biasanya memiliki ciri khas atau serangkaian series yang membuatnya populer, sehingga kamu yang punya fetish tertentu bisa saja menemukan JAV dari studio yang sama karena genre tersebut merupakan keahlian mereka.

Jika kamu suka cosplay seperti penulis, maka saya sarankan untuk mengecek karya-karya besutan studio Moodyz.

Itulah alasan mengapa JAV menggunakan judul nyeleneh dan ‘’.

Pada akhirnya bisa disimpulkan bahwa industri JAV sendiri merupakan bagian dari industri kreatif terlepas dari sajian utamanya sebagai pemenuh hasrat seksualitas.

Semoga informasi yang agak random ini berguna untukmu ya! Terimakasih sudah membaca !

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Moonlight