Alasan Orang Introvert Sering Menolak Tawaran Kumpul Bersama Teman atau Keluarga Besar

Alasan Orang Introvert Sering Menolak Tawaran Kumpul Bersama Teman atau Keluarga Besar

Beberapa dari kita mungkin pernah memiliki seorang teman, saudara, atau bahkan pasangan yang sangat sulit untuk diajak berkumpul bersama.

Menolak tawaran untuk kumpul bareng tanpa disertai alasan yang jelas, seringkali mereka lakukan.

Mungkin ini yang harus kita pahami dari kepribadian mereka. Kepribadian introvert yang membuat teman, saudara, atau pasangan kita tersebut merasa lebih nyaman untuk tidak terlalu sering bergabung dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Bukan karena tidak suka, mereka justru menyukai berinteraksi dengan orang lain, tapi ada beberapa alasan mengapa orang introvert sering menolak ajakan untuk kumpul bareng. Berikut beberapa alasannya.

1. Merasa Lelah Berinteraksi dengan Orang Lain

Alasan Orang Introvert Sering Menolak Tawaran Kumpul Bersama Teman atau Keluarga Besar

Salah satu alasan mengapa orang introvert sulit untuk diajak kumpul adalah karena mereka merasa lelah untuk berinteraksi dengan orang banyak.

Setelah seharian penuh beraktivitas dan bertemu dengan berbagai macam orang, si introvert akan merasa bahwa energinya akan terkuras.

Baca juga  Cara Sederhana Membahagiakan Orang Tuamu

Hal ini terjadi karena bagi orang yang memiliki kepribadian introvert, mengobrol dengan banyak orang adalah suatu hal yang melelahkan.

Seperti layaknya gadget yang butuh untuk dicharge setelah seharian digunakan, orang introvert juga butuh mengisi daya energinya untuk kemudian beraktivitas kembali.

Mengisi daya ini biasa mereka lakukan dengan menyendiri. Melakukan kegiatan yang jauh dari banyak orang.

Sejenak menghindari orang banyak dan memilih aktivitas sendirian seperti membaca buku, menonton film, atau bahkan hanya diam sendiri di kamarnya.

2. Lebih Memprioritaskan Kualitas Daripada Kuantitas

Alasan Orang Introvert Sering Menolak Tawaran Kumpul Bersama Teman atau Keluarga Besar

Bagi seseorang yang memiliki kepribadian introvert bertemu dengan satu dua orang yang sudah akrab akan lebih nyaman daripada bertemu dengan banyak orang tetapi hanya beberapa saja yang akrab.

Baca juga  Si Pemikir Keras, Introvert

Jika bertemu dengan orang banyak, tidak menutup kemungkinan bahwa kita perlu mengobrol dengan banyak orang pula.

Pada kondisi tersebut, mau tidak mau seseorang yang introvert akan dituntut untuk berbicara atau bahkan menyamakan obrolan dengan orang di sekitarnya.

Jika dalam pembicaraan tersebut ditemukan kecocokan, obrolan akan berlanjut.

Tetapi jika tidak, obrolan tersebut hanya akan menjadi sekadar formalitas untuk mencairkan suasana.

Hal inilah yang umunya dihindari saat kumpul bareng orang banyak. Merasa tidak nyaman dan ingin rasanya kabur dari perkumpulan tersebut.

3. Tidak Siap Mendengar Pendapat Orang Lain Tentang Dirinya

Alasan Orang Introvert Sering Menolak Tawaran Kumpul Bersama Teman atau Keluarga Besar

Sesekali orang yang introvert mencoba untuk berkumpul dengan banyak orang. Mencoba hal yang jarang ia lakukan.

Tapi karena jarang itulah ketika pertama kali melakukannya akan sedikit aneh. Mental harus siap mendengar sambutan orang-orang yang berkata “Wah baru keliatan, ke mana saja selama ini?” atau mungkin “Tumben ikut kumpul”.

Baca juga  Tips Mengelola Keuangan Bagi Pasangan Baru

Kesan pertama yang nantinya pasti membuat tidak nyaman. Ini bukan berarti menyalahkan orang lain dan juga menyalahkan diri sendiri.

Hanya saja sulit untuk mengkondisikan situasi sesuai dengan keinginan. Salah satu hal yang nantinya menjadi pelabuhan terakhir adalah kembali menolak.

Mencoba tetap pada zona nyaman dan berhenti memaksa diri pada hal yang membuat badmood dan berujung tidak produktif.

Sulit memang memahami karakter orang lain, apalagi menghadapi perbedaan karakter.

Tetapi, ada hal yang masih bisa kita lakukan jika kita tidak bisa memhami ataupun mengendalikan situasi yang terjadi.

Hal itu adalah ‘menghargai’, menghargai bagaimana tiap-tiap orang memiliki cara sendiri untuk bahagia. 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Melinia Diyas Pramesti