Anak top-up 800 ribu di Indomaret, wajarkah nominal tersebut?


Anak top-up 800 ribu di Indomaret, wajarkah nominal tersebut? 1

Viralnya video orang tua yang memarahi kasir Indomaret di berbagai media sosial karena memperbolehkan anak kecil membeli voucher game senilai 800 ribu menuai perbincangan netizen dengan mayoritas pendapat yang membela kasir tersebut. Lantas, wajarkah nominal yang notabenenya terlalu besar untuk anak kecil tersebut dipergunakan untuk permainan online?

Beberapa permainan online menawarkan berbagai kustomisasi yang bisa diberikan kepada karakter yang player mainkan, mulai dari kostum yang memberikan keuntungan kepada player yang menggunakannya hingga yang hanya memberikan nilai estetika semata. Beberapa game juga memberikan opsi membayar untuk mempercepat laju permainan agar player tidak usah lama menunggu karakternya berkembang.

Dengan banyaknya pilihan smartphone yang ada, mayoritas masyarakat kini sudah memiliki smartphone mereka masing-masing. Hal itu membuat developer game online berbondong-bondong untuk membuat game di smartphone yang dapat diunduh secara gratis.

Disisi lain, banyak developer game memberikan opsi membayar untuk mempermudah game tersebut atau biasa disebut pay to win. Biaya yang dibayar oleh player menjadi salah satu sumber pemasukan bagi developer game untuk menutup biaya modal dan pemeliharaan server.

Pendapat gamer terkait game yang bersifat pay to win dan video viral

Dzulfikar Rabbani, mahasiswa Sekolah Tinggi Bahasa Asing Bandung yang memiliki hobi bermain game online mengatakan bahwa game yang bersifat pay to win membuat pengalaman bermain game tersebut tidak menyenangkan. Hal tersebut dikarenakan player yang memiliki uang akan mendapat kemudahan dan player yang tidak membayar apapun akan merasa kesusahan.

Aku lebih memilih untuk membayar game secara penuh dan mendapat semua konten yang ada didalam game dibandingkan bermain game gratis yang didalamnya harus terus membayar untuk mempermudah permainan,” ujar Dzulfikar yang akrab dipanggil Jul.

Jul juga memberi pendapatnya mengenai video orang tua yang memarahi kasir Indomaret. Menurutnya, hal tersebut tidak seharusnya terjadi karena melayani pelanggan memanglah tugas kasir. Mengeluarkan 800 ribu untuk game online juga terlalu berlebihan karena bisa digunakan untuk hal lain yang lebih penting.

Yang menjadi perhatian adalah bagaimana orang tua kecolongan uang yang bernominal cukup banyak tersebut dan tidak menyadarinya,” tutup Jul.

Mengeluarkan uang di game online hanya menghamburkan uang

Pendapat lain muncul dari mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, Muhammad Rizky Bagus. Bagus yang juga gemar bermain game online mengatakan bahwa mengeluarkan uang untuk mempermudah permainan tidaklah menyenangkan dan terasa seperti menghamburkan uang. Sama seperti pernyataan Dzulfikar, Bagus lebih memilih untuk membeli game dan mendapat seluruh kontennya.

Iya jadi mending bayar tapi jelas dapetnya apa aja daripada terus-terusan ngeluarin uang buat sesuatu yang enggak pasti juga hasilnya,” kata Bagus.

Menurut Bagus, mengeluarkan 800 ribu untuk game online terlalu berlebihan. Uang dengan nominal tersebut bisa ditabung untuk kebutuhan nanti kedepannya.

Kalau punya 800 ribu sih mending ditabung dulu aja daripada langsung dihabisin semuanya buat game online, hitung-hitung latihan nabung buat masa depan juga kan hehe,” pendapat Bagus.

Untuk sikap Bagus sendiri untuk tindakan orang tua yang memarahi kasir Indomaret merupakan tindakan yang tidak pantas untuk dilakukan, apalagi dipublikasikan ke khalayak. Namun, dengan adanya video tersebut masyarakat bisa paham bahwa permainan online sudah berdampak ke masyarakat umum.

Sejatinya orang tua harus bertanggung jawab dengan apa yang mereka berikan kepada sang anak. Karena ketika mereka memberikan smartphone kepada anak maka dia dapat mengakses dunia luar dengan bebas. Maka dari itu, orang tua harus lebih bijak dalam menghadapi fenomena ini” pungkas Bagus sembari mengakhiri perbincangan.

Kesimpulannya adalah beberapa orang merasa bahwa mengeluarkan untuk game online hanyalah menghamburkan uang. Kesenangan orang memang berbeda-beda, tetapi sebelum mengeluarkan uang untuk game online cobalah pikirkan uang dengan nominal tersebut bisa dipakai untuk apa saja. 


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Thalib Rabbani

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap