Andaikan Kita Tidak Pernah Berjuang

Andaikan Kita Tidak Pernah Berjuang 1

Kita semua pernah berjuang dalam kehidupan ini demi hidup yang lebih baik. Kita senantiasa memperbaiki diri setiap harinya. Akan tetapi apakah kita sadar jikalau kita tidak pernah melakukan semua itu ?

Andaikan kita tak pernah berjuang mungkin hidup tak pernah menjadi se-sempit ini dan membuat terjadinya banyak masalah. Berjuang selalu saja membuat kita berada dalam masalah yang baru tapi dengan kondisi yang berbeda-beda. Butuh perjuangan untuk perubahan yang membuat hidup kita menjadi bernilai.

Andaikan kita tak pernah berjuang tentu saat ini kita masih ada dalam zona nyaman sambil menikmati hidup yang biasa saja. Kita selalu saja menikmati berjalannya hari dengan kondisi yang sama. Tapi berjuang membuat kita melelahkan rasa, menaruh rahasia, ada banyak kejutan yang mungkin kita dapatkan di masa depan.

Andaikan kita tak pernah berjuang tentu tidur akan terasa nyaman, tapi bukan nyaman karena kepuasan namun nyaman karena kasurnya yang empuk dan pandangan yang lekat menatap langit-langit rumah dengan angan-angan menembus atap sambil mengawang-awang.

Andaikan kita tak pernah berjuang mungkin dompet yang kosong tak pernah menjadi musuh, perut lapar tak pernah membuat kita sadar dan selalu diremehkan tak pernah membuat kita menjadi insaf. Tapi dengan berjuan  membuat kita yakin bahwa harus ada perut yang dikenyangkan, masih ada dompet yang harus diisi tebal-tebal, dan perasaan marah jika direndahkan. Hal ini membuat kita berusaha lebih baik lagi.

Andaikan kita tak pernah berjuang tentu nilai kuliah seadanya tak pernah menjadi beban, amarah dosen tak pernah jadi perhatian dan teman yang sukses lebih dahulu tak pernah bisa menjadi cambukan. Tapi dengan berjuang kita dapatkan keyakinan diri bahwa kita bisa meraih hal yang sama, kesuksesan yang sama, gelar yang sama dan bahkan kita menjadi yakin bahwa suatu hari nanti kita juga akan di wisuda.

Pada akhirnya berjuang akan membuat kita menjadi puas jika berjuang untuk diri kita dan semua orang lalu merasakan begitu banyak perjuangan yang telah kita tinggalkan di belakang. Akhirnya berjuang memang tidak selalu menceritakan hasil yang manis, piala yang banyak, pujian yang melenakan, dan uang yang datang dan pergi tapi berjuang selalu saja membuat nafas kita akan menjadi semakin lega dengan beban yang sudah terasa semakin ringan di pundak yang terasa semakin lelah.

Akhirnya berjuang membuat mata kita enaknya dipejam saja merasakan lelahnya dunia tapi dengan semua rasa kepuasan di hati dan membuat kita berterimakasih pada diri sendiri

“Terimakasih sudah berjuang dengan sepenuh hati”. Berterimakasih untuk diri sendiri yang sudah sabar dalam lelahnya melewati hari-hari. Pada akhirnya berjuang akan membuat kita menjadi puas, merinding dan tak sadar menitikkan air mata. Berharap kita akan mencobanya lagi nanti, dengan perjuangan yang lebih besar lagi.

Berjuang akan membuat kita mengingat kembali perjalanan jauh yang sudah kita lewati selama ini untuk sampai di titik ini. Mengingatkan kita betapa banyak rasa lelah, kesakitan, kelaparan yang sudah kita alami yang akan selalu mengingatkan kita dimanapun berada untuk selalu kuat menjalani hidup ini.

Berjuangan akan membuat kita tak pantang menyerah, dan selalu menjadi rendah hati dan berusaha untuk bersikap kuat ketika berhadapan dengan apapun masalah.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.