Aneh, Bagaimana Bisa Orang Bermimpi saat Tidur?

Aneh, Bagaimana Bisa Orang Bermimpi saat Tidur?

Ketika , kita biasanya mengalami fase yang secara umum bisa dissebut begini ; mengantuk, mata mulai memejam, dan terlelap. Nah di saat terlelap, beberapa waktu kemudian kita akan berada di dunia lain rasanya dan mengalami hal-hal di luar nalar serta ganjil yang tentunya sangat berbeda dengan kehidupan nyata. Atau biasanya ini kita sebut sebagai .

Ya . yang dimaksud di sini adalah kondisi ketika kita sedang dalam keadaan dan  bukan yang diartikan sebagai persamaan kata dengan cita-cita.

pixabay.com
pixabay.com

Lantas, bagaimana bisa manusia bermimpi saat ? Mengapa itu bisa terjadi? Dan kenapa hal-hal yang dalam semuanya terkadang nampak mustahil, mulai dari kejadian, makhluk, hingga yang lainnya. Kadang juga dapat membuat suasana hati kita menjadi murung atau sedih, senang, bahkan menakutkan.  Lalu, apakah manusia juga bisa tidak bermimpi saat ? Atau hanya kita saja yang lupa? Dan apakah setiap manusia selalu mengalami ? Hem baiklah-baiklah, mari kita simak pemaparan tulisan di bawah ini saja. Semoga bisa membantu rasa penasaranmu juga ya, Sob.

Baca juga  4 Zat Ini Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur Kita

Dilansir dari health.kompas.com asal usul bisa berasal dari perwakilan harapan kita serta keinginan dari alam bawah sadar, tafsir sinyal yang acak dari otak serta tubuh saat , serta lainnya. Para peneliti berspekulasi jika melayani dalam fungsi-fungsi berikut :

  • Simulasi kognitif dari pengalaman dalam dunia nyata.
  • Dapat mengembangkan skill kognitif.
  • Bisa sebagai cerminan fungsi mental alam bawah sadar kita dengan - psokoanalitik.
  • Melakukan proses pengulangan memori.
  • Dan suatu kondisi dari kesadaran yang unik yang mana hal tersebut dapat merekatkan pengalaman di masa sekarang dengan masa lalu hingga rencana di masa yang akan mendatang.
pixabay.com
pixabay.com

Saat kita , sebenarnya ada beberapa fase yang akan kita jalani. Yang mana itu berjumlah sebanyak 5 fase.

Fase 1

Manusia dalam posisi yang ringan, di mana gerakan matanya melambat, serta aktivitas otot akan berkurang. Dalam fase ini akan menyusun total kita dengan presentase 4-5%.

Fase 2

Mata manusia akan berhenti bergerak serta gelombang otak akan menjadi lebih pelan. Pada fase ini, total kita akan tersusun menjadi 45-55 %.

Baca juga  5 Tips Ini Membantu Anda Untuk Tidur Nyenyak

Fase 3

Dalam fase ini, gelombang otak benar-benar begitu lambat atau yang biasa disebut dengan gelombang delta mulai keluar atau tiba. Bersama pula dengan gelombang-gelombang lain yang lebih kecil juga lebih cepat. Pada fase ini, tambahan untuk presentase tidur kita memperoleh 4-6% saja.

Fase 4

Gelombang delta yang dihasilkan oleh otak hampir secara ekslusif atau kita sedang berada di dalam kondisi tidur yang sudah nyenyak. Oleh sebab itu, dalam fase 3 dan 4 ini, saat tidur kita sangat susah dibangunkan. Ciri-cirinya, tidak ada gerakan mata lagi dan juga aktivitas dari otot. Nah, manusia yang tiba-tiba saat fase ini pasti akan mengalami kesulitan intuk menyesuaikan diri lagi dan merasa bingung selama beberapa menit sesudah bangun. Pada tahap ini, tidur kita totalnya ditambah dengan 12-15%.

Fase 5

Nah, pada tahap ini pernapasan manusia akan lebih cepat, tidak beraturan, mata tidak lagi tenang dan otot tungkai mengalami kelumpuhan sementara. Begitu pula dengan detak jantung yang kembali meningkat beserta tekanan darahnya. Di fase ini lah manusia mengalami apa yang disebut dengan mimpi. Dan fase ini memberikan kisaran 20 – 25% total tidur kita.

Baca juga  Bantal Menjadi Kuning, Penyebab dan Cara Membersihkannya

Adapun jenis mimpi yang kita alami, mulai dari mimpi buruk hingga mimpi indah. Mimpi buruk biasanya terjadi sesuatu terjadi dari diri kita. Misalnya stres, trauma, ketakutan berlebih, emosi yang terganggu, penyakit dan lain sebagainya.

pixabay.com
pixabay.com

Tak jarang pula kita sering mendengar bahwa ada beberapa orang yang mampu menafsirkan mimpi, karena mimpi biasanya memiliki arti tersendiri dan bersinggungan dengan dunia nyata menurut mereka.

Dilansir  dari infia.co mimpi merupakan suatu pengalaman dari alam bawah sadar yang mengikutsertakan indra penglihatan kita, pendengara, pikiran, perasaan hingga indra yang lainnya saat tidur.  Rupanya saat kita tidur, otak kita tidak pernah seutuhnya ikutan untuk tidur lho. Mimpi dapat terjadi peningkatan aktivitas kerja di otak dan sistem tubuh namun dengan kondisi otot yang rileks. Atau dalam hal ini kita sedang berada di fase ke 5 saat tidur. Menurut para ilmuwan dengan berdasar dari penelitian yang ada, manusia rata-rata menggunakan ¼ waktu tidur mereka di dalam dunia mimpinya. Dan jika lebih lama dari itu, maka saat bangun tubuh kita bisa merasa kelelahan.

Referensi :

  • https://health.kompas.com/read/2020/01/30/203100168/ini-penjelasan-kenapa-orang-bisa-mimpi-saat-tidur
  • https://www.infia.co/news/ini-penyebab-mimpi-bisa-terjadi-saat-tidur-t1ZHIde4


Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Soreane Sore