Apa Gunanya Belajar Sejarah?

Apa Gunanya Belajar Sejarah? 1

“JASMERAH” merupakan salah satu jargon terkenal yang disuarakan oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno. Maksud pernyataan tersebut sebetulnya kedengaran sederhana, bahwa kita tidak boleh melupakan sejarah. Namun, belakangan ini teman-teman sekitar saya banyak yang mulai bertanya-tanya pada orang-orang “Apa gunanya kita belajar sejarah?”. Saya terdiam, berpikir. Namun kemudian saya menyadari bahwa sejatinya kita memiliki alasan untuk belajar sejarah. Alasannya bukan “Karena disuruh oleh Ir. Soekarno”, dan untuk itu saya mulai menuliskan ini.

Pelajaran sejarah adalah pelajaran yang pasti kita temui di kurikulum sekolah Indonesia. Mulai dari SD, SMP, SMA, sampai perguruan tinggi, semuanya memiliki pelajaran sejarah. Tanpa kita sadari, bisa saja peserta didik yang belajar sejarah sebenarnya tidak tahu untuk apa mereka duduk dan membuka buku sejarah sampai-sampai harus menjawab soal-soal ujian mengenai sejarah. Padahal, tanpa mereka sadari juga, belajar sejarah bukan hanya soal hafal-menghafal tanpa henti untuk sekedar mendapatkan nilai sempurna.

Di masa ini, kita semua hidup di dunia ini dengan berbagai macam hal yang kita temukan. Mulai dari pemikiran, ideologi, tempat, benda, dan berbagai macam hal lainnya. Kita harus sadar bahwa hampir setiap apapun yang kita temui di dunia ini memiliki sejarahnya masing-masing. Dengan kata lain, apapun yang ada saat ini di dunia adalah produk sejarah. Contoh mudahnya adalah diri kita dan bangsa kita yang merupakan produk sejarah masa lalu.

Lalu apa yang kemudian kita tidak dapatkan ketika kita tidak belajar dan mengenal sejarah? Asal usul. Ketika kita tidak mempelajari sejarah, maka kita tidak akan tahu tentang asal-usul kita, suatu sistem, bangsa, budaya, kejadian di masa lalu, hal-hal di masa lalu yang mendasari beberapa hal di masa sekarang, dan lain-lainnya.

Sedangkan, ketika kita belajar sejarah, kita tahu alasan-alasan mengapa suatu hal bisa terjadi, ada, dan berlaku di masa sekarang. Kita kemudian mengerti dan bahkan bisa mempelajari kesalahan-kesalahan di masa lalu yang kita pelajari lewat sejarah, yang mana hal tersebut tentunya bisa menjadi acuan untuk memperbaiki masa depan.

Sejarah memang tak bisa dirubah. Tidak ada gunanya juga bagi kita untuk terjebak dalam memoar masa lalu. Namun mempelajari sejarah bukan berarti kita melihat ke belakang dan menyesali, meratapi, atau bahkan terjebak dalam memori sejarah yang mungkin kelam dan suram. Melainkan kita belajar memaknai sejarah tersebut untuk kehidupan masa sekarang dan yang akan datang. Kendati kita tidak berhak untuk merubah sejarah, namun kita berhak untuk menentukan dan mempersiapkan masa depan yang mana salah satu caranya adalah belajar dari masa lalu.

Jadi, ketika ditanya mengenai apa gunanya belajar sejarah, jawaban saya bukanlah “karena sudah ada di kurikulum” atau “karena memang sudah begitu” atau bahkan “sebagai pelengkap saja”. Tujuan dan maksud mempelajari sejarah jauh lebih dalam daripada sekedar membaca. Tentu kita tidak mau hidup di negara yang penduduknya buta sejarah dan pengetahuan bukan? Jadikanlah sejarah sebagai referensi dan pegangan yang fungsi dan manfaatnya jauh lebih dari yang orang-orang bayangkan.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

sleepingpanda