Aplikasi android yang semakin marak, perlukah?


Aplikasi android yang semakin marak, perlukah? 1

Saat pertama kali menginputkan kata kunci ini di google, saya sedikit terkejut dengan hasil pencarian yang saya peroleh. Dari 35 ribu hasil pencarian, sangat sedikit ditemukan pembahasan tentang topik ini. Padahal dalam kehidupan sehari-hari, saat ini sistem informasi dalam berbagai manifestasinya sudah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sosial masyarakat, bahkan sangat mempengaruhi dinamika politik di negara kita dalam kurun enam tahun terakhir.

Secara umum, sistem informasi sebagai sistem sosio-teknis dapat didefinisikan sebagai bentuk keterlibatan manusia melalui berbagai aspek kognisinya, baik sebagai individu, entitas sosial, maupun elemen organissasi, terhadap pengembangan, desain, dan pemanfaatan teknologi informasi.

Implementasi dari definisi ini dapat kita lihat melalui berkembangnya teknologi robotika, augmented reality, virtual reality hingga yang paling viral beberapa tahun yang lalu adalah melalui game online yang melibatkan interaksi dengan dunia nyata (Pokemon Go). Jika kita cermati, teknologi-teknologi tersebut melibatkan interaksi antara pengguna dan mesin (game) melalui media perantara yang disebut sebagai smartphone.

Keterikatan antara pengguna dan game terus dibangun melalui update fitur, lingkungan permainan yang semakin menarik, hingga dukungan hardware yang semakin mumpuni. Sebagai konsekuensi, sistem informasi dalam wujud game sesungguhnya telah mampu menjadi jembatan bagi manusia untuk menjalankan peranannya sebagai makhluk sosial melalui interaksi yang dibangun secara virtual melalui fitur chat yang biasa terdapat di dalam game.

Sementara itu, di saat yang bersamaan, dari sisi teknologi, game telah mampu menjadi media yang menyediakan platform bagi manusia untuk menjawab salah satu permasalahan, misalnya, kebosanan, kehausan akan tantangan, melalui aplikasi yang menyenangkan dan mampu memberikan rasa nyaman.

Ilustrasi game Pokemon Go
Ilustrasi game Pokemon Go

Terlepas dari aplikasi game sebagai salah satu manifestasi sistem informasi, prinsip dasar pengembangan game tersebut selayaknya dapat kita bawa ke ranah pengembangan perangkat lunak di tataran yang lebih serius. Sebagai bahan kontemplasi, saat ini semakin marak aplikasi-aplikasi berbasis mobile yang dikembangkan oleh berbagai instansi yang harus diinstall untuk keperluan non-rutin.

Aplikasi-aplikasi tersebut pada umumnya memang membantu mempercepat proses pelayanan, akan tetapi jika kita kembali kepada prinsip “Sistem Informasi sebagai sosio-teknikal sistem”, maka aplikasi-aplikasi ini akan menjadi bahan perenungan yang sangat baik. Apakah aplikasi-aplikasi tersebut memang sangat perlu diinstall di smartphone kita? Apakah ada alternatif lain, misalnya dalam bentuk website? Apakah aplikasi berbasis mobile dan website memberikan manfaat yang berbeda? Dan sebagainya.

Contoh aplikasi-aplikasi dengan keyword
Contoh aplikasi-aplikasi dengan keyword “enterprise” di Google Play website (https://play.google.com/store/search?q=enterprise&c=apps&gl=BE)

Pemikiran tersebut muncul karena secara prinsip, sistem informasi yang baik seyogyanya dikembangkan berdasarkan prinsip benar dan bernilai. Sehingga, jikapun sistem yang dikembangkan telah terbebas dari syarat minimal bug dan error, sistem-sistem tersebut masih perlu dikaji dari sisi kemanfaatannya, apakah penggunaan aplikasi android akan semakin menyulitkan pengguna ataukah tidak, apakah investasi yang dikeluarkan untuk mengembangkan aplikasi android akan memberikan keuntungan lebih bagi organisasi, dan apakah ada efisiensi yang dapat dicapai organisasi melalui pengembangan aplikasi android, yang tidak dapat diberikan oleh sistem informasi dalam bentuk yang lain (misalnya berbasis website).

Dari sisi organisasi, sistem informasi akan memberikan manfaat yang besar jika dia dikembangkan pada kondisi saat seluruh elemen di dalam organisasi telah berjalan optimal, baik proses maupun person. Sehingga, sistem informasi seyogyanya tidak serta merta dibuat karena tren maupun prinsip benefit secara umum, karena bagaimanapun, karakteristik, kelebihan, dan kekurangan setiap organisasi bisa jadi sangat berbeda.

Untuk itu, menurut hemat saya, pengembangan aplikasi/sistem informasi perlu berbagai pertimbangan yang matang. Sehingga, investasi yang dikeluarkan untuk mengembangkan sebuah sistem, berakhir dengan jumlah pengguna yang signifikan, dan memberikan manfaat yang optimal bagi organisasi/instansi/perusahaan.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Anis Amna

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap