Artidjo Alkostar yang Telah Wafat harus Jadi Teladan


Artidjo Alkostar yang Telah Wafat harus Jadi Teladan 1

Mantan Hakim Agung dan anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Artidjo Alkostar telah meninggal dunia pada Minggu, 28/1/2021 lalu. Meninggalnya Artidjo sangat mengejutkan buat kita. Pasalnya, tidak ada yang menyangka akan seperti itu. Apalagi Artidjo sangat dikenal baik sebagai hakim yang tegas dan tanpa ampun untuk memvonis berat para pelaku korupsi atau koruptor.

Artidjo sangat dikenal sebagai “algojo koruptor” karena setiap putusannya selalu memberatkan koruptor. Tentu dengan vonis berat tersebut membuat takut para koruptor untuk berhadapan dengan Artidjo.

Namun, apa yang dilakukan oleh Artidjo sangatlah tepat bahwa beliau memvonis berat para koruptor karena tindakan mereka sudah sangat merugikan bangsa dan negara. Rakyat miskin karena ulah para koruptor. Karena itu, banyak yang mendukung Artidjo memvonis berat koruptor.

Hal-hal baik yang dilakukan Artidjo Alkostar itulah yang patut kita teladani. Terlihat jelas bahwa almarhum adalah sosok yang dibanggakan dan dihormati. Salah satu penegak hukum yang jujur dalam bekerja dan tegas terhadap segala bentuk tindak pidana.

Artidjo sangat dikenal baik oleh rekan sejawat, teman mahasiswanya dan tokoh nasional lainnya. Apa yang sudah ditanamkan dan ditunjukkan oleh Artidjo harus jadi pelajaran beharga buat kita untuk semakin baik kedepannya.

Ilustrasi via Tribunnews.com
Ilustrasi via Tribunnews.com

Terutama para pejabat pemerintahan dan daerah yang sedang memimpin sekarang harus berani melawan korupsi. Contohlah sosok Artidjo yang tanpa ampun menindak tegas para koruptor. Mari meniru kejujuran dari almarhum selama ini dan kita terapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kita jangan malu dan takut untuk jujur. Kita jangan mau merampas sesuatu yang bukan hak kita. Seorang Artidjo Alkostar adalah teladan bagi semua. Artidjo adalah sosok yang patut dibanggakan dan dijadikan panutan dalam bekerja.

Masalah bangsa dan negara saat ini adalah banyaknya koruptor yang hadir di negeri ini. Banyak yang merampas hak masyarakat dengan sesuka hatinya demi kepentingan pribadinya saja.

Hal itu sangat memprihatinkan kita. Tidak bisa kita biarkan negeri ini terus begini. Seorang Artidjo sudah pergi menghadap Sang Kuasa, maka kita bertugas untuk melanjutkan tugas dan tindakan baik almarhum dalam menjamin negeri ini bebas dari korupsi.

Artidjo harus jadi teladan kita semua tanpa terkecuali. Jangan takut untuk menegakkan kebenaran di negeri ini. Jika ingin maju maka kita harus lawan korupsi agar jangan merajalela di Indonesia.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Juandi M

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap