Bisnis   

4 Resiko Dalam Bisnis Properti Tanah


4 Resiko Dalam Bisnis Properti Tanah 1

Tanah memang merupakan komoditas yang selalu diharapkan dan diimpikan oleh banyak orang. Dari sini kemudian banyak orang yang mengkomersialkan tanah dengan membeli dan menjual. Meski terlihat seperti prospek dan menjanjikan, namun bisnis jual beli tanah memiliki risiko yang cukup besar. Dari risiko besar ini dalam bisnis jual beli tanah, ancaman kerugian juga semakin tinggi.

Risiko dalam bisnis jual beli tanah tentu saja Anda harus dapat meminimalkannya dengan benar. Namun sebelum mencoba menguranginya, Anda perlu tahu dulu apa saja risiko yang bisa timbul dalam bisnis jual beli tanah. Sekarang, inilah beberapa risiko yang perlu Anda ketahui dalam bisnis jual beli tanah.

Berpotensi disalahgunakan oleh Orang Lain

Risiko pertama bisnis membeli dan menjual tanah berpotensi disalahgunakan oleh orang lain. Meskipun tanah adalah aset tidak bergerak dan tidak memerlukan pemeliharaan, tanah yang tidak terkontrol dapat disalahgunakan oleh orang-orang. Tanah kosong memang bisa digunakan untuk banyak hal. Terutama di kota-kota besar di mana keberadaan tanah adalah sesuatu yang jarang ditemukan, potensi penyalahgunaan akan semakin besar.

Baca juga  Ini Resiko Bisnis Jual Beli Tanah, Wajib Tahu

Beberapa contoh penyalahgunaan lahan yang umumnya terjadi adalah dibuatnya tempat parkir, menanam tanaman, dijadikan tempat penjualan dan juga bisa digunakan sebagai tempat pembuangan sampah dan tempat pembuangan sampah lainnya. Oleh karena itu, Anda yang memiliki tanah, terutama di daerah perkotaan, sangat membutuhkan untuk mengawasinya. Jika perlu, Anda harus membuat pagar atau penghalang dengan jalan atau tanah lain sehingga tidak ada yang menyalahgunakannya.

 

Bukan Aset Produktif

Tanah memang merupakan aset yang nilainya tidak akan pernah turun. Tetapi jika Anda ingin menjadikan tanah ini sebagai aset produktif, Anda akan kesulitan merealisasikannya. Sebab, tanah kosong sulit disewakan kepada orang lain. Anda hanya bisa mendapat manfaat dari tanah ini hanya saat menjualnya. Berbeda dengan ketika Anda memiliki toko atau apartemen, maka Anda dapat membuat aset ini produktif dengan menyewanya.

Baca juga  Eksistensi Bisnis Kopi Yang Semakin Cuan Dan Menjamur

Jadi sambil menunggu penjual terbaik, Anda bisa menyewakan toko atau apartemen lebih awal sehingga Anda masih bisa mendapatkan uang bulanan yang produktif. Sekarang apa yang bisa dilakukan di toko atau apartemen akan sulit dilakukan di tanah yang masih kosong.

 

Bukan Investasi Jangka Pendek karena Bisa Merugi jika Dijual Cepat

Selanjutnya, risiko bisnis membeli dan menjual tanah adalah bahwa itu tidak dapat digunakan sebagai investasi jangka pendek. Anda yang ingin mendapat manfaat dari tanah ini harus bersabar menunggu beberapa tahun. Sebab, meski harga tanah ini cenderung selalu naik, tetapi kenaikannya tidak terjadi dalam waktu singkat. Namun kenaikan harga tanah ini terjadi dalam waktu yang lama, yaitu tahunan.

Semakin lama Anda ingin bersabar, harga tanah ini akan semakin tinggi. Jadi dari sini tanah bukanlah instrumen investasi jangka pendek yang bisa menguntungkan jika dijual dalam waktu singkat. Beberapa pakar investasi bahkan mengatakan bahwa jika tanah digunakan sebagai investasi jangka pendek, akan ada kerugian. Jadi jangan pernah melakukan bisnis pertanahan jika yang Anda harapkan adalah untung dalam waktu singkat.

Baca juga  Sosial Media vs Email Marketing, Anda Golongan Mana?

 

Butuh waktu untuk mendapatkan manfaat terbaik

risiko melakukan bisnis jual beli tanah membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan keuntungan terbaik. Meski sudah bersabar menunggu kenaikan harga dalam beberapa tahun, namun belum tentu Anda bisa langsung menjual tanah tersebut. Karena, dengan harga tinggi, mencari pembeli dengan penawaran terbaik bukanlah perkara mudah. Anda benar-benar harus menemukan pembeli terbaik yang menawarkan harga paling menguntungkan.

Untuk itu Anda juga perlu waktu dan kesabaran untuk menunggu pembeli yang memberikan penawaran terbaik. Seperti emas dan reksa dana, Anda yang berada dalam bisnis jual beli tanah perlu bersabar, menunggu momentum yang tepat untuk menjualnya.

4 Resiko Dalam Bisnis Properti Tanah 3

Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Siska Ramlan