Bisnis   

5 Tips Sebelum Memulai Bisnis


5 Tips Sebelum Memulai Bisnis 1

Banyak sekali orang yang kadang merasa bingung dan kesulitan untuk membangun sebuah bisnis. Apalagi jika modal yang ada sama sekali tidak cukup untuk merintis bisnis apapun. Lalu mengapa tidak bekerja dulu untuk sementara ? itu merupakan salah satu ide yang sering dilakukan oleh banyak orang. Bekerja sembari berinvestasi kemudian memandirikan diri sendiri setelah bisnis yang dibangun lancar dan stabil.

Model bisnis dengan cara ini pernah diterapkan oleh Robert T Kiyosaki. Bahkan ia menjelaskan banyak hal bagaimana membangun bisnis dan kekuatan finansial yang baik dengan cara berinvestasi. Namun kita tidak akan membahas hal tersebut.

Salah satu penalaran yang dapat di aplikasikan dalam bisnis misalnya saja adalah konsep berjenjang. Terutama untuk model bisnis yang belum memiliki modal kuat dan portofolio investasi. Konsep berjenjang ini adalah sebuah konsep bisnis dimana kita mengawali karir bisnis kita dari peluang terkecil dan paling masuk akal untuk dimulai pertama kali. Berikut adalah hal- hal yang harus kalian pahami sebelum merintis sebuah usaha dari kecil.

Tidak ada kata dari Nol

Banyak motivator bisnis selalu mengatakan memulai karir wirausahanya dari nol. Bahkan beberapa ada yang dengan gamblang mengatakan merintis bisnis tanpa modal atau merintis dengan modal 100.000 saja. Prinsip merintis bisnis dari Nol tidak seratus persen benar atau salah. Mungkin ketika seseorang mengatakan memulai bisnisnya dari modal sangat kecil ada benarnya. Tetapi jika kita hanya fokus pada hal tersebut tentu saja salah.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi modal sebesar 100.000 dapat berkembang hingga puluhan juta rupiah atau bahkan ratusan juta. Salah satu faktornya misalkan saja Ilmu. Terkadang tidak semua orang memiliki kesempatan, tetapi banyak dari kita sebenarnya mempunyai logika dan penalaran untuk mencapai sesuatu.

Baca juga  5 Konsep Salah yang Akan Membuat Anda Tidak Pernah Jadi Orang Kaya

5 Tips Sebelum Memulai Bisnis 3

Sebagai contoh adalah, misalkan kalian mendapatkan modal 100 juta dan sebuah bangunan yang terletak di pusat kota di pinggir jalan yang paling strategis untuk berjualan. Apakah kalian sanggup mengelolanya dan menghasilkan 500juta dalam satu tahun ? ada yang akan mengatakan iya, ada juga yang tidak. Faktor kemauan seseorang sangat berpengaruh, terutama  pada niat dan kerja keras.

Orang- orang yang mengatakan bahwa mereka memulai bisnis tanpa modal tidaklah salah. Namun cara kita menangkap informasi yang mereka sampaikan yang salah. Tujuannya bukan hanya pada motivasi semata, namun ada hal lain yang seharusnya kita fokuskan selain pada modal yang mereka sebutkan dalam membangun bisnis. Sebut saja itu faktor X, dan kita harus mencari taunya sendiri.

 

Logika Gagal

Pernah mendengar seseorang menceramahi kalian saat ingin merintis sebuah usaha ? banyak dari mereka kadang hanya menggunakan logika yang ada. Tetapi ketika diterapkan bisnis kita malah gagal total dan ambyar. Salah satu faktornya adalah Logika Gagal. Semua hal yang berhubungan tentang membangun sebuah bisnis tidak bisa mengacu pada metode yang sama. Keterkaitan antar hal-hal yang sedang kita bangun menjadi faktor yang akan memicu berhasil atau tidaknya bisnis kita.

5 Tips Sebelum Memulai Bisnis 4

Mengapa disebut logika gagal ? karena faktor yang belum kita temui sudah diperhitungkan oleh mereka yang terkadang Sotoy dan dianggap mutlak benar atau salahnya, padahal belum tentu. Pebisnis profesional sekalipun tidak akan pernah mengatakan Logika gagal seperti ini pada orang- orang yang baru merintis. Karena faktor X masing- masing orang akan berbeda.

 

Memahami Tingkatan Modal

Dalam pengelolaan modal awal untuk bisnis, ada banyak sekali faktor yang harus diperhatikan. Modal 100 juta pun bisa terlihat sangat kecil karena banyaknya hal- hal yang harus dibayarkan untuk memulai sebuah usaha seperti sewa tempat, perijinan, modal iklan, percetakan, dll. Untuk itu memahami tingkatan modal sangat diperlukan. Kadang dalam bisnis kita tidak bisa 100% berlogika atas hal yang belum kita mulai, agar tidak jatuh pada Logika gagal itu tadi. Namun setidaknya seluruh faktor yang telah kita pertimbangkan akan membuat bisnis kita tidak jatuh ke dalam jurang yang dalam.

Baca juga  3 Tips Mengatasi Gengsi, Baca Sebelum Anda Bangkrut

5 Tips Sebelum Memulai Bisnis 5

Biasanya pertimbangan modal ini akan sangat efektif sekali untuk mengkaji ulang seluruh kelebihan, kekurangan dari bisnis yang kita bangun. Disatu sisi perencanaan dan goal yang kita harapkan tidak akan terlalu meleset begitu jauh. Sebagai contoh, misal seseorang mempunyai modal 500juta untuk memulai sebuah usaha. Disana ia mempertimbangkan segala aspek, mulai dari pengeluaran untuk bangunan,perizinan,produksi barang, distribusi, iklan, dll.

Di tengah jalan ternyata modal yang sudah diperkirakan akan cukup malah harus ditambah sejumlah 50juta. Ia pun memutuskan untuk meminjam ke bank dengan jaminan aset rumah peninggalan orang tuanya.

Dalam contoh diatas seluruh hal yang dilakukan oleh orang tersebut haruslah melalui banyak pertimbangan. Mulai dari perencanaan awal sampai dengan goal yang di dapat. Jika bisnis ini berjalan lancar maka ia akan bisa membayar angsuran dari bank dan rumah peninggalan orang tuanya kembali. Jika tidak, ia bisa bangkrut dan kehilangan jaminan rumah tersebut. Karena itu pemahaman pada tingkatan pengelolaan modal haruslah baik. Sehingga faktor- faktor tak terduga di depan mampu diatasi dengan baik.

 

Hulu ke Hilir

5 Tips Sebelum Memulai Bisnis 6

Konsep dari hulu ke Hilir kadang tidak bisa dilakukan secara penuh oleh setiap orang. Mereka harus mengurus segala kebutuhan produksi tetapi juga harus mampu menjalankan distribusi secara efektif dan  akhirnya menjual produk. Untuk itulah konsep membangun secara serempak dan bersama- sama benar adanya.

Baca juga  7 Gurita Bisnis Sang Fenomenal Elon Musk

Kadang dalam membangun bisnis tidak  bisa melakukan satu per satu, namun juga dilakukan secara bersamaan. Misalnya di bagian hulu yang pertama kali harus dilakukan adalah membuat produk, dibagian hilir kita juga harus membangun target pasar yang tepat.

Selain perencanaan, pembagian tugas haruslah dilakukan secara taktis dan efektif. Sehingga setiap bagian dari hulu ke hilir dapat dibangun secara bersamaan dan mampu berkolaborasi menjadi satu kesatuan yang baik.

 

Tidak ada Pesaing yang abadi

Satu hal yang menyebabkan gagalnya sebuah usaha adalah karena kita terlalu fokus pada persaingan. Melihat kompetitor lain memang diperlukan agar bisnis kita bisa berjalan seimbang dengan kompetitor yang lain. Selain itu pengembangan bisnis kita bisa lebih baik. Namun terlalu fokus justru akan membuatnya jadi berantakan. Kita tidak pernah tau perencanaan kedepan dari pelaku usaha yang lain, sehingga kita juga harus fokus pada pembenahan dan penyesuaian perilaku pasar.

5 Tips Sebelum Memulai Bisnis 7

Pernah lihat mengapa produk di market place dengan sosial media berbeda harga ? bahkan produk yang sama di sosial media bisa 3x lipat lebih mahal. Hal itu karena para pelaku usaha di sosial media fokus pada target konsumen dan penyesuaian pasar. Sementara  di marketplace kebanyakan lebih fokus terhadap kuantitas produk yang terjual. untuk itu memikirkan persaingan hanya akan membuat kalian sibuk dengan sistem yang tidak jelas ketimbang fokus pada penyesuaian pasar.

Itu tadi 5 hal yang bisa kalian pertimbangkan sebelum membangun sebuah usaha. Setiap usaha akan berhasil tergantung dari seberapa besar dedikasi yang kalian curahkan di dalamnya. Sistem kerjasama atau membangun relasi juga menjadi poin penting yang tidak boleh di abaikan.

5 Tips Sebelum Memulai Bisnis 8


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Ade Firman Saputra

   

Selain menulis, rutin bersosialisasi serta jalan- jalan ke berbagai tempat asing menjadi kegiatan bagi saya. Kita akan lebih mengenal banyak hal dan memperkuat jiwa

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments