Cerpen   

Membuat Pembersih Tangan Alami


Membuat Pembersih Tangan Alami 1

Wabah Corona ini, Fara tetap di rumah saja. Dia ingin ke desa, tempat kakek neneknya. Tapi, virus Korona belum juga lenyap. Fara sering membaca koran. Dari koran itu, Fara tahu perkembangan berita tentang Korona.

Untuk mengisi waktu, Fara juga membaca buku. Ayahnya membelikan buku-buku. Fara memang hobi membaca. Buku apa saja dibacanya untuk menambah pengetahuan. Ada ide yang berkecamuk di pikiran Fara. Kemarin Fara membeli dua botol semprot dari uang tabungannya. Botol semprot yang siap memuaskan ide Fara.

“Bu, Fara boleh minta tolong? Tolong belikan daun kemangi dan jeruk nipis, ya, Bu,” pinta Fara.

“Buat apa, sayang?” tanya Ibu.

“Ada deh. Ibu nanti pasti tahu,” jawab Fara.

Fara beranjak ke belakang rumah. Di rumahnya ada kebun. Di tembok yang memagari kebunnya ada daun sirih. Bulan ini masih sering hujan. Daun sirihnya tampak lebat. Fara pun memetik beberapa lembar daun sirih. Daun sirih lantas dibersihkan. Fara mengambil panci untuk mengukus daun sirih itu dengan dituang air secukupnya.

Baca juga  Tangan - Tangan yang Terbuat dari Duit

Menunggu kukusan daun sirih, Fara menuju depan rumah. Setelah memotong lidah buaya dari pot di depan rumah, Fara balik lagi ke dapur.

“Anak Ibu lagi bikin apa, ya?” Ibu menyerahkan daun kemangi dan jeruk nipis yang barusan dibeli di toko sembako dekat rumah.

“Eh, Ibu,” Fara kaget tiba-tiba Ibu sudah di dapur. Fara tampak memblender daun lidah buaya.

“Daun kemanginya tolong dibersihkan, ya, Bu,” kata Fara.

“Fara mau bikin apa sih?”

“Ada deh,” Fara lagi-lagi bikin Ibu penasaran.

Membuat Pembersih Tangan Alami 3

Daun sirih sudah selesai dikukus selama tiga puluh menit. Fara kini memblender daun kemangi dengan dituang air secukupnya. Ibu hanya melihat-lihat apa yang dilakukan Fara.

Baca juga  Mencengkeram Lengan Sosok Misterius

“Bu, tolong ambilkan dua mangkuk, ya. Buat makanan enak,” canda Fara.

“Makanan? Lidah buaya, daun kemangi, daun sirih? Buat jamu kali, ya,” Ibu keheranan.

Membuat Pembersih Tangan Alami 4

Fara tetap diam saja. Fara pun menyaring blenderan daun kemangi dan lidah buaya ke dalam mangkuk lalu mencampurnya. Kukusan daun sirih juga disaring. Yang dibutuhkan Fara cuma cairannya saja. Mangkuk berisi cairan daun sirih dicampur dengan perasan jeruk nipis.

Fara mengambil dua botol semprot di dalam kamar.

“Wah, ini buat menghilangkan jerawatmu, ya? Ibu balas mencandai Fara.

“Boleh minta tolong lagi, Bu? Tolong mangkuk berisi campuran daun kemangi dan lidah buaya ini dituang ke dalam botol.”

Ibu tak mau bertanya lagi lantas melakukan apa yang disarankan Fara. Fara sendiri mengambil mangkuk berisi campuran daun sirih dan perasan jerusan nipis lalu menuangkan ke botol satunya.

Baca juga  Air mata Al-Quds

“Keren, kan, Bu. Ini buat pembersih tangan. Mencuci tangan bisa menggunakan ini,” terang Fara.

“Begitu, ya, Fara?”

“Iya, Bu. Campuran bahan-bahan tadi mengandung antibakteri. Lebih steril dari zat-zat kimia,” Fara berlagak seperti guru sekolah.

“Wah, hebat anak Ibu.”

“Bu, nanti sore antar ke rumah Pak RT, ya. Fara mau menjelaskan cairan pembersih tangan alami ini. Kalau Pak RT setuju, bisa dibagi-bagikan ke tetangga.”

“Sip, Fara. Rencanamu bagus. Moga bisa berkontribusi membasmi virus Korona.”

“Bukan hanya itu, Bu. Fara pingin memperbanyak juga. Nanti kita berjualan cairan pembersih ini. Khusus tetangga, gratis,” ucap Fara.

“Sepakat saja deh,” kata Ibu. Ibu tersenyum. Sejak wabah Korona, pemasukan ekonomi merosot. Setidaknya dengan ide Fara ini bisa menopang ekonomi keluarga.

“Ibu sayang Fara,”ucap Ibu, terharu.

“Fara juga sayang Ibu. Selalu,” Fara memeluk ibunya erat.(*)

Membuat Pembersih Tangan Alami 5

Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Hendra Sugiantoro

   

juru tulis, pemustaka, pengkliping koran, periset buku lawas, penikmat tokoh, dan penyeru literasi