Hewan   

Empat Fase, Siklus Hidup Semut


siklus hidup semut

Semut merupakan hewan kecil jenis serangga yang mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari, jenis dan warnanya juga bermacam-macam. Semut ialah termasuk salah satu jenis hewan yang memiliki metamorfosis yang sempurna, yakni daur hidup semut ini akan melewati tahapan telur, lalu larva, lalu pupa, kemudian tahap semut dewasa. Serangga ini jumlahnya dapat mencapai hingga ribuan bahkan sampai jutaan dalam satu koloninya.

Pada tiap koloni tersebut maka masing-masing hewan penyuka rasa manis ini akan memiliki perannya masing-masing yang berbeda-beda. Ada yang jenis semut bertugas sebagai pencari makan, ada yang bertugas untuk menjaga dan mengamankan koloni, dan lalu ada juga memiliki tugas dan peran yang lainnya. Semuanya saling bekerja sama untuk menjaga keutuhan dan kehidupan di tiap koloninya masing-masing.

Hewan semut ini termasuk ke dalam hewan dengan filum Arthropoda. Hal ini karena semut itu memiliki rangka eksternal yang keras atau yang disebut sebagai eksoskeleton yang memiliki fungsi untuk melindungi tubuhnya yang tak memiliki tulang internal. Berikut ini adalah siklus hidup semut tersebut.

 

Baca juga  10 Hewan Unik & Aneh Yang Hidup Di Dunia

Fase Pertama, Telur

Empat Fase, Siklus Hidup Semut 1

Daur hidup semut dimulai dari tahapan  telur. Ciri-ciri telur semut itu ialah warnanya putih bening atau agak transparan. Telur semut ini bisa ditemukan dalam jumlah yang banyak sekali dengan ukuran yang sangat kecil, yakni hanya sekitar 0,5 mm, serta memiliki tekstur yang lengket jika dipegang, dan lonjong bentuknya serta memiliki permukaan yang mengkilap. Seekor ratu semut dapat bertelur hingga sebanyak 100.000 sampai 300.000 telur dalam beberapa hari. Inilah sebab semut bisa berkembang dalam jumlah yang sangat banyak dalam satu koloni.

Telur-telur yang telah dihasilkan oleh sang ratu semut tersebut biasanya sudah akan bisa mulai menetas dalam jangka waktu sekitar 7 hari hingga 14 hari saja lamanya. Jangka waktu menetas telur semut tersebut tergantung pada tingkat kelembaban, dan suhu lingkungan sekitarnya serta jenis spesies dari hewan penyuka rasa manis tersebut. Supaya telurnya aman, maka sang ratu semut akan mencari tempat yang terbaik untuk membangun sarang barunya  dan sebagai tempat untuk meletakkan telur-telurnya.

 

Baca juga  8 Hewan Mengerikan yang Ditemukan di Palung Mariana

Fase Kedua, Larva

Empat Fase, Siklus Hidup Semut 2

Setelah telur menetas, maka telur itu lalu akan menjadi larva, dan mulai memasuki tahap kedua. Ciri larva semut itu ialah memiliki warna putih kekuningan dan juga agak bening atau semi transparan. Larva itu akan terus bertumbuh, besar dan berkembang, lalu mencapai fase ganti kulit.

Pada masa fase larva ini, maka makanan akan dipasok dan disediakan oleh para semut pekerja. Bentuk makanannya dapat cair ataupun padat. Jangka waktu masa atau tahap fase menjadi larva ini, ialah sekitar 6 hari hingga sampai 12 hari saja lalu akan berlanjut ke fase atau ke tahap berikutnya berubah menjadi pupa.

 

Fase Ketiga, Pupa

Empat Fase, Siklus Hidup Semut 3

Pada tahap pupa maka juga masih membutuhkan adanya asupan makanan yang dipasok oleh para tim pekerja semut. Ciri-ciri pupa semut itu ialah warnanya putih. Dengan bentuk yang sudah mirip menyerupai seperti bentuk semut dewasa yakni lengkap dengan antenanya yang menekuk ke bagian dalam tubuh. Tubuh pupa semut terbungkus oleh kepompong yang warnanya bisa coklat, atau dalam warna putih, tergantung jenis spesiesnya.

Jangka waktu selama pada masa tahap pupa ini ialah sekitar selama 9 hari sampai 30 hari. Sejak fase awal berupa telur hingga menjadi mengalami metamorfosis sempurna maka semut akan memerlukan waktu sekitar 6 minggu hingga 10 minggu. Hal ini dipengaruhi dan tergantung pada jenis semutnya dan juga dengan kondisi lingkungan tempat tinggalnya.

 

Baca juga  7 Hewan Paling Langka di Alam Liar, Jangan Diburu!

Fase Keempat, Dewasa

Empat Fase, Siklus Hidup Semut 4

Selanjutnya adalah fase menjadi semut dewasa. Pada masa awal perubahannya setelah dari tahapan fase pupa, maka tubuh semut akan cenderung memiliki warna yang lebih muda jika dibandingkan dengan warna tubuh semut yang sudah lebih tua usianya. Tubuhnya juga akan cenderung terlihat lebih transparan. Namun, seiring waktu maka warna tubuh semut muda itu  akan menjadi semakin gelap lama-lama, seiring dengan pertambahan usianya.

Pada tiap koloni semut pada semut-semut tersebut akan tumbuh dan terbagi menjadi beberapa kelompok kasta. Setidaknya Terdapat 3 kasta dalam suatu koloni semut itu, yakni kasta ratu, dan kasta pejantan, serta kasta pekerja betina. 

Empat Fase, Siklus Hidup Semut 5

Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Andra Hermawan