5 Resiko Menunda Pekerjaan Bagi Para Freelancer

Tidak baik mengerjakan tugas mendekati deadline.3 menit


49
49 upvote
5 Resiko Menunda Pekerjaan Bagi Para Freelancer 1

Freelancer menjadi pekerjaan yang sedang digandrungi saat ini, karena model kerjanya sedikit santai. Namun setelah dilakoni, pekerjaan freelancer juga sama beratnya dengan pekerja kantoran. Ia tetap merasakan rasanya dikejar-kejar deadline, dengan tuntutan beragam dari klien. Bedanya freelancer tidak terlibat aturan yang mengikat, sehingga terkadang mereka terlena dengan waktu. Berikut resiko menunda pekerjaan bagi para freelancer.

1. Hilangnya Waktu yang Berharga

5 Resiko Menunda Pekerjaan Bagi Para Freelancer 3

Kebiasaan menunda pekerjaan akan membuatmu kehilangan waktu, yang harusnya dipakai untuk bekerja. Ketika waktu deadline sudah di depan mata, baru kamu merasa kebingungan sendiri. Padahal, beberapa jam yang lalu kamu masih santai dan menggampangkan pekerjaan. Ujungnya, kamu menyesal karena telah membuang waktu dengan percuma sehingga mengerjakan pekerjaan dengan terburu-buru dan tidak beraturan.

Baca juga  5 Fakta Kelam Dibalik Megahnya Industri Film Anime Jepang

 

2. Profesionalitas Menurun 

5 Resiko Menunda Pekerjaan Bagi Para Freelancer 4

Ketika menunda pekerjaan, tanpa sadar juga mengganggu tingkat profesionalitas. Kamu sudah tidak memikirkan berbagai aturan yang diminta oleh klien. Bagi kamu, pekerjaan selesai tepat waktu sudah cukup, padahal klien juga punya standar profesionalitas. Karena terburu-buru pikiranmu pun menjadi tidak fokus, alhasil lembar pekerjaan menjadi kacau. Resiko menunda pekerjaan bagi para freelancer bisa berdampak buruk, terutama pada jasa yang ditawarkan.

 

3. Pendapatan Menurun

5 Resiko Menunda Pekerjaan Bagi Para Freelancer 5

Jika pekerjaan yang dilakukan acak-acakan, akan beresiko merusak reputasi diri di mata klien. Bagi seorang freelancer, kepuasan klien adalah segalanya dalam menjalankan bisnis dan kekecewaan klien bisa menjadi bencana. Klien yang merasa puas biasanya akan menggunakan jasamu terus menerus. Tetapi ketika reputasi bisnis sudah menurun, biasanya klien enggan untuk kembali. Kemungkinan klien tidak akan merekomendasikan jasamu ke klien lainnya.

Hal tersebut memunculkan resiko terburuk yang berkaitan dengan berkurangnya pendapatan. Jika deadline pekerjaan tidak tercapai, kamu harus menerima segala konsekuensi. Salah satunya berupa pemotongan harga sebagai nilai kompensasi atau fatalnya memotong orderan yang diterima. Resiko menunda pekerjaan bagi para freelancer akan berdampak buruk pada kas perusahaan, sehingga kamu bisa kelimpungan mencari pendapatan lainnya.

Baca juga  5 Dampak Negatif Jika Bekerja Terlalu Berlebihan

 

4. Ancaman Kesehatan 

5 Resiko Menunda Pekerjaan Bagi Para Freelancer 6

Pekerjaan yang dilakukan mendekati deadline, memicu pikiran tegang dan bisa menimbulkan stres. Hal ini karena otot-otot mengejang, sehingga menyumbat sirkulasi darah dan menghalangi masuknya asupan nutrisi. Belum lagi jika harus begadang semalam suntuk yang membuat tubuh mudah lelah keesokan harinya. Mungkin satu atau dua kali begadang masih bisa ditoleransi. Tapi jika dilakukan berkali-kali, tentunya akan mengancam kesehatan mental dan fisik.

5 Resiko Menunda Pekerjaan Bagi Para Freelancer 7

 

5. Gejala Malas dan Panik 

5 Resiko Menunda Pekerjaan Bagi Para Freelancer 8

Menunda pekerjaan sama halnya dengan melewatkan kesempatan yang berharga. Hal ini karena tanggungan pekerjaan yang kemarin belum selesai, sehingga tidak bisa mengambil pekerjaan baru. Padahal klien yang datang menawarkan nominal yang lebih besar dengan beban pekerjaan yang menantang. Resiko menunda pekerjaan bagi para freelancer membuat kehilangan kesempatan emas.

Baca juga  5 Film Terbaik Bertema Jurnalis

Pekerjaan yang menumpuk tersebut membuatmu semakin malas dan bingung harus memulai dari mana. Ide yang harusnya muncul untuk memperlancar pekerjaan, bisa jadi mendadak hilang begitu saja. Alhasil, kamu semakin panik dan tidak mempunyai pola dalam menyelesaikan deadline. Fatalnya hal itu bisa memperburuk kinerja di mata klien.

Menjadi seorang freelancer memang mudah dan sedikit santai, bahkan tidak perlu terikat aturan kantor. Segala aturan dan deadline ditentukan oleh freelancer sendiri, sehingga pekerjaan lebih fleksibel. Tetapi tanpa aturan inilah yang beresiko terus menunda perkerjaan, padahal target deadline sedang menumpuk. Alhasil pekerjaan tidak diselesaikan dengan baik, karena pikiran sudah terlanjur panik dan menjadi tegang.


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

49
49 upvote
Rado

Legend