Karir   

7 Kesalahan Dalam Menyusun Curriculum Vitae, Yuk Perbaiki


7 Kesalahan Dalam Menyusun Curriculum Vitae, Yuk Perbaiki 1

Dewasa ini tingkat kebutuhan kerja semakin meningkat. Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19, barang pasti menghambat berbagai sektor dan menurunkan nilai perekonomian. Dampaknya banyak sekali PHK dan pengurangan tenaga ahli non karyawan di berbagai bidang pekerjaan. Alhasil masyarakat mencari solusi untuk menghindari kebangkrutan diri sendiri dan menjaga kesejahteraan mereka pada batas terendah.

Selain itu banyak kita melihat Masyarakat lebih sering terjebak pada siklus seperti Rat Race atau lingkaran pekerjaan yang hanya digunakan untuk mencukupi kebutuhan secara terus menerus tanpa adanya ide atau gagasan dalam pola investasi yang baik.

7 Kesalahan Dalam Menyusun Curriculum Vitae, Yuk Perbaiki 3

Bahkan ditengah pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini, banyak sekali masyarakat yang akhirnya banting setir menjadi seorang wirausaha atau mencari lowongan pekerjan yang dirasa masih memiliki kesempatan dan stabil. Sehingga tidak heran jika beberapa jenis pekerjaan biasanya mengalami peningkatan pesat pada jumlah calon pelamar yang sangat membludak.

Tetapi ada beberapa kesalahan dari masyarakat ketika ingin mendaftar suatu pekerjaan yaitu pada pengajuan persyaratan CV atau Curriculum Vitae. Biasanya kebanyakan calon pelamar pekerjaan sering salah dalam penyusunan daftar riwayat hidup ini. Berikut adalah daftar kesalahan- kesalahan dalam penyusunan Curriculum Vitae yang harus diperbaiki.

Terlalu Banyak Informasi

Salah satu kesalahan terbesar dalam penyusunan Curriculum Vitae adalah terlalu banyaknya informasi yang ada di dalamnya. Sebab memuat informasi yang terlalu banyak bisa menjadikan CV kalian menjadi tidak jelas dan terlalu rumit untuk dibaca. Selain itu model CV dengan banyak informasi malah akan membuat portofoliomu hancur.

Hal ini dikarenakan apa yang kalian sampaikan terlalu bertele- tele dan tidak efektif. Terlebih biasanya sebuah perusahaan mencari pegawai yang mampu bekerja secara ringkas dan efektif dan itu bisa dilihat dari cara kita menulis isi Curriculum Vitae.

7 Kesalahan Dalam Menyusun Curriculum Vitae, Yuk Perbaiki 4

Memberikan banyak informasi pada CV tidak akan membuat kalian terlihat lebih superior dibanding para pencari kerja lainnya. Sebab pertimbangan sebuah perusahaan dalam menerima karyawan tidak hanya sebatas Curriculum Vitae saja, untuk itulah mengapa sebuah perusahaan mempunyai banyak sekali prosedur dan test bagi para calon pelamarnya.

Baca juga  5 Dampak Negatif Jika Bekerja Terlalu Berlebihan

 

Membatasi Informasi

Salah satu alasan mengapa kita harus memberi ringkasan yang tepat pada Curriculum Vitae adalah untuk memberi batasan informasi. Batasan informasi dalam CV diperlukan untuk memberi fokus pada poin- poin yang dianggap penting. Kadang para pelamar pekerjaan tidak pernah membatasi informasi yang ada sehingga apa yang tertulis di CV terlihat campur aduk. Salah satu contohnya adalah mencantumkan seluruh daftar riwayat pendidikan mulai dari Taman Kanak- kanak hingga Universitas.

Padahal membatasi informasi yang tidak berguna adalah sesuatu yang penting. Kita tinggal menulis riwayat pendidikan terakhir saja seperti SMA dan Universitas tempat kita belajar. Tentunya dengan disertai tahun belajar dan nama jurusan yang kita ambil. Jadi pada intinya membatasi informasi sangat diperlukan, terutama untuk memfilter beberapa poin yang dianggap tidak penting dan terlalu berbelit.

 

Detail Informasi

7 Kesalahan Dalam Menyusun Curriculum Vitae, Yuk Perbaiki 5

Walau membatasi informasi itu penting, namun memberi detail yang tepat pada informasi sangatlah dianjurkan. Misalnya saja jika kalian menulis nama universitas maka harus di sertai tahun angkatan dan jurusan tempat kalian menempuh pendidikan. Contoh yang lain misalkan kalian menulis portofolio pengalaman kerja. Tidak hanya tahun atau lama waktu bekerja, tetapi juga posisi pekerjaan apa yang kalian ambil sebelumnya.

Detail sangat dibutuhkan agar memberi informasi yang jelas dan akurat. Sehingga perusahaan bisa memberi anda poin lebih karena ketelitian serta penyampaian informasi yang lengkap dan efektif. Batasan informasi yang di maksud sebelumnya, lebih kepada tidak memberi informasi yang kurang jelas atau tidak penting. Sisanya bagan kosong tersebut bisa digunakan untuk melengkapi detail- detail informasi yang dianggap penting.

 

Menilai diri sendiri

Salah satu kesalahan terbesar dalam penyusunan sebuah Curriculum Vitae adalah kita yang selalu menilai diri sendiri. Banyak ditemui pada bagan keahlian, tidak jarang para pelamar pekerjaan memberi nilai atau angka yang tidak jelas. Contohnya seperti memberi nilai 80 sampai 90 untuk keahliannya dalam memakai software digital atau keahliannya dalam skill tertentu.

Baca juga  Selalu Sabar dan Optimis, Inilah 5 Tips Saat Menerima Kritikan Pedas di Tempat Kerja

Hal ini akan menjadi kesalahan yang sangat fatal, sebab patokan penilaian yang kita berikan sendiri tidak jelas batasan dan patokan keahliannya. Perusahaan juga tidak tau menau kalian memuat informasi tersebut atas dasar apa.

7 Kesalahan Dalam Menyusun Curriculum Vitae, Yuk Perbaiki 6

Mungkin jika sebagian besar pelamar menggunakan sertifikat yang jelas seperti sertifikasi keahlian dari perusahaan tertentu nilainya akan valid. Lalu bukankah dengan begitu kita sudah tidak perlu mencantumkan skor dibagan keahlian ? hal lain yang kadang bersifat fatal adalah memberi penilaian terlalu tinggi pada bagan pengenalan.

Kita bisa menulis bahwa kita adalah orang yang optimis, disiplin dan tepat waktu atau apapun itu. Tetapi ketika deskripsi yang diberikan sangat tidak masuk akal dan terkesan dilebih- lebihkan artinya kalian terlalu menilai diri sendiri. Tidak masalah memberi informasi seputar keahlian dan kelebihan diri sendiri, tetapi masih dalam batasan yang jelas dan tidak terkesan berlebihan. Apalagi jika tidak mempunyai patokan atau dasar yang valid.

 

Akses Informasi tambahan

7 Kesalahan Dalam Menyusun Curriculum Vitae, Yuk Perbaiki 7

Setelah seluruh aspek diperhatikan dalam menyusun Curriculum Vitae, barulah kita menempatkan beberapa akses informasi tambahan seperti media sosial atau website pribadi. Hal ini sangat diperlukan agar pihak perusahaan bisa melihat detail kepribadian si pelamar kerja. Kadang jika dirasa memenuhi kriteria dan dianggap mempunyai portofolio yang ideal, perusahaan baru akan mencari informasi lebih mendetail tentang kalian. Untuk itulah dengan sengaja menempatkan link atau sumber informasi tambahan sangat penting.

Dengan memberi akses ini, tentunya segala hal yang ingin kita sampaikan bisa lebih jelas dimasukan ke dalamnya. Dalam sistem perekrutan sebuah perusahaan mereka hanya membutuhkan informasi dan portofolio terkait syarat yang harus kalian punya diawal. Tetapi jika kita berhasil lolos atau setidaknya melangkah ke tahap berikutnya, pihak perusahaan baru akan mencari lebih dalam siapa kita. Untuk itu dengan sengaja memberi akses bagi perusahaan mengetahui detail dari diri kita akan memberi nilai plus.

Baca juga  Cara Membuat Kata Pengantar Laporan

 

Desain

7 Kesalahan Dalam Menyusun Curriculum Vitae, Yuk Perbaiki 8

Bagi sebagian orang mengirim CV dengan desain yang bagus akan memberi kesan yang lebih baik. Nyatanya tidak selalu seperti itu. Beberapa perusahaan kadang memperhatikan sisi kedisiplinan dan tanggung jawab kalian dari bagaimana bentuk CV yang kalian ajukan sebagai persyaratan. Ada yang kadang terlalu banyak pernak- pernik tetapi tidak bisa memberi informasi yang efektif. Ada juga yang terlihat sederhana tetapi penjabaran informasinya lebih rapi dan tidak terkesan muluk- muluk.

Desain CV yang baik haruslah tidak berlebihan. Jika kalian merasa sudah memberi informasi yang bagus dan mendukung surat lamaran yang telah diajukan, ada baiknya desain tata letak atau desain cover CV sendiri haruslah lebih sederhana dan tidak terkesan kontras atau mengintimidasi tulisan- tulisan yang ada di dalamnya. Banyak sekali desain CV yang dianggap bagus, tetapi karena saking bagusnya malah menjadi tidak seimbang antara isi tulisan dengan pernak pernik yang ada di CV itu sendiri.

 

Mencetak CV

7 Kesalahan Dalam Menyusun Curriculum Vitae, Yuk Perbaiki 9

Salah satu poin penting adalah kalian harus mencetak CV yang ada. Hal ini akan berpengaruh pada nilai kesiapan anda sebagai pelamar pekerjaan dan juga untuk memberi bukti bahwa kalian adalah orang yang selalu siap dan penuh dengan inisiatif serta perencanaan cadangan.

Itulah tadi beberapa poin yang harus kalian sadari betul dan perhatikan dalam menyusun sebuah Curriculum Vitae. Mereka membutuhkan kalian untuk bisa bekerja sama bukan sekedar pamer skill dan kemampuan yang tidak perlu. Buatlah perencanaan dan mulai menyusun curriculum vitae yang efektif. Bila perlu carilah informasi dari perusahaan yang akan kalian lamar, hal itu bisa membantu kalian dalam menyesuaikan isi curriculum vitae secara menyeluruh.

7 Kesalahan Dalam Menyusun Curriculum Vitae, Yuk Perbaiki 10


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Ade Firman Saputra

   

Selain menulis, rutin bersosialisasi serta jalan- jalan ke berbagai tempat asing menjadi kegiatan bagi saya. Kita akan lebih mengenal banyak hal dan memperkuat jiwa