Mengenal Dunia Freelance dan Bekal Menjadi Freelancer

Tertarik menjadi seorang freelancer? Ini dia bekal yang harus dimiliki seorang pekerja lepas


55
55 upvote
Mengenal Dunia Freelance dan Bekal Menjadi Freelancer 1

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti  freelance adalah ‘wartawan lepas’. Arti tersebut sangat berbeda jauh dengan arti dalam bahasa Inggris yang tidak hanya dibatasi untuk profesi wartawan saja, tapi profesi secara menyeluruh, karena freelance dalam bahasa Inggris diartikan ‘pekerja lepas’.

Penjelasan lebih terperinci dari istilah ‘pekerja lepas’ tersebut adalah pekerjaan yang tidak dibatasi atau tidak terikat oleh jam kerja di dalam kontrak kerja yang telah disepakati, sehingga yang menjadi ukuran adalah terselesaikannya target dari pekerjaan sebelum berakhirnya deadline atau tenggat waktu yang diberikan.

Meski awalnya istilah freelance sebagaimana tertulis dalam KBBI hanya berkaitan dengan dunia jurnalistik, namun kini istilah tersebut mengalami perluasan makna, dan lebih merujuk kepada arti dalam bahasa Inggris, yakni ’pekerja lepas’.

Tidak heran jika kemudian istilah freelance dan freelancer menjadi popular utamanya di dunia maya, karena kecenderungan bisnis melalui internetmemang tidak mensyaratkan seseorang pekerja untuk bekerja dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan tapi lebih kepada target atau hasil dari pekerjaannya.

Baca juga  5 Prospek Karir Menjanjikan Bagi Lulusan Sastra Inggris

Menjadi Freelancer

Mengenal Dunia Freelance dan Bekal Menjadi Freelancer 3

Jika freelance adalahpekerja lepas dalam arti jenis pekerjaan yang dijalankan, maka freelancer adalah pelaku dari freelance alias pekerjanya.

Seorang freelancer merupakan kebalikan dari karyawan tetap karena tidak memiliki ikatan dengan instansi atau pihak manapun dalam menjalankan profesinya. Dia bahkan bisa menjalin kerjasama dengan beberapa instansi atau beberapa pihak dalam waktu bersamaan, sepanjang dia mampu mengerjakan semua tugas sebagaimana yang telah disepakati dalam kontrak.

Dengan kata lain, jika seorang freelancer mau bekerja lebih keras, maka penghasilan yang dia peroleh bisa lebih besar dibandingkan mereka yang menjadi pekerja tetap.

Namun demikian, seorang pekerja tetap memiliki keuntungan tersendiri, yaitu adanya gaji tetap yang dia terima secara berkala, kemungkinan adanya kenaikan gaji sesuai dengan prestasi dan masa kerjanya serta memperoleh tunjangan dan perlindungan dari instansi tempat dia bekerja. Artinya ada untung dan ruginya antara seorang freelance dan seorang pekerja tetap.

Baca juga  5 Pekerjaan Tak Lazim yang Dilakukan oleh Pria

Tips Sukses Menjadi Freelancer

Tidak berbeda halnya dengan pekerjaan yang lain, untuk menjadi freelancer dibutuhkan persyaratan khusus, bahkan kemampuan yang lebih dibanding karyawan tetap, termasuk juga dari sisi psikologi, karena seorang freelancer senantiasa dituntut oleh kualitas dari hasil kerjanya dan deadline atau tenggat waktu sebagaimana yang telah disepakati.

Mengenal Dunia Freelance dan Bekal Menjadi Freelancer 4

Berikut beberapa hal yang harus dimiliki seorang freelancer:

1. Skill yang Mumpuni

Tuntutan yang wajib dipenuhi dari seorang freelancer adalah skill atau kemampuan lebih yang harus dimiliki. Skill yang dimaksud tidak hanya sebatas pada kemampuan teknis dalam mengerjakan tugas-tugas sebagaimana tertuang dalam kontrak melainkan juga daya fleksibilitas yang tinggi, karena pada dasarnya seorang freelancer harus mampu menjadi marketing bagi diri sendiri, sehingga dia tidak boleh kaku dan harus selalu bisa mambaca dan memenuhi kebutuhan pasar.

Baca juga  5 Resiko Menunda Pekerjaan Bagi Para Freelancer

2. Memiliki Perangkat Sendiri

Karena freelance adalahpekerja lepas, maka seorang freelancer dituntut untuk memiliki peralatan atau perangkat sendiri dalam mengerjakan tugas-tugas atau pekerjaannya. Berbeda dengan mereka yang bekerja sebagai karyawan tetap, dalam mengerjakan tugas-tugasnya, dia dapat memanfaatkan perangkat atau inventaris yang dimiliki kantor.

3. Bermantal Baja

Mental yang tangguh wajib dimiliki seorang freelancer, karena tidak ada jaminan baginya untuk memperoleh penghasilan tetap, sehingga dibutuhkan perjuangan yang keras dari waktu ke waktu untuk dapat memperoleh pekerjaan dari pihak atau instansi lain. Dengan pasang surutnya job yang dia terima, jika tidak bermental baja, maka akan menimbulkan rasa frustasi.

4. Kepandaian Mengatur Keuangan

Karena kerja freelance adalahkerja yang tidak memberikan jaminan penghasilan yang tetap, maka seorang freelancer harus pandai dalam mengatur keuangan. Dia harus tahu kapan saat yang tepat untuk membelanjakan uang, mengalokasikan royalty atau pendapatan, menyisakan penghasilan untuk investasi, dan sebagainya. (*)

 


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

55
55 upvote
aguskurniawan

Emperor